----- Forwarded by nurul PE1/YAMAHA on 10/24/2007 08:37 AM -----

Hadi Priyatno <[EMAIL PROTECTED]> 
10/23/2007 05:18 PM

To
drafteam <[EMAIL PROTECTED]>, Adini <[EMAIL PROTECTED]>, agus 
stikom <[EMAIL PROTECTED]>, nurul_yaqin cki <[EMAIL PROTECTED]>
cc

Subject
Fwd: [Milis_Iqra] Dunia Semakin Mengejutkan: Iran Vs AS Menuju  Perang 
Dunia Ketiga









Dunia Semakin Mengejutkan: Iran Vs AS Menuju Perang Dunia Ketiga

Katagori : Laporan
Oleh: Muhammad Alkaf 
Sumber : http://swaramuslim.net/berita/more.php?id=5474_0_12_0_M

Pasca kemenangan historis dan dramatik pasukan "majelis taklim" Hizbullah, 
Lebanon, rencana Amerika dan Israel untuk membangun Timur Tengah Baru 
dengan peta dari Tel Avif, sungai Furat sampai sungai Nil kini tinggal 
mimpi belaka. Sekarang telah muncul "Timur Tengah Baru" yang didesain oleh 
kehendak perjuangan tak kenal lelah Hizbullah. Mitos pasukan Israel yang 
tak terkalahkan sudah terhapus dari benak dan otak. 

Sudah tinggal cerita masa lalu bahwa Israel mampu mengalahkan beberapa 
negara Arab hanya dalam tempo tiga hari selama perang Arab-Israel. Pasukan 
Israel harus menelan pil pahit kekalahan bersejarah selam perang 33 hari 
musim panas tahun lalu.   

Menghadapi pasukan majelis taklim—saya menyebutnya pasukan majelis taklim, 
karena jumlah tentara hizbullah hanya ribuan dan dengan peralatan yang 
"kurang canggih dan pas-pasan" bila dibandingkan dengan persenjatan 
militer Israel — pasukan Israel bak tikus-tikus yang lari tunggang 
langgang karena ketakutan. 

Kemenangan di luar dugaan banyak kalangan tersebut kiranya mampu menepis 
anggapan sebagian orang bahwa rasa-rasanya mustahil membebaskan secara 
permanen al Quds dari cengkraman Israel . Bahwa pembebasan Palestina itu 
mudah jika umat Islam solid, bersatu dan mempunyai tekad bersama yang 
kuat. Bukankah Imam Khomaina ra pernah mengatakan bahwa andaikan setiap 
Muslim membawa satu ember air lalu diguyurkan ke Israel niscaya seluruh 
Israel tenggelam. Ini sebuah ilustrasi yang menarik. Imam mengingatkan 
kita bahwa umat Islam mempunyai potensi besar bila mereka mau bersatu 
untuk menganyang musuhnya. Persoalannya adalah kita masih sibuk dalam 
perselisihan dan percekcokan internal yang tidak perlu, seperti isu 
mazhab: Sunnah-Syiah dll. 

Jumat terakhir bulan Ramadhan yang dicanangkan Imam Khomaini sebagai hari 
al Quds dan beliau menyebutnya sebagai hari Islam dan hari pembebasan kaum 
mustadafin di seluruh dunia adalah keputusan bersejarah yang sangat 
brilian dan patut diapresiasi secara maksimal oleh umat Islam dimana pun 
mereka berada. Turunnya jutaan orang di pelbagai belahan propensi Iran 
untuk meneriakkan yel-yel "mampus Amerika", "mampus Israel" Jumat kemarin, 
5/10/2007 begitu juga di Indonesia, Irak, Afghanistan, Lebanon dsb akan 
menjadi mimpi buruk buat Israel dan isyarat jelas bahwa mereka adalah 
penjajah dan masa kekuasaan mereka sudah berada di ujung tanduk. 

Dunia ke depan mungkin akan menyaksikan serangkaian kejutan-kejutan baru 
yang lebih di luar dugaan banyak pakar politik. Sesuatu yang pasti adalah 
bahwa jarum sejarah dunia selalu menuju ke arah Islam. Bola kini selalu 
mengarah ke Islam. Siapa menyangka Iran yang diembargo lebih dari 20 tahun 
oleh Amerika dan mengalami "babak belur" selama perang dengan Irak kini 
dengan mengandalkan potensi sarjana-sarjana dalam negerinya mampu mencapai 
tehnologi nuklir, bahkan Iran telah mengklaim telah masuk dalam jajaran 
negera-negara yang menguasai tehnologi nuklir. Siapa mengira, akhirnya 
justru Hamas yang tidak dikehendaki Barat memimpis mayoritas suara di 
pemilu Palestina. Siapa menduga skenario Amerika untuk membikin pemerintah 
boneka di Irak gagal, dan di Irak, mereka justru memasuki lumpur yang 
sangat sulit bagi mereka untuk keluar darinya. Sementara itu, di Turki, 
hembusan angin Islam menerpa muka media ketika kelompok berhaluan Islam 
mampu memperoleh suara signifikan di majelis. Turki yang kental berhaluan 
sekuler kini harus berhadapan dengan kelompok Islam yang duduk di kursi 
kekuasaan yang tinggi. Dan Ahmadinejad semakin mengejutkan dan bersinar 
dan layak disebut "the one man of year" ketika pidato, penampilan 
santunnya, dan kekuatan logikannya di Universitas Kolombia mampu meredam 
pertanyaan-pertanyaan nakal ttg Iran dan Islam. Dan minimal selama 2 hari 
media barat dan media dunia sibuk mengulas dan membicarakan orang nomer 
wahid di pemerintahan eksekutif Iran ini. Iya, Ahmadinejad keluar sebagai 
the real winner, sedangkan Bush dan antek-anteknya menikmmati posisi 
sebagai rennur-up, atau mungkin lebih tepat pecundang. 

Media Barat selalu berbicara ttg kemungkinan dan semakin dekatnya operasi 
militer Amerika terhadap Iran . Utamanya, setelah mereka melihat bahwa 
Iran tetap bandel dan tak bergeming pasca penjatuhan dua kali sangsi Dewan 
Keamanan PBB yang tidak terlalu berpengaruh secara signifikan terhadap 
kebijikan politik dan ekonomi. Persoalannya apakah mudah menginvasi Iran ? 
Apakah Iran seperti Irak dan Afganistan? Apakah Iran tidak punya peralatan 
militer berarti yang bisa mengimbangi serangan militer AS? Apakah Amerika 
dan sekutunya begitu mudah menaklukkan Iran yang terkenal dengan 
patriotismenya dan semangat syahadah (menjadi syahid di jalan Allah) 
karena terinspirasi dengan perjuangan Imam Husin as? 

Masih cukup segar dalam ingatan kita bahwa perang Irak-Iran , Iran 
dikeroyok oleh lebih dari 30 negara. Tapi apa yang terjadi? Bara revolusi 
Islam bukan hanya tidak padam, bahkan semakin menyala dan 
terang-benderang. Pasukan Islam Iran mampu merebut kembali beberapa 
kawasan yang dikuasai oleh Pasukan Sadam dengan senjata yang sederhana dan 
mereka berhasil mencegah ambisi Sadam dan Amerika. Sehingga saking 
pusingnya Sadam menghadapi pasukan Iran , lalu ia mengunakan senjata 
Amerika yang dibelinya dari Eropa dan Amerika. Kini, kita tahu bahwa 
pasukan Iran sekarang bukan hanya tidak lemah bahkan jauh lebih kuat 
secara moril dan meteril (persenjataan). Bahkan kementeriaan pertahanan 
Iran baru-baru ini melaporkan bahwa dalam sebagian bidang persenjatan 
penting, Iran sudah mandiri dan "overdosis" alias lebih dari cukup. Tentu 
tidak semua persenjatan yang dimiliki Iran dipamerkan ke publik. Alhasil 
dari apa yang diberitakan saja, persenjatan Iran terasa paling keren dan 
mentereng di Timur Tengah. Karena itu, wajar saja dan bukan omong kosong 
bahwa pemimpin spiritual tertinggi Iran , Ayatullah Khamenei berulang kali 
menegaskan bahwa serangan militer sekecil apapun terhadap negaranya akan 
dibalas dengan pukulan telak dan keras. 

Orang yang menilai bahwa kalau Iran diserang oleh AS maka tamatlah riwayat 
negeri Mullah ini adalah orang yang tidak tidak baca koran atau tidak 
mampu membeli koran sehingga tidak tahu menahu apa-apa. Jika memang Iran 
mudah ditaklukkan dan diduduki, maka logikanya sejak dahulu Amerika akan 
melakukan itu, bukan malah menunggu tumbuh besar dan kuat. Sebab, pohon 
Revolusi yang berkah ini telah tumbuh kuat dan akarnya kokoh serta daunnya 
menjulur ke angkasa, sehingga mencabutnya bukan perkara mudah, kalau tidak 
dikatakan mustahil. Simpati rakyat dunia sekarang begitu tampak pada 
Presiden Iran . Ahmadinejad disambut luar biasa oleh rakyat di negara yang 
dikunjunginya dalam beberapa kunjungannya di kawasan asia , Amerika Latin 
dll. Bandingkan dengan amarah dan demontrasi anti Bush yang mewarnai 
lawatannya ke pelbagai penjuru dunia. Menurut hemat saya, hanya ada satu 
kunci untuk menghabisi dan menguasai Iran , jauhkan umat dari ulamanya dan 
non-aktifkan majelis-majelis yang menghidupkan peringatan Asyura. Selama 
di kalbu anak-anak muda Iran masih ada nama Imam Husin dan perjuangannya 
dalam membela agama kakeknya Nabi Muhammad saw, maka kekuatan apapun di 
dunia ini tidak akan pernah dapat menumbangkan Republik Islam Iran. 

Akhirnya, jika Bush memanfaatkan kegilaan pribadi dan politiknya untuk 
tetap menyerang Iran , apapun yang terjadi, maka kita akan saksikan 
peperangan besar yang dampaknya mengelobal dan mendunia. Dan Iran lebih 
siap untuk menyambut tantangan dan petualangan Amerika. Sedangkan moral 
pasukan AS saat ini sedang drop karena terbukti banyak tentara mereka yang 
secara suka rela bunuh diri dan angkanya sangat memprihatinkan dan banyak 
anak-anak muda lari dari pendaftaran menjadi tentara, sehingga karena itu 
dewan pertahanan Amerika perlu mengimang-iming mereka dengan gaji yang 
besar. Sementara Iran memiliki lebih dari 15 juta pasukan basiji (tentara 
sukarela dari kalangan rakyat yang terlatih secara militer). Dan pasukan 
Iran merindukan kehadiran di tengah medan perang untuk membela Islam dan 
meneguk madu syahadah. Tidak ada ibu-ibu yang protes karena anaknya 
terbunuh seperti yang terjadi di Amerika. Tidak ada istri-istri yang 
menyalahkan pemerintah karena mengirim suami-suami mereka ke front. Jusru 
pasukan Iran diantar oleh ibu dan istri mereka menuju front untuk 
menegakkan keadilan dan kebenaran. 

Pemandangan seperti ini biasa kita saksikan selama perang Irak-Iran. Dan 
jangan lupa bahwa masyarakat Iran sangat loyal kepada pemimpin agama. Jika 
pemimpin spiritiual tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei menabuh genderang 
perang melalui fatwanya maka kita pasti akan menyaksikan mayoritas rakyat 
Iran, tua-muda akan mendukung dan mengamininya, atau bahkan mensyukurinya 
karena mereka diberi kesempatan untuk menjadi syahid dan menyetor 
nama-nama syuhada dari keluarga dan kerabat mereka. Masyarakat seperti ini 
jangan ditantang dan ditakut-takuti dengan perang, tapi ajaklah damai. 
Karena bila sedikit saja Anda berlaku zalim kepada mereka, maka mereka 
akan mengejar dan menuntut Anda.[islat] 

Selamat menikmati kejutan berikutnya!

-- 
Wassalamu'alaykum Wr. Wb., 


Armansyah
http://armansyah.swaramuslim.net
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
 

Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik 
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang 
berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63 
Gabung : [EMAIL PROTECTED] 
  Keluar : [EMAIL PROTECTED] 
    Situs :  http://groups.google.com/group/Milis_Iqra 
     Mod : [EMAIL PROTECTED] 
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
 

-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke