A Nizami:
Kalau setuju silahkan klik:
http://www.petitiononline.com/promati

Kemudian klik "Sign the Petition"
Ini untuk mengimbangi pro anti hukuman mati yang juga membuat petisi.

Wassalam

Saya setuju hukuman mati , jangan hanya utk pemerkosa & pembunuh saja tetapi 
juga seperti bandar narkotika terutama
yang kelas kakap. karena mereka tidak saja membunuh tetapi juga merusak mental 
sipemakai. juga koruptor karena kita
harus melihat china , mereka berani menghukum mati para koruptor .sekarang 
mereka maju dalam waktu kurang dari 20 tahun setelah program globalisasi 
mereka. dan sekarang bangsa china memakai dasar hukum Islam yaitu sosial 
kapitalis. seperti cerita dibawah ini .

"Bunuhlah seekor ayam untuk menakuti seribu ekor kera"

Bangsa Ini Memerlukan Zhu
Oleh: Asro Kamal  Rokan (Republika Online)

Xiao Hongbo telah dihukum mati pekan lalu.  Delapan orang pacarnya --yang
dibiayai dalam kehidupan mewah-- mungkin hanya  menangisi lelaki berusia 37
tahun. Tidak ada yang bisa  membantunya.

Deputi manajer cabang Bank Konstruksi China, salah satu bank  milik negara,
di Dacheng, Provinsi Sichuan, itu dihukum mati karena korupsi.  Xiao telah
merugikan bank sebesar 4 juta yuan atau sekitar Rp 3,9 miliar  sejak 1998
hingga 2001. Uang itu digunakan untuk membiayai kehidupan delapan  pacarnya.

Xiao Hongbo satu di antara lebih dari empat ribu orang di Cina  yang telah
dihukum mati sejak 2001 karena terbukti melakukan kejahatan,  termasuk
korupsi. Angka empat ribu itu, menurut Amnesti Internasional (AI),  jauh
lebih kecil dari fakta sesungguhnya. AI mengutuk cara-cara Cina itu,  yang
mereka sebut sebagai suatu yang mengerikan.

Tapi, bagi Perdana  Menteri Zhu Rongji inilah jalan menyelamatkan Cina dari
kehancuran. Ketika  dilantik menjadi perdana menteri pada 1998, Zhu dengan
lantang mengatakan,  ''Berikan kepada saya seratus peti mati, sembilan puluh
sembilan untuk  koruptor, satu untuk saya jika saya melakukan hal yang
sama.''

Zhu  tidak main-main. Cheng Kejie, pejabat tinggi Partai Komunis Cina,
dihukum  mati karena menerima suap lima juta dolar AS. Tidak ada
tawar-menawar.  Permohonan banding wakil ketua Kongres Rakyat Nasional itu
ditolak  pengadilan. Bahkan istrinya, Li Ping, yang membantu suaminya meminta
uang  suap, dihukum penjara.

Wakil Gubernur Provinsi Jiangxi, Hu Chang-ging,  pun tak luput dari peti
mati. Hu terbukti menerima suap berupa mobil dan  permata senilai Rp 5
miliar. Ratusan bahkan mungkin ribuan peti mati telah  terisi, tidak hanya
oleh para pejabat korup, tapi juga pengusaha, bahkan  wartawan. Selama empat
bulan pada 2003 lalu, 33.761 polisi dipecat. Mereka  dipecat tidak hanya
karena menerima suap, tapi juga berjudi, mabuk-mabukan,  membawa senjata di
luar tugas, dan kualitas di bawah standar. Agaknya Zhu  Rongji paham betul
pepatah Cina: bunuhlah seekor ayam untuk menakuti seribu  ekor kera.

Dan, sejak ayam-ayam dibunuh, kera-kera menjadi takut, kini  pertumbuhan
ekonomi Cina mencapai 9 persen per tahun dengan nilai pendapatan  domestik
bruto sebesar 1.000 dolar AS. Cadangan devisa mereka sudah mencapai  300
miliar dolar AS.

Sukses Cina itu, menurut guru besar Universitas  Peking, Prof Kong Yuanzhi,
karena Zhu serius memberantas korupsi. Perang  terhadap korupsi diikuti
dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Zhu  mengeluarkan dana besar
untuk pendidikan manajemen, mengirim ribuan siswa  belajar ke luar negeri,
dan juga mengundang pakar bisnis berbicara di  Cina.

Kini, lihatlah apa yang terjadi di Indonesia.

Pengangguran  terus bertambah, anak-anak gadis dari desa terpaksa menjadi
pelacur di kota,  lulusan SMU menjadi pengamen, anak-anak SD yang malu tidak
dapat membayar  uang sekolah, bunuh diri. Ratusan ribu orang tumpah ke
kota-kota karena di  desa tidak ada harapan. Ratusan ribu orang menjadi
tenaga kerja di luar  negeri, ditipu calo dan disiksa majikannya. Mereka
adalah korban. Koruptor  menghisap hidup mereka, bertahun-tahun tanpa ada
yang menolong. Koruptor  mengambil hak mereka atas tanah, hak mereka atas
air, hak mereka untuk  sekolah, hak mereka untuk berdagang, hak mereka untuk
bekerja, hak mereka  untuk mendapatkan layanan, hak mereka untuk kesehatan.
Apalagi hak yang  tersisa untuk orang-orang miskin itu?

Pemerintah bukan penolong  orang-orang miskin, terkadang mereka juga
mengambil uang dari orang-orang  miskin. Bangsa ini memerlukan orang seperti
Zhu Rongji, bukan  pesolek.

Sebab, inilah keadaan utama Indonesia:

Jatuhkanlah tiga  buah batu dari pesawat udara di wilayah Indonesia, maka
yakinlah satu di  antara batu itu akan mengenai kepala  koruptor!

Jadi  saya setuju dengan hukuman mati... supaya negara kita maju dan makmur. 
Amin

Mudah2an balasan saya ini bisa masuk ke syiar islam karena selama ini saya 
hanya bisa membaca saja.

Wasalam,

Mary

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ori 
Rahmat
Sent: Wednesday, October 24, 2007 1:48 PM
To: 'syiar-islam'; 'sabili'
Subject: RE: [syiar-islam] Petisi Pro / Setuju Hukuman Mati



kalau berpegangan kepada Al QurĂ¡n jangan setengah2
hukumnya wajib qishaash (hukum mati) seperti wajib nya shalat, puasa dan
berzakat

jadi intinya tegak Islam

SETUJU HUKUMAN MATI

Wasalam

-----Original Message-----
From: [email protected] <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com>  
[mailto:[email protected] <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com> ] On
Behalf Of A Nizami
Sent: 24 Oktober 2007 11:28
To: syiar-islam; sabili
Subject: [syiar-islam] Petisi Pro / Setuju Hukuman Mati

Petisi
Pro / Setuju Hukuman Mati

Assalamu'alaikum
wr wb,

http://syiarislam.wordpress.com <http://syiarislam.wordpress.com>

Bagi yang setuju hukuman mati dan ingin
menandatanganinya silahkan klik:

http://www.petitiononline.com/promati <http://www.petitiononline.com/promati>

Kemudian
klik tombol (Click Here to Sign Petition)

Ada beberapa kelompok yang menginginkan penghapusan
hukuman mati dengan alasan hukuman mati tidak manusiawi. Namun mereka lupa
bahwa hukuman mati itu hanya dikenakan pada penjahat yang memang sadis
seperti
memperkosa dan membunuh korbannya. Jika mereka tidak membunuh orang yang
tidak
berdosa, niscaya tidak akan dijatuhkan hukuman mati.

Jika hukuman mati dihapuskan, maka para pembunuh
sadis (dan juga pengacaranya) akan bergembira ria. Mereka tidak akan
segan-segan untuk membunuh orang karena toh hukumannya juga ringan. Toh
dipenjara beberapa tahun juga bebas. Akibatnya kejahatan yang sadis seperti
pembunuhan, perampokan, perkosaan akan merajalela. Toh hukumannya sangat
ringan.

Oleh karena itu dalam Al Qur'an Allah memerintahkan
hukum mati bagi para pembunuh sadis:

"Hai
orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (hukum mati)
berkenaan dengan
orang-orang yang dibunuh..[Al Baqarah:178]

Jika hukuman mati diterapkan, masyarakat akan
merasa aman. Karena para calon pembunuh akan berpikir 7 kali untuk membunuh
korbannya. Jika mereka membunuh, mereka akan dihukum mati. Seandainya mereka
nekat membunuh dan dihukum mati, niscaya itu adalah pembunuhan terakhir yang
mereka lakukan. Mereka tidak akan bisa membunuh lagi. Tidak akan ada istilah
penjahat kambuhan/residivis bagi pembunuh. Oleh karena itu Allah menyatakan
hidup akan aman dengan adanya qishaash:

"Dan dalam
qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang
berakal, supaya kamu bertakwa." [Al Baqarah:179]

Dalam Alkitab sendiri sebenarnya diperintahkan
hukuman mati untuk pembunuh:

"Janganlah
engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti
mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki." [Ulangan
19:21]

Di bawah terdapat beberapa artikel media massa yang
menunjukkan kebiadaban para penjahat seperti pembunuh yang memperkosa dan
membunuh anak kecil di depan ibu kandungnya. Jika hukuman mati dihapuskan,
niscaya para penjahat macam itu akan gembira dan kejahatan akan merajalela
karena tidak ada lagi hukuman mati. Yang ada adalah hukuman ringan berupa
tempat tinggal dan makan gratis di penjara.

Oleh karena itu bagi yang setuju untuk hukuman mati
bagi para penjahat yang sadis yang memperkosa dan membunuh korbannya,
silahkan
tandatangani petisi ini.

===

Perkosa
dan Bunuh Anak di Depan Ibu Kandungnya

Sinar Indonesia Baru. Atia Hulu dibunuh Yafonaso
Laia dengan menggunakan tombak di rumah terpidana sendiri di Desa Hiliimbou,
Gumo, Nisel (Nias Selatan) Kamis malam (16/11/2006) sekira pukul 23.30 WIB.
Sebelum dibunuh korban 2 (dua) kali diperkosa di
hadapan ibu kandungnya. Pertama tgl 13/11/2006 kedua tgl 15/11/2006. Marina
Hulu (15) kakak korban juga diperkosa 4 (empat) kali juga disaksikan ibu
kandungnya.

http://hariansib.com/2007/07/01/perkosa-dan-bunuh-anak-di-depan-ibu-kandungn 
<http://hariansib.com/2007/07/01/perkosa-dan-bunuh-anak-di-depan-ibu-kandungn>
ya-pasangan-kumpul-kebo-dihukum-mati-di-nias/

===

Perampok
Perkosa Korban di Depan Anaknya

Kompas Rabu, 22 Oktober 2003

Seorang perampok yang menyatroni rumah korban pada
hari Senin sekitar pukul 22.30 bertindak keterlaluan. Dia tidak hanya
menjarah perhiasan yang melekat di
tubuh Jry dan mengobrak-abrik lemari pakaian, tetapi juga memerkosa Jry di
depan anak dan ibu mertuanya.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0310/22/utama/640059.htm 
<http://www.kompas.com/kompas-cetak/0310/22/utama/640059.htm>

===

Remaja
Rampok dan Bunuh Supir Taksi

Selasa, 08 Agustus 2006 |
12:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Sepasang
remaja berusia 17 tahun merampok dan membunuh seorang supir Koperasi Taksi
di
Cilandak, Jakarta Timur, dini hari ini. Korban, Marsudi, dijerat lehernya
dengan kawat dan digorok menggunakan pisau cutter.

http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2006/08/08/brk,20060808-81367,id.h 
<http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2006/08/08/brk,20060808-81367,id.h>
tml

===

Tiga
Remaja Putri di Bekasi Diperkosa secara Bergiliran

Bekasi, Kompas Kamis, 04 September 2003

- Tiga remaja putri, W (17), A (14), siswa kelas
dua SMP, dan E (16), warga Kawasan Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara, mengaku
diperkosa secara bergiliran oleh beberapa tukang ojek yang mereka kenal di
sekitar Danau Candrabaga, Kompleks Kavling Taman Wisata, Desa Bahagia,
Babelan,
Kabupaten Bekasi.

http://kompas.com/kompas-cetak/0309/04/metro/542766.htm 
<http://kompas.com/kompas-cetak/0309/04/metro/542766.htm>

==

Pemuda
Perkosa dan Bunuh Nenek-Nenek

BANJARMASIN, SABTU - Seorang pemuda di Kabupaten
Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan (Kalsel) Tursam alias Atur
(24) tega melakukan pemerkosaan dan
pembunuhan terhadap seorang nenek berusia enam puluh tahun yang masih
merupakan tetangga tersangka.

http://www.kompas.com/ver1/Nusantara/0706/23/170428.htm 
<http://www.kompas.com/ver1/Nusantara/0706/23/170428.htm>

===

"If
we execute murderers and there is in fact no deterrent effect, we have
killed a
bunch of murderers. If we fail to execute murderers, and doing so would in
fact
have deterred other murders, we have allowed the killing of a bunch of
innocent
victims. I would much rather risk the former. This, to me, is not a tough
call."

John
McAdams - Marquette University/Department of Political Science, on
deterrence

Jika
kita menghukum mati para pembunuh dan ternyata tidak ada efek menggentarkan
bagi calon pembunuh lain, kita telah membunuh segerombolan pembunuh.

Jika
kita tidak menghukum mati para pembunuh dan ternyata menghukum mati mereka
akan
membuat takut calon pembunuh untuk membunuh, berarti kita membiarkan
pembunuhan
warga yang tidak berdosa. Saya lebih memilih yang pertama. Bagiku, ini bukan
pilihan yang sulit

John
McAdams - Marquette University/Department of Political Science, on
deterrence

http://www.prodeathpenalty.com/ <http://www.prodeathpenalty.com/>

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
<mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com <http://mail.yahoo.com>

Untuk bergabung ke milis Syiar Islam kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED] <mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>

Website:
http://www.media-islam.or.id <http://www.media-islam.or.id>
http://syiarislam.wordpress.com <http://syiarislam.wordpress.com>
Yahoo! Groups Links






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke