Assalamu'alaikum

 

 

 

-----Original Message-----
From: Wido Q Supraha [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 09 Nopember 2007 17:23
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: 'keadilan'; 'partai'; 'pks-depok'
Subject: [PKS] PKS : Munculnya Aliran Sesat Karena Ulama Sibuk Berpolitik

 



Kamis, 08 November 2007

PKS : Munculnya Aliran Sesat Karena Ulama Sibuk Berpolitik

Surabaya - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menengarai munculnya aliran sesat
di Indonesia karena para ulama dan kiai lebih banyak berpolitik daripada
mengurusi umatnya. 

"Ulama dan kiai jangan terlalu sibuk berpolitik sibuklah membina umat. Salah
satu faktor mengapa suburnya aliran sesat ini karena ulama dan para kiai
tidak lagi memperhatikan umatnya melainkan politik dan jabatan," kata
Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada wartawan di sela-sela Halal bi Halal
DPW PKS Jatim di Hotel Equator Surabaya, Rabu (7/11/2007).

Ketika disinggung apakah aliran sesat ini muncul karena pengaruh dari luar
Indonesia? Menurut Tifatul dirinya tidak melihat munculnya aliran sesat ini
karena pengaruh dari luar. Ia mencontoh Musadeq Ketua Al-Qiyadah adalah
bukan orang luar negeri dan pengikutnya adalah mahasiswa yang lemah
pengetahuan tentang islam. 

"Saya belum mendengar kalau ada yang dari luar," tuturnya.

Tifatul berharap pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah aliran sesat
ini. Karena menurutnya persoalan ini cukup sensitif dan kemungkinan akan
muncul konflik horizontal. Pemerintah memang sudah mengeluarkan seruan untuk
jangan bersikap anarkis, namun pada kenyataannya masyarakat dibawah sudah
tidak bisa mentolerir keberadaan ini. 

"Banyak pasal bisa menjerat sebelum pemerintah menyiapkan peraturan yang
baru soal aliran sesat," pungkasnya. (wln/ary)

Source : http://www.pk- <http://www.pk-sejahtera.org/2006/index.php?op=isi>
sejahtera.org/2006/index.php?op=isi
<http://www.pk- <http://www.pk-sejahtera.org/2006/index.php?op=isi&id=3840>
sejahtera.org/2006/index.php?op=isi&id=3840> &id=3840

[Non-text portions of this message have been removed]

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke