saya juga menyaksikan,saya juga sudah eneg duluan melihat siTodung dan ternyata 
saya lebih muak lagi ketika si Tua Pande RS, yang serta merta ikut menyalahkan 
KPU, yang sebenarnya punya misi menyelamatkan aset Bangsa ini, bagaimana 
jadinya kalau orang-orang yang diberi pengetahuan dan kesempatan ikut jual aset 
negara kita.

Saya sangat setuju dan berpendapat yang sama dengan tulisan Anda dibawah ini.

Terimakasih

Wassalam

sugiharto

  ----- Original Message ----- 
  From: OK Taufik 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; ia-itb ; [EMAIL PROTECTED] ; Assunah groups ; 
Pengajian Office ; Syiar Islam 
  Sent: Thursday, November 29, 2007 12:52 PM
  Subject: [syiar-islam] (OOT) Nasib Temasek di ujung Tanduk


  Demikian judul dialog malam tadi di Metro TV dengan nara sumber Pande
  SIlalahi, ..Wahid dari DPR. Todung M Lubis dari pihak hukum Temasek
  (Teleconference) dan Seorang wakil dari LSM tampil dengan teleconference,
  kalau TM Lubis begitu ngototnya mempermasalahkan perangkat UU yg ada
  dianggap lemah mendasari tindakan KPPU masih bisa diterimalah, karena diakan
  di bayar oleh Temasek (walau masih mungkin masih bisa di perdebatkan), namun
  tingkah Pande Silalahi yg sangat memihak Temasek sangat aneh dan disesalkan,
  bagaimana orang seperti ini tanpa mempunyai rasa malu sangat membela
  Singapore?, begitu besar interes pribadi dan kelompoknya bagi kelangsungan
  kepentingan Singapore di Indonesia?. Ini fenomena yg aneh dari bangsa ini,
  kenapa begitu banyak orang Indonesia mau "mati" demi Singapore(???) dengan
  mengenyampingkan pikiran sehat atas UU monopoli kepemilikan usaha BUMN yg
  melayani kepentingan rakyat banyak Indonesia tersebut, dugaan sementara ini
  bukan alasan bisnis semata yg melatarbelakangi tindakan tersebut, sangat
  kental juga dengan kepentingan geopolitik, bisa juga bernuansa keberpihakan
  terhadap golongan/kelompok dan agama tertentu. Dan sangat wajar kalau
  dikategorikan sebagai penghianatan terselubung terhadap bangsa dan negara.

  -- 
  OK TAUFIK

  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke