Kisah Utsman Ad-Dakaki Al-Madzkur


Di antara contoh kesaksian berdasar kemasyhuran adalah kejadian yang
diceritakan Ibnu Katsir dalam *tarikh-*nya, tentang kejadian – kejadian pada
741 H. beliau menuturkan,

"Kemudian pada hari Selasa, 21 Dzul Qa'dah, Utsman Ad-Dakaki Al-Madzkur
dihadapkan ke Darus Sa'adah. Dia di hadapan para pemimpin (umaro) dan hakim
(qadhi). Dia ditanya tentang kekurangan saksi, maka dia tidak mampu
(menjawabnya). Lalu, ditanyakan kepada hakim yang bermazhab Maliki tentang
hukumannya. Maka, hakim memuji Allah dan bersalawat lalu menjatuhkan hukuman
mati, meskipun dia bertaubat. Al-Madzkur diambil dan dipenggal lehernya di
pasar kuda, Damskus, dan diumumkan. Inilah hukuman atas orang yang
bermadzhab Ittihadiyyah (paham kesatuan / unionisme / federalisme).



Pada hari itu, di Darus Sa'adah dihadiri para syaikh dan kalangan terkemuka.
Di sana hadir pula Syaikh kami Jamaluddin Al-Mizi Al-Hafidz dan syaikh kami
Al-Hafidz Syamsuddin Adz-Dzahabi. Keduanya berbicara dan mengobarkan
semangat tentang masalah itu dan bersaksi atas kezindikan Al-Madzkur karena
kemasyhurannya. Demikian pula Syaikh Zainuddin, saudara Ibnu Taimiyyah.
Maka, keluarlah tiga orang hakim, seorang bermazhab Maliki, seorang
bermazhab Hanafi, dan seorang bermazhab Hanbali. Di dalam majelis tersebut,
mereka melaksanakan hukuman bagi Al-Madzkur, mereka pun menyaksikannya. Dan,
saya menyaksikan semua itu secara langsung, dari awal sampai akhir.
[Al-Bidayah wa An-Nihayah, XIV/19]

Begitulah tata cara menetapkan hukum murtad di dunia. Terkadang, pada
hakikatnya seseorang telah kafir, namun menurut hukum di dunia kekafirannya
tidak terbukti. Orang semacam ini, hisabnya diserahkan kepada Allah (pada
hari dinampakkan segala rahasia, sekali – sekali tidak ada bagi manusia itu
suatu kekuasaan pun tidak (pula) penolong). Jika dia mati atas kekafirannya
dan tanpa bertaubat, maka dia masuk neraka dan kekal di dalamnya.
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang menyekutukan-Nya.


Insya Allah bersambung…

* *

(Sumber : Aziz, Syaikh Abdul Qadir bin Abdul. Kafir Tanpa Sadar : Seringkali
kekafiran terjadi tanpa kita sadari. Kapankah itu? Solo : media Islamika,
2006)


[Non-text portions of this message have been removed]



Untuk bergabung ke milis Syiar Islam kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]

Website:
http://www.media-islam.or.id
http://syiarislam.wordpress.com
http://islamicbroadcasting.wordpress.com 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke