Bahaya di dalam Harry Potter dan Kufurnya
Sihir<http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/2008/01/24/bahaya-di-dalam-harry-potter-dan-kufurnya-sihir/>
Buku
terakhir Harry Potter dalam bahasa Indonesia sebentar lagi akan terbit.
Sebuah buku yang telah menyihir jutaan orang di dunia sehingga
berlomba-lomba untuk mendapatkannya pertama kali. Buku yang tebalnya
beratus-ratus halaman akan terasa mudah untuk dirampungkan dalam sekali
baca, orang akan dibuat penasaran untuk terus membuka halaman demi halaman.
Tapi tahukah anda bahwa sungguh buku ini menyimpan bahaya yang luar biasa
bagi muslimin. Berikut ini adalah sebuah renungan dan nasihat dari saudara
seiman.
Sesungguhnya pujian hanya milik Allah, kami memujiNya, kami meminta
pertolongan kepadaNya dan kami mohon ampunan kepadaNya dan kami berlindung
kepada Allah dari kejelekan jiwa-jiwa kami dan jeleknya amalan-amalan kami.
Barangsiapa yang Allah beri petunjuk maka tidak ada yang bisa menyesatkannya
dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada yang bisa memberinya
petunjuk. Dan aku bersaksi bahwa tidak ada illah (yang berhak) disembah
melainkan Allah saja dan tidak ada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa
Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya. Amma Ba'du (Adapun setelahnya)
Dan sesungguhnya sebaik-baik berita adalah kitabullah (AlQuran) dan
sebaik-baik hidayah (bayinah)/bimbingan adalah bimbingan dari Muhammad
shalallahu 'alaihi wasallam dan sejelek-jelek perkara adalah yang muhdats
(baru) dalam agama karena setiap yang baru dalam agama itu bid'ah dan setiap
bid'ah itu sesat dan kesesatan tempatnya di neraka.
Kali ini kita akan membahas sesuatu topik yang sangat penting yang harus
dimengerti dan dipahami secara baik, hal ini dikarenakan pembahasan
menyangkut masalah keimanan dan aqidah, bukan masalah yang bisa disepelekan
dan dikatakan tidak relevan dengan perkembangan zaman.
Musuh kebaikan, Iblis laknatullah 'alaih (laknat atasnya) mempunyai beragam
cara dan berbagai arah untuk menyesatkan anak Adam, syaitan telah berjanji
kepada Allah untuk menyesatkan sampai hanya didapati sedikit manusia yang
bersyukur, disebutkan dalam AlQuran:
"*Demi kekuasaan Engkau sungguh aku (iblis) akan menyesatkan manusia
semuanya." (Shad: 82)*
Dan pada ayat yang lain:
*"Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya
benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,"*
*Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka,
dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan
mereka bersyukur (taat)." (Al A'raaf 16-17)*
Syaitan akan menggunakan berbagai cara agar manusia tidak beriman kepada
Allah, melakukan syirik, menolak ayat-ayat AlQuran, dan bentuk kemungkaran
yang lainnya tanpa pernah beristirahat.
Ketika seorang anak manusia terlahir ke dunia maka akan langsung ada
syaithan disisinya, maka sadarilah bahwa syaitan adalah musuh yang nyata.
Oleh karena itu dalam Islam disyariatkan untuk berlindung dari syaitan mulai
dari ketika kita berhubungan badan.
*ÈöÓúãö Çááåö Çóááøóåõãøó ÌóäøöÈúäóÇ ÇáÔøóíúØóÇäó æóÌóäøöÈö ÇáÔøóíúØóÇäó ãóÇ
ÑóÒóÞúÊóäóÇ*
*"Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan
untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami."* *(HR. Al-Bukhari
6/141, Muslim 2/1028)*
Rasulullah juga mensyariatkan untuk membaca nama Allah ketika masuk rumah
sehingga syaitan akan berkata "kita tidak bisa bermalam di rumah ini
sekarang." Salah satu tuntunan Rasulullah yang lainnya adalah menutup pintu
rumah dengan menyebut nama Allah dan menjaga anak-anak kita didalamnya
ketika maghrib (tenggelam matahari), karena waktu itu syaitan banyak yang
keluar. Salah satu faidah menjaga anak-anak kita didalam rumah adalah bentuk
penjagaan karena anak-anak biasanya sering lupa mengingat Allah, maka
sebagai orang tuanya yang punya tanggung jawab.
Disisi lain syaitan terus berusaha dan mencari cara, maka mereka syaitan
masuk ke rumah dalam bentuk buku, film, hiburan, dll. Hal ini terkadang
sering tidak dipahami oleh para orang tua. Padahal *"Setiap kamu adalah
pemimpin dan akan ditanya atas kepemimpinannya."* Oleh karena itu kita harus
tahu apa-apa yang dapat membahayakan keluarga kita, terutama masalah tauhid
dan aqidah.
Disini insya Allah akan dibahas satu diantaranya.
*Kufurnya Sihir*
Termasuk didalamnya adalah sihir, dimana sekarang dimunculkannya kerancuan
antara white magic dan black magic padahal semua sihir itu sama yaitu
menjauhkan dari Allah subhanahu wata'ala, menjauhkan dari tauhid, menjauhkan
dari sunnah Rasulullah shalallahu wata'ala. Allah subhanahu wata'ala
berfirman dalam kitabullah:
*"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan
Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir),
padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah
yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan
apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut
dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun
sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu
jangnalah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa
yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami)
dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan
sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka
mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi
manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang
menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di
akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir,
kalau mereka mengetahui." (al-Baqarah: 102)*
Dari ayat di atas bisa disimpulkan bahwa mengajarkan sihir adalah bentuk
kekufuran, mempelajari sihir juga termasuk kekufuran dan dari bagian kedua
disebutkan bahwa sihir itu adalah ujian.
Adapun dlm hadits disebutkan:
*"Jauhilah tujuh perkara yang akan membinasakan." **Para** shahabat
bertanya: "Apa itu?" Beliau bersabda: "Syirik kepada Allah, sihir, membunuh
jiwa tanpa alasan yang haq, makan riba, memakan harta anak yatim, lari dari
**medan** perang, dan menuduh orang-orang yang beriman yang menjaga diri
dari lalai." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)*
Dalam riwayat Tirmidzi, Jundub bin Ka'ab AsSa'di meriwayatkan dari Nabi
shalallahu 'alaihi wasallam bahwa dalam hukum Islam hukuman dari pelaku
sihir adalah dipenggal dengan pedang.
Telah ada riwayat dari ulama salaf yang membunuh pelaku sihir. Diriwayatkan
oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih beliau dari Bajalah bin 'Abdah, berkata
'Umar bin Al-Khaththab: "
agar membunuh para tukang sihir." Maka kami
membunuh tiga tukang sihir.
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam Kitab At-Tauhid berkata: "Telah
shahih dari Hafshah bahwa beliau memerintahkan untuk membunuh budak yang
menyihirnya." Dan telah shahih pula dari Jundub radhiallahu anhu.
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan dalam Fathul Majid (hal. 343) berkata:
"Diriwayatkan pula yang mengatakan (tukang sihir harus dibunuh) dari 'Umar,
'Utsman, Ibnu 'Umar, Hafshah, Jundub bin Abdullah, Jundub bin Ka'ab, Qais
bin Sa'd, dan 'Umar bin Abdul 'Aziz."
Perlu diingat bahwa hukuman disini yang berhak melakukan adalah pemerintah
muslim bukan secara individual dan jika pelaku sihir bertaubat maka
diampuni.
Disisi lain di kalangan orang modern berkata "saya tidak percaya adanya
sihir, itu kan cuman cerita zaman dahulu". Padahal Rasulullah sendiri pernah
mengalaminya, yaitu beliau pernah disihir oleh Labid bin A'shom. Hadits
'Aisyah radliallahu 'anha ia bercerita:
*"Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam pernah disihir sehingga dikhayalkan
padanya, bahwa dia telah melakukan sesuatu, padahal dia tidak melakukannya.
Hingga pada suatu hari, saat beliau disampingku, beliau berdoa kepada Allah
subhanahu wata'ala, lalu berkata: "Hai Aisyah, tahukah engkau bahwa Allah
telah memberikan jawaban kepadaku tentang apa yang aku tanyakan kepadaNya?"
"Apa itu wahai Rasulullah?" tanyaku. Beliau bertutur: "Dua orang telah
mendatangiku, yang seorang duduk di kepalaku, dan yang seorang lagi duduk di
kakiku. Salah seorang dari mereka bertanya kepada temannya: "Sakit apa pria
ini?" Ia menjawab: "Ia terkena sihir." "Siapa yang menyihir?" tanyanya
penasaran. Ia menjawab: "Labid bin AlA'sham, si pria Yahudi Bani Zuraiq."
"Bagaimana caranya?" kata yang bertanya. Yang ditanya menjelaskan, bahwa
penyihiran dilakukan dengan cara membuat buhul dengan mengikatkan rambut
pada sisir yang dibalutkan pada mayang kurma. Yang bertanya kembali
bertanya, "Dimana buhul itu diletakkan?" "Di sumur Dzi Arwan," jawab yang
ditanya. Kemudian Nabi shalallahu 'alaihi wasallam dengan ditemani beberapa
orang sahabat pergi ke sumur tersebut. Setelah benda tersebut didapatkan,
maka Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bertutur kepada 'Aisyah radliallahu
'anha: "Demi Allah, airnya air daun pacar, batangnya seakan-akan kepala
syaitan." Aku ('Aisyah) menukas: "Wahai Rasululllah, apakah engkau
mengeluarkannya dari sumur itu?" Rasul shalallhu 'alaihi wasallam menjawab:
"Tidak, karena aku telah disembuhkan oleh Allah dan aku khawatir terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan pada orang-orang, maka buhul itupun dipendam."
[Diriwayatkan oleh Bukhori (10/235-236) dengan Fath alBari. Sumur Dzi Arwan
adalah sumur di Madinah yang cukup dikenal. Dan diriwayatkan, sumur itu
terletak di sebelah kiri Masjid Nabawi yang kini tanda-tandanya sudah
lenyap, Mu'jam alBuldan (1/299)] *
Poin yang bisa diambil adalah Rasulullah sebagai seorang terbaik, orang yang
paling dekat dengan Allah saja pernah disihir oleh karena itu kita jangan
merasa aman dari fitnah sihir dan sadar bahwa sihir itu nyata dan bukan
perkara yang remeh.
Dalam sebuah buku yang berjudul 10 pembatal keislaman yang ditulis oleh
Syaikh Shalih AlFauan disebutkan bahwa salah satunya adalah sihir dan secara
spesifik disebutkan bahwa dengan sihir menyatukan dan atau memecah
suami-istri. *"Barang siapa yang melakukannya dan ridlo dengannya maka dia
kafir."*
Dalam bukunya Syaikh Shalih alFauzan menjelaskan bahwa praktek sihir dibagi
2 asli dan ilusi. Asli dilakukan dengan cara menghembuskan sihir secara
langsung dengan jimat, menghilangkan ingatan seseorang, meminta bantuan
kepada jin-jin syaitan. Pengaruh jenis sihir pertama ini dirasakan langsung
oleh korbannya seperti jatuh sakit bahkan sampai kematian atau menghilangkan
ingatan seseorang. Jenis kedua adalah ilusi, yaitu dia melakukan manipulasi
sehingga orang lain berpikir seolah-olah melihatnya padahal kenyataanya
tidak ada. Contohnys seperti seseorang merubah batu jadi binatang, memenggal
kepala orang dan kemudian memasangnya kembali, masuk kedalam api tapi tidak
terbakar, dan lain lain yang biasanya sering kita lihat didalam
sirkus-sirkus. Dalam AlQuran jenis sihir ini disebutkan saat menceritakan
Fir'aun:
*"Mereka berkata: Sesungguhnya dua orang ini (Musa dan Harun) adalah
benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kalian dari negeri kalian dengan
sihirnya, serta hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama. Maka
himpunkanlah segala daya (sihir) kalian kemudian datanglah dengan berbaris
dan sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menang pada hari ini. Setelah
mereka berkumpul, mereka berkata: Hai Musa, (pilihlah) apakah kamu yang
melempar dahulu atau kamilah yang mula-mula melemparkan? Musa berkata:
Silakan kalian melemparkan. Maka tiba-tiba tali dan tongkat mereka terbayang
kepada Musa seakan-akan dia merayap dengan cepat lantaran sihir mereka. Maka
Musa merasa takut dalam hatinya. Kami (Allah) berkata: Janganlah kamu takut,
sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). Lemparkanlah apa yang ada
di tangan kananmu, niscaya dia akan menelan apa yang mereka perbuat.
Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir
(belaka) dan tidak akan menang tukang sihir itu dari mana saja dia
datang." (Thaha:
63-69)*
Pembagian sihir ini bukan berarti hukum sihir itu berbeda, bahkan sama.
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Jundub bin Ka'ab AsSa'di pada saat
kekhalifahan Bani Umayyah didapatinya seorang yang melakukan sihir ilusi
untuk menghibur (sulap) yaitu dengan cara memotong kepala dan memasangnya
kembali dalam keadaan masih hidup. Ketika Jundub melihat ini dia mencabut
pedangnya dan memenggal kepala tukang sihir ditempat tanpa adanya ilusi.
*Bahaya Harry Potter*
Setelah kita tahu bahaya dari sihir kita harus merealisasikan dalam bentuk
nahi munkar.
*"Barang siapa diantara kamu yang melihat sebuah kemungkaran maka hendaklah
dia merubahnya dengan tangannya, maka apabila tidak bisa maka dengan
lisannya, dan apabila tidak bisa maka dengan hatinya. Dan yang demikian itu
(dengan hati) adalah selemah-lemah iman."*
Jadi seseorang yang percaya kekufuran pada sihir tapi tidak ada pengingkaran
ketika melihatnya maka perlu dipertanyakan aqidahnya. Dan sesuai hadits
*"Barang siapa yang melakukannya dan ridho dengannya maka dia kafir."*
Salah satu fenomena sihir adalah *Harry Potter*, dimana banyak orang membaca
bukunya (termasuk oleh muslim), melihat filmnya, atau memainkannya di video
game. Buku serial Harry Potter adalah buku terlaris sepanjang sejarah. Untuk
mendapatkannya orang akan rela antri berjam-jam pada tengah malam di depan
toko buku karena takut kehabisan. Buku setebal 700-800 halaman dengan desain
dan isi menarik, orangpun akan langsung terbuai dengannya.
*"Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat
Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya
golongan syaitan itulah golongan yang merugi." (AlMujadilah 19)*
Dan ini adalah salah satu bukti dari sihir itu sendiri, dari
perkataan/retorika dan apa-apa yang ditulis sehingga membuat orang lupa.
Fenomena sihir yang menyebabkan manusia sangat mencintai buku ini, dari
berbagai macam usia, berbagai gender, dan berbagai kewarganegaraan. Buku
yang sudah diterjemahkan lebih dari 40 bahasa dan mencapai sudut dari planet
bumi ini.
Dan suatu kenyataan yang menyedihkan Allahu musta'an pada hari Jumat malam
pada suatu sekolah Islam, anak-anak menghadiri antrian untuk mendapatkan
serial Harry Potter terbaru sehingga ketika Sabtu pagi mereka saling
bercerita "Hei aku sudah punya Harry Potter yang terbaru!"
Mereka berlomba-lomba untuk membawa masuk buku yang berisi sihir, buku yang
berisi kekufuran terhadap Allah, buku yang berisi apabila orang melakukannya
(sihir) maka dia telah keluar dari agama Islam, buku yang berisi sesuatu
yang mengantarkan kepada api neraka. Jelas ini adalah tipudaya syaitan yang
dahsyat.
Bagi yang belum mengetahui tentang Harry Potter sekarang kita sedikit
memperkenalkan siapa dia, siapa teman-temanya dan siapa guru-gurunya.
Harry Potter seorang anak muda yang awalnya hidup pada kehidupan normal,
ditengah-tengah kaum* Muggle*, dan terseret kedalam dunia kegelapan
dikarenakan dia adalah keturunan penyihir terkenal. Muggle* *adalah orang
yang tidak peduli dengan sihir/magic, orang yang tidak mau belajar magic,
orang pada umumnya. Dalam buku ini digiring kepada sebuah wacana bahwa
Muggle adalah orang yang bodoh. Ini adalah salah satu perang pemikiran
pertama.
Kemudian Harry Potter masuk ke sebuah sekolah penyihir *Hogwarts*, disana
dia belajar satu demi satu sihir, belajar mantra, dan sebagainya untuk
menjadi seorang penyihir, sesuatu yang sangat dibenci dalam Islam.
Salah satu gurunya bernama *Albus Dumbledore* seorang tua yang digambarkan
mirip Santa Claus dengan jenggot putih yang panjang berkacamata, dialah yang
paling sakti diantara penyihir, punya kemampuan melihat apa yang dilakukan
orang yang punya tingkat sihir dibawahnya, dia juga punya piaraan bernama
Phoenix, seekor burung api, yang bisa menyampaikan pesan atau mendapatkan
informasi dari orang lain.
Salah satu gurunya yang lain di sekolah sihir bernama *Professor
Trelawney*yang mengklaim dirinya seorang peramal, seorang yang punya
kemampuan meramal
masa depan dan yang akan terjadi. Dan kita belajar dari Rasulullah
shalallahu 'alaihi wasallam orang yang meramal dan percaya dengan ramalan
maka tidak diterima sholatnya selama 40 hari. Rasulullah bersabda:
*Barangsiapa yang mendatangi 'arraaf (tukang ramal) dan menanyakan sesuatu
kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari. (HR.
Muslim)*
Harry Potter punya beberapa teman dari para tukang sihir, binatang, jin,
arwah. Diantara teman-temanya dari kalangan bukan manusia adalah *Moaning
Myrtle*, dia digambarkan arwah seorang gadis kecil yang hidup di pipa septik
dibawah toilet kamar mandi wanita. Harry Potter mendatangi dia secara rutin
untuk mendapatkan saran, konsultasi, atau untuk memecahkan masalah-masalah
yang misteri. Jadi Harry Potter harus mendatangi kamar mandi perempuan untuk
menemuinya. Ini juga pengingkaran terhadap sunnatullah bahwa seseorang yang
mati maka tempatnya di alam barzah dan terputus amalnya kecuali 3 perkara.
Kemudian didalam buku pembaca digiring untuk membedakan antara white magic
(sihir putih/baik) dan black magic (sihir hitam/jahat). Pembatasan dua sihir
ini dibuat sedemikian rupa sehingga batas antara baik dan jelek tersamarkan,
dimana mantra-mantra yang digunakan sama, hanya tujuannya saja yang berbeda,
padahal dalam Islam kedua sihir ini adalah dilarang dan mengelurakan
pelakunya dari Islam.
Beberapa teknik sihir yg disebutkan dalam buku ini kadang disebutkan secara
rinci seperti bagaimana cara mengucapkan mantra-mantra, bagaimana cara
meramal masa depan, bagaimana membuat ramuan, dan yang lainnya. Didalam buku
Harry Potter sihir disebutkan dalam 3 jenis. Jenis pertama, jenis yang
terlemah ketika para murid baru saja belajar dan jenis ini tidak terlalu
efektif. Jenis kedua adalah dimulai mempraktekan ketika mereka mulai
mengajar di kelas, dan yang terakhir dan yang merupakan paling berbahaya
adalah tahapan melihat, dapat melihat masa depan, melihat dengan mata
terdalam dan orang pada umumnya tidak bisa mengontrol kemampuan ini. Teknik
lainnya yang digunakan untuk mengungkap masa depan adalah melalui ilmu
perbitangan (astrologi), dengan arah burung (dimana pada masa Jahiliyah Arab
terkenal dengan nama *Tathoyur*), jika burung terbang ke kanan maka bertanda
baik dan sebaliknya. Teknik lainnya adalah menggunakan kartu, bola kristal,
tafsir mimpi dan api keberuntungan (fire omen). Adapun teknik astrologi
adalah meramal masa depan yang berhubungan dengan tanggal lahir, dimana
Harry Potter belajar dari sebuah tabel dimana seseorang terpengaruh hidupnya
berdasarkan letak-letak bintang dan planet.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam mengajari kita sebuah hadits: "Allah
subhanahu wata'ala berfirman: 'Pagi ini hamba saya bangun dalam keadaan
kafir dan beriman, orang yang berkata kita mendapat hujan dikarenakan adanya
formasi bintang ini maka dia telah kafir kepada saya (Allah) dan percaya
kepada bintang dan orang yang berkata kita mendapat hujan karena Allah maka
dia telah beriman kepada saya (Allah) dan tidak beriman kepada
bintang-bintang."
Kita sebagai muslim harus tahu bahwa bintang tidak menunjukkan apa-apa
kecuali 3 perkara sebagaimana atsar yang datang dari Qotadah (seorang
tabi'in) bahwa bintang berfungsi sebagai: penghias langit, pelempar bagi
syaitan yang mencoba mencuri berita dari langit (Allah). Sebagaimana kita
tahu bahwa sebelum diutusnya Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam syaitan
berusaha mengetahui terlebih dahulu datangnya utusan Allah. Fungsi bintang
yang ketiga adalah sebagai penunjuk arah (navigasi), menentukan arah
perjalanan dengan bantuan bintang-bintang. Kemudian Qotadah melanjutkan: "*Maka
barangsiapa mempergunakannya untuk selain tujuan itu, sungguh terjerumus
kedalam kesalahan, kehilangan bagian akhiratnya, dan terbebani dengan satu
hal yang tak diketahuinya.*" *(Shahih Bukhori)*
*Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa
yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan
kepada Muhammad. (HR. empat ahlu sunan dan disahihkan oleh Hakim). *
Jadi kita melihat didalam buku ini banyak yang bertentangan dengan ajaran
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam, berbagai jenis sihir salah satunya
adalah membuat racun dengan bumbu-bumbu ramuan yang disebutkan secara detail
dalam buku ini, seperti memasukkan tikus dengan kepala terpenggal, darah
kelelawar, dan memberinya mantra-mantra.
Disebutkan dalam serialnya bahwa Harry Potter belajar pada kelas khusus yang
mempelajari membuat ramuan-ramuan dari racun.
Setelah itu pada tahun 2001 dibuatlah sebuah website yang diperuntukkan
untuk para penggemar Harry Potter, disini kita bisa mempelajari
karakter-karakter dalam Harry Potter, di halaman berapa disebutkan dalam
bukunya, dan informasi didalam ceramah ini diambil dari website tersebut.
Didalam website ini juga disediakan kamus mantra-mantra (didalam bahasa
Latin) dari A-Z. Ada mantra yang digunakan untuk terbang, digunakan untuk
menghentikan pergerakan sesuatu, mantra untuk mengubah hewan menjadi gelas
minum. Didalam website ini juga disebutkan secara detail baik cara
mengucapkannya dan bagaimana agar efektif, bumbu-bumbu untuk membuat ramuan
sakti yang terkadang mengerikan.
Kemudian kenapa Harry Potter begitu berbahaya terhadap pemikiran? Secara
logika maka yang pertama kali diserap oleh anak-anak adalah kepahlawanan
kemudian dia akan melihat bagaimana cara untuk menjadi pahlawan sehingga
akan terbetik dalam hati anak-anak, saya akan menjadi seorang penyihir atau
saya ingin bersekolah sihir seperti Hogwart, saya akan belajar
mantra-mantra, saya akan belajar melindungi diri dari kejahatan orang lain,
saya akan menjadi penyihir yang baik, saya akan menyelematkan orang lain
dengan sihir, menghilangkan rasa berlindung dan meminta kepada Allah.
Dari sebuah jejak pendapat kepada anak-anak yang sudah membaca buku Harry
Potter didapat beberapa pernyataan, diantaranya:
Delon (10 th): Saya ingin pergi ke sekolah penyihir, belajar sihir dan
menggunakannya salah satu mantranya.
Girl (12 th): Jika saya bisa ke sekolah penyihir maka saya akan bisa mantra
dan membuat ramuan-ramuan dan menaiki sapu terbang.
Jefri (11 th): Jika kita bisa menjadi penyihir maka kita bisa mengontrol
situasi dan sesuatu seperti mengendalikan guru.
Katherin (9 th): Saya akan pergi ke sekolah penyihir dan mempraktekan
mantra-mantra kepada orang.
Caroline (10 th): Saya seperti merasakan di dunia Harry Potter, jika saya
berada di sekolah penyihir saya akan mempelajari semuanya, melindungi diri
dari dunia kegelapan.
Ini adalah beberapa tanggapan anak-anak setelah membaca serial Harry Potter.
Cukup disayangkan di kalangan anak-anak muslim buku ini sangat digemari
bahkan diantara mereka sampai membacanya lebih dari sekali. Mereka adalah
korban dari orang tua yang tidak menjaga.
Dengan mengekspose realita Harry Potter diharapkan sebagai seorang muslim
harus sadar dan terbangun bahwa kita tidak bisa berdiam diri membiarkan
anak-anak kita generasi muslim membaca sesuatu yang mendekatkan kepada api
neraka. Jangan malah kita senang karena anak-anak kita gemar membaca dan
menambah perbendaharaan kata anak-anak karena bagaimanapun sihir adalah
kekufuran kepada Allah yang mengantarkan kepada api neraka. Hal lainnya yang
membahayakan bagi perkembangan anak penggiringan pengarang untuk terus
membaca buku ini dan pembentukan fantasi yang tinggi.
Sedikit tambahan informasi bahwa penulis buku ini adalah J.K. Rowling, dia
adalah lulusan dari Exeter University di Inggris yang familiar dengan
praktek occultic yang menggunakan elemen serta filosofis agama pagan,
Celtic, Druid, yang kental dengan nuansa sihir dan penyembahan kepada
Syaitan.
Demikian yang bisa disebutkan daripada bahaya Harry Potter dan sebagai
seorang pemimpin kita bertanggungjawab terhadap fenoma ini.
*"Hai orang-orang yang beriman jagalah diri-diri kalian dan keluarga kalian
dari api neraka" (AtTahriim 6)*
Anak-anak itu lemah, oleh karena sebagai orang tua punya kewajiban untuk
menjaga mereka.
*"Maka tolong-menolonglah di atas kebaikan dan ketaqwaan dan jangan tolong
menolong di atas dosa dan pelanggaran" (Al Maidah 2)*
**
Salah satu renungan dimana kita dapati pada artikel-artikel sejenis maka
akan timbul pertentangan dengan mengeluarkan pernyataan bahwa buku sejenis
ini cuman hiburan, bohongan, atau alasan yang lainnya. Disini kita berikan
perumpamaan bagaimana jika hiburan yang disuguhkan kepada generasi muslim
kita dalam bentuk pornografi atau kekerasan tentu akan timbul pertentangan
batin didalam hati kita, sedangkan sihir lebih jahat dibanding membunuh jiwa
yang tidak berdosa atau zina di mata Allah subhanahu wata'ala.
Diterjemahkan secara bebas kemudian ditranskrip oleh *anas fauzi
rakhman*dari ceramah berbahasa Inggris oleh
*Abul 'Abbas Moosaa Richardson* yang berjudul *The Evils of Harry Potter and
the kufr of Magic*. File audio bisa didownload gratis dari
www.troid.org<http://www.troid.org/comprehensive-issues/magic-and-the-evil-eye/the-evils-of-harry-potter-and-the-kufr-of.html>
Dicopy dari :
http://mumtazanas.wordpress.com/2008/01/02/bahaya-didalam-harry-potter-dan-kufurnya-sihir/
[Non-text portions of this message have been removed]
===
Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS
Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel)
Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari
Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252
http://www.media-islam.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/