Sihir & Perdukunan Menghancurkan
Ummat<http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/2008/02/02/sihirperdukunan-menghancurkan-ummat/>
*Penulis: Bulletin Manhaj Salaf Cirebon*

Pada era reformasi ini perdukunan dan sihir makin tumbuh subur dan
berkembang pesat bak cendawan di musim hujan. Dengan dibukanya kran
kebebasan, keduanya pun berkembang bebas tanpa kendali dari pihak mana pun.

Kita bisa melihat iklan-iklan di media massa dan media cetak semakin
jor-joran mempropagandakannya (bahkan lewat Internet, seperti
taqorruban.comred). Pertunjukan-pertunjukkan sihir dan perdukunan pun
makin berani secara
terbuka dipertontonkan di hadapan masyarakat.

Muncul pula brosur, buku dan majalah-majalah yang mengkampanyekan
praktek-praktek perdukunan dan sihir. Mereka memanfaatkan era kebebasan ini
sebagai pemuas nafsunya guna memperoleh keuntungan duniawi tanpa
memperhatikan efek negatifnya terhadap umat. Demikian pula belum ada upaya
yang jelas dari pihak penguasa untuk membatasi ruang gerak mereka atau
memberantasnya.

Ironisnya, propaganda mereka ini makin laris manis dan disambut dengan gegap
gempita oleh umat yang mayoritasnya beragama Islam. *Banyak diantara mereka
yang melakukan pengobatan terhadap penyakit yang dideritanya, meminta
diberikan jodoh dan lainnya kepada para dukun atau paranormal*. Demikian
pula hampir di setiap pertunjukan akrobat atau sirkus yang di dalamnya
menampilkan sihir dibanjiri oleh penonton yang -sekali lagi- mayoritas dari
mereka adalah muslimin.

Mengapa hal ini dapat terjadi di tengah umat dan para penguasa yang
mayoritas dari mereka beragama Islam? Sudah makin parahkah kondisi aqidah
umat ini? Dimanakah kalian wahai kaum muslimin?

Sebagai peringatan bagi kita semua, kami tulis bahaya perdukunan dan sihir
terhadap aqidah umat Islam yag kami sarikan dari buku *Risalah Tentang Hukum
Sihir dan Perdukunan* oleh Syaikh Bin Baaz.

Akhir-akhir ini banyak tukang ramal yang mengaku dirinya sebagai
tabib/dokter, dan mengobati orang sakit dengan jalan sihir atau perdukunan.
Mereka kini banyak tersebar di berbagai negeri. Orang-orang awam yang tidak
mengerti sudah banyak yang menjadi korban pemerasan mereka. Maka sebagai
nasehat yang ikhlas untuk Allah, kamudian untuk para hamba-Nya, kami ingin
menjelaskan tentang betapa besar bahayanya terhadap Islam dan umat Islam,
oleh adanya ketergantungan kepada selain allah, serta bertolak belakang
dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

*Dengan memohon pertolongan Allah Subhanahu wa Ta'ala kami katakan bahwa
berobat dibolehkan menurut kesepakatan para ulama. Seorang muslim hendaklah
berusaha mendatangi dokter yang ahli, baik penyakit dalam, pembedahan,
saraf, maupun penyakit luar lainnya untuk diperiksa apa penyakit yang
diderita, dan kemudian diobati sesuai dengan obat-obat yang dibolehkan oleh
syariat sebagaimana yang dikenal oleh ilmu kedokteran. Dilihat dari segi
sebab dan akibat yang biasa berlaku, hal ini tidak bertentangan dengan
ajaran tawakal kepada Allah dalam Islam. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala
telah menurunkan penyakit dan menurunkan pula obatnya. Ada diantaranya yang
sudah diketahui oleh manusia dan ada yang belum diketahui. Akan tetapi Allah
Subhanahu wa Ta'ala tidak menjadikan penyembuhannya dari sesuatu yang telah
diharamkan kepada mereka.*

Rasulullah *Shalallahu 'alaihi wassalam* bersabda:

ãóÇ ÃóäúÒóáó Çááåõ ãöäú ÏóÇÁò ÅöáÇøó ÃóäúÒóáó áóåõ ÔöÝóÇÁñ. (ÑæÇå ÇáÈÎÇÑí)

*Tidaklah Allah menurunkan satu penyakit, kecuali Allah turunkan pula
obatnya.* (HR. Bukhari)

Dalam riwayat disebutkan:

áößõáøö ÏóÇÁò ÏóæóÇÁñ… )ÑæÇå ãÓáã)

*Bagi tiap-tiap penyakit ada obatnya…* (HR. Muslim)

*Oleh karena itu tidak dibenarkan pada orang yang sakit, mendatangi
dukun-dukun yang mendakwahkan dirinya mengetahui hal-hal yang ghaib, untuk
mengetahui apa sakit yang dideritanya. Tidak diperbolehkan pula mempercayai
atau membenarkan apa yang mereka katakan. Karena sesuatu yang mereka katakan
mengenai hal-hal yang ghaib itu hanya didasarkan atas perkiraan belaka, atau
dengan cara mendatangkan jin, dan meminta pertolongan jin-jin itu tentang
sesuatu yang mereka inginkan. Dengan cara demikian dukun-dukun tersebut
telah melakukan perkara-perkara kufur dan penyesatan.*

Rasulullah *Shalallahu 'alaihi wassalam* menjelaskan dalam berbagai
haditsnya sebagai berikut:

ãóäú ÃóÊóì ÚóÑøóÇÝðÇ ÝóÓóÃóáóåõ Úóäú ÔóíúÁò áóãú ÊõÞúÈóáú áóåõ ÕóáÇóÉõ
ÃóÑúÈóÚöíúäó íóæúãðÇ. (ÑæÇå ãÓáã Ýí ÕÍíÍå)

*Barangsiapa yang mendatangi 'arraaf (tukang ramal) dan menanyakan sesuatu
kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.* (HR.
Muslim)

ãóäú ÃóÊóì ßóÇåöäðÇ ÝóÕóÏøóÞóåõ ÈöãóÇ äóÞõæúáõ ÝóÞóÏú ßóÝóÑó ÈöãóÇ ÃõäúÒöáó
Úóáóì ãõÍóãøóÏò. (ÑæÇå ÃÈæ ÏÇæÏ)

*Barangsiapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang ia katakan,
sungguh ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada
Muhammad.*(HR. Abu Dawud)

ãóäú ÃóÊóì ÚóÑøóÇÝðÇ Ãóæú ßóÇåöäðÇ ÝóÕóÏøóÞóåõ ÈöãóÇ íóÞõæúáõ ÝóÞóÏú ßóÝóÑó
Èöãó ÃõäúÒöáó Úóáóì ãõÍóãøóÏò. (ÃÎÑÌå Ãåá ÇáÓää ÇáÃÑÈÚ æÕÍÍå ÇáÍÇßã)

*Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa
yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan
kepada Muhammad.* (HR. empat ahlu sunan dan di*sahih*kan oleh Hakim)

áóíúÓó ãöäøóÇ ãóäú ÊóØóíøóÑõ Ãóæú ÊõØóíøóÑõ áóåõ Ãóæú Êóßóåøöäõ Ãóæú
Êõßóåøöäõ áóåõ Ãóæú ÓóÍóÑó Ãóæú ÓõÍöÑó áóåõ¡ æóãóäú ÃóÊóì ßóÇåöäðÇ
ÝóÕóÏøóÞóåõ ÈöãóÇ íóÞõæúáõ ÝóÞóÏú ßóÝóÑó ÈöãóÇ ÃõäúÒöáó Úóáóì ãõÍóãøóÏò.
(ÑæÇå ÇáÈÒÇÑ ÈÅÓäÇÏ ÌíÏ)

*Bukan dari golongan kami, orang yang menentukan nasib sial dan untung
berdasarkan tanda-tanda benda seperti burung dan lain-lain; atau yang
bertanya kepada dukun dan yang mendukuninya, atau yang menyihir dan yang
meminta sihir untuknya. Dan barangsiapa yang mendatangi dukun dan
membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap
apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.* (HR. al-Bazzaar dengan sanad *
jayyid*)

Dari hadist-hadist yang mulia ini, menunjukkan larangan mendatangi tukang
ramal, dukun dan sejenisnya; larangan bertanya kepada mereka tentang hal-hal
yang ghaib; larangan mempercayai/membenarkan apa yang mereka katakan, dan
ancaman bagi mereka yang melakukannya.

Oleh karena itu, kepada para penguasa dan mereka yang mempunyai pengaruh di
negerinya masing-masing, wajib mencegah segala bentuk praktek tukang ramal,
dukun dan sejenisnya dan melarang orang-orang mendatangi mereka.

Kepada mereka yang berwenang supaya melarang mereka melakukan praktek di
pasar-pasar dan tempat-tempat yang lainnya dan secara tegas menolak segala
yang mereka lakukan. Dan hendaknya tidak boleh tertipu oleh pengakuan
segelintir orang tentang kebenaran apa yang mereka lakukan, karena
orang-orang tersebut tidak mengetahui tentang perkara yang dilakukan oleh
dukun-dukun tersebut, bahkan kebanyakan mereka adalah orang-orang awam yang
tidak mengerti hukum dan larangan yang mereka lakukan.

Rasulullah *Shalallahu 'alaihi wassalam* telah melarang umatnya mendatangi
para dukun, tukang tenung dan melarang bertanya serta membenarkan apa yang
mereka lakukan, karena mengandung kemungkaran dan bahaya yang sangat besar.
Juga akan berakibat negatif yang sangat besar pula, karena mereka adalah
orang-orang yang melakukan kedustaan dan dosa.

Hadits-hadits Rasulullah *Shalallahu 'alaihi wassalam* tersebut di atas,
membuktikan kekufuran para dukun dan tukang tenung, karena mereka mengaku
mengetahui hal-hal yang ghaib. Dan mereka tidak akan sampai pada maksud yang
diinginkan melainkan dengan cara berbakti, tunduk, taat dan menyembah
jin-jin. Dan hal ini merupakan perbuatan kufur dan syirik kepada Allah *
Ta'ala*. Orang yang membenarkan mereka atas pengakuannya mengetahui hal-hal
yang ghaib dan meyakininya, maka hukumnya sama seperti mereka. Dan setiap
orang yang menerima perkara ini dari orang yang melakukannya, sesungguhnya
Rasulullah *Shalallahu 'alaihi wassalam* berlepas diri dari mereka.

*Seorang muslim tidak boleh tunduk dan percaya terhadap dugaan dan sangkaan
cara seperti yang dilakukan itu sebagai suatu cara pengobatan, semisal
tulisan-tulisan azimat yang mereka buat, atau menuangkan cairan yang berisi
rajah-rajah, dan lain-lain dari cerita bohong yang mereka lakukan. Semua ini
adalah praktek-praktek perdukunan dan penipuan terhadap manusia. Maka
barangsiapa yang rela menerima praktek-praktek tersebut tanpa menunjukkan
sikap penolakannya, sesungguhnya ia telah mendukung mereka dalam perbuatan
batil dan kufur.*

Sihir sebagai salah satu perbuatan kufur yang diharamkan oleh Allah,
dijelaskan dalam firman-Nya:

æóÇÊøóÈóÚõæÇ ãóÇ ÊóÊúáõæ ÇáÔøóíóÇØöíäõ Úóáóì ãõáúßö ÓõáóíúãóÇäó æóãóÇ ßóÝóÑó
ÓõáóíúãóÇäõ æóáóßöäøó ÇáÔøóíóÇØöíäó ßóÝóÑõæÇ íõÚóáøöãõæäó ÇáäøóÇÓó ÇáÓøöÍúÑó
æóãóÇ ÃõäúÒöáó Úóáóì Çáúãóáóßóíúäö ÈöÈóÇÈöáó åóÇÑõæÊó æóãóÇÑõæÊó æóãóÇ
íõÚóáøöãóÇäö ãöäú ÃóÍóÏò ÍóÊøóì íóÞõæáÇó ÅöäøóãóÇ äóÍúäõ ÝöÊúäóÉñ ÝóáÇó
ÊóßúÝõÑú ÝóíóÊóÚóáøóãõæäó ãöäúåõãóÇ ãóÇ íõÝóÑøöÞõæäó Èöåö Èóíúäó ÇáúãóÑúÁö
æóÒóæúÌöåö æóãóÇ åõãú ÈöÖóÇÑøöíäó Èöåö ãöäú ÃóÍóÏò ÅöáÇøó ÈöÅöÐúäö Çááøóåö
æóíóÊóÚóáøóãõæäó ãóÇ íóÖõÑøõåõãú æóáÇó íóäúÝóÚõåõãú æóáóÞóÏú ÚóáöãõæÇ áóãóäö
ÇÔúÊóÑóÇåõ ãóÇ áóåõ Ýöí ÇúáÂÎöÑóÉö ãöäú ÎóáÇóÞò æóáóÈöÆúÓó ãóÇ ÔóÑóæúÇ Èöåö
ÃóäúÝõÓóåõãú áóæú ßóÇäõæÇ íóÚúáóãõæäó. ]ÇáÈÞÑÉ: 102[

*Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan
Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir),
padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah
yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan
apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut
dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun
sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu
jangnalah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa
yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami)
dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan
sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka
mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi
manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang
menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di
akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir,
kalau mereka mengetahui.* (*al-Baqarah*: 102)

Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa sihir adalah perbuatan kufur dan sihir
dapat memecah-belah hubungan suami isteri. Sihir pada hekekatnya tidak
mempunyai pengaruh dalam mendatangkan manfaat dan mudharat. Pengaruhnya
semata-mata karena atas izin Allah yang Maha Kuasa, karena Dialah yang Maha
Kuasa menciptakan yang baik dan buruk. Bahayanya yang besar itu karena
semakin dibesar-besarkan oleh orang-orang yang sengaja mengada-adakan
kebohongan diantara orang-orang yang mewarisi dari orang-orang musyrik,
dengan mempengaruhi orang-orang yang lemah akalnya. Sesungguhya kita milik
Allah, kita akan kembali kepada Allah jua, dan hanya kepada-Nya kita
berserah diri. Sesungguhnya Allah sebaik-baik tempat penyerahan.

Ayat yang mulia ini juga menunjukkan bahwa orang-orang yang mempelajari ilmu
sihir, sesungguhnya mereka mempelajari hal-hal yang hanya mendatangkan
mudlarat bagi diri mereka sendiri, tidak mendatangkan manfaat sedikitpun,
dan tidak pula mereka mendapatkan bagian sesuatu kebaikan di sisi Allah *
Ta'ala*. Ini merupakan ancaman yang sangat besar yang menunjukkan betapa
besar kerugian yang diderita oleh mereka di dunia ini dan di akhirat nanti.
Mereka sesungguhnya telah memperjual-belikan diri mereka dengan harga yang
sangat murah. Itulah sebabnya Allah mengatakan:

æóáóÈöÆúÓó ãóÇ ÔóÑóæúÇ Èöåö ÃóäúÝõÓóåõãú áóæú ßóÇäõæÇ íóÚúáóãõæäó. ]ÇáÈÞÑÉ:
102[

*Dan alangkah buruknya perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir itu,
seandainya mereka mengetahui.* (*al-Baqarah*: 102)

Kita memohon kepada Allah kesehatan dan keselamatan dari kejahatan sihir dan
semua jenis praktek perdukunan serta tukang sihir dan tukang ramal. Kita
memohon pula kepada-Nya agar kaum muslimin terpelihara dari kejahatan
mereka. Dan semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan pertolongan kepada
kaum muslimin agar senantiasa berhati-hati terhadap mereka, dan melaksanakan
hukum Allah dengan segala konsekwensinya kepada mereka, sehingga manusia
menjadi aman dari kejahatan mereka dan segala praktek keji yang mereka
lakukan.

Demikianlah bahaya kekufuran dan kesesatan yang diakibatkan oleh sihir dan
perdukunan. Sadarlah wahai kaum muslimin dari kealpaan kalian terhadap
praktek-praktek yang dilakukan oleh paranormal, dukun-dukun dan tukang sihir
yang akan mengakibatkan kalian terjerumus ke dalam lubang kehancuran dan
kenistaan.

Sumber Rujukan:

- *Risalah Tentang Hukum Sihir dan Perdukunan*, dicetak dan diterbitkan oleh
Depar-temen Urusan KeIslaman, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Islam, Kerajaan
Saudi Arabia.

(Dikutip dari Bulletin Dakwah Manhaj Salaf Edisi: 16/Th. I, tangga 8
Dulhijjah 1424 H/30 Januari 2004 M, penulis Abu Rahmah Fauzan, judul
asli *"Sihir
dan Perdukunan menghancurkan Aqidah Ummat"*. Risalah Dakwah MANHAJ SALAF,
Insya Allah terbit setiap hari Jum'at. Infaq Rp. 100,-/exp. Pesanan min. 50
exp di bayar di muka. Diterbitkan oleh Yayasan Dhiya'us Sunnah, Jl. Dukuh
Semar Gg. Putat RT 06 RW 03, Cirebon. telp. (0231) 222185. Penanggung Jawab:
Ustadz Muhammad Umar As-Sewed; Redaksi: Muhammad Sholehuddin, Dedi
Supriyadi, Eri Ziyad; Sekretaris: Ahmad Fauzan; Sirkulasi: Arief Subekti,
Agus Rudiyanto, Zaenal Arifin; Keuangan: Kusnendi. Pemesanan hubungi: Arif
Subekti telp. (0231) 481215.)

Sumber: http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=735


[Non-text portions of this message have been removed]



===
Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS

Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel)
Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari 

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252 
http://www.media-islam.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke