Kalau kita buka surat at-Tahrim ayat 6, yang terjemahannya, "Hai
orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api
neraka yang bahannya adalah manusia dan batu; penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah
terhadap apa yang diperintah-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan."

Kadang-kadang kupikir jalan ke neraka itu lebih dekat dari pada jalan
kesorga. Bagaimana tidak ? upaya memelihara diri dan keluarga untuk
tidak jadi ahli neraka saja begitu susahnya, sudah ngak sempat lagi
mikirin sorga yang mana yang bakal mau diikuti diri dan keluarga.

Orang tua begitu cemasnya dengan moralitas yang ada, membuka aurat sudah
menjadi bumbu keseharian dengan seabrek alasan untuk pembenaran ego.
Mati konyol lebih terbuka di setiap acara yang banyak mubazirnya di
negri miskin ini; mati karena tawuran, mati nonton konser,
mabuk-mabukan. Ah, se-abrek pilihan hidup di lingkungan yang lebih
memudahkan untuk jadi orang jahiliyah.

Budaya korupsi, seakan lebih menyelamatkan hidup dan masa depan,
bersenang-senang dengan narkoba dan sejenisnya, berzina dan berjudi dari
yang ilegal sampai legal. Uih, seabrek maksiat begitu mudahnya dilalui.

Kurenungi lagi ayat tersebut, sanggupkah aku menyelamatkan diri dan
keluargaku dari bencana neraka, kata hatiku penuh kegetiran ...

wassalam

anut



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke