Jalan Salim & Adil Menuju “Neraka” Guantanamo

Oleh : Redaksi 26 Feb, 08 - 6:00 pm 

Pasukan AS memenjarakannya ke Guantanamo tanpa alasan
jelas. Di sana ia mengetahui sendiri tahanan Muslim
dianiaya sebagaimana bukan manusia

Ketika pihak intelejen Pakistan mengepung tempat
tinggal pengajar dari Sudan, Salim Mahmud Adam, pada
tanggal 27 Mei 2002, ia tidak berfikir bahwa hal
peristiwa itu akan menghantarkannya ke Guantanamo,
penjara “kejam” yang dibangun oleh militer Amerika di
Teluk Kuba.

“Setelah pintu terbuka, mereka segera menangkap saya,
dan saya sendiri masih ingat dengan baik, teriakan dan
air mata istri serta 3 anak saya di malam itu”.
Itulah, sepenggal cerita dari Salim Mahmud Adam (44),
ketika ditemui Islam Onlina di rumah beliau di Sudan,
setelah 70 hari bebas dari Guantanamo. (watch movie
"The Road to Guantanamo" ) 

Sebelumnya, Salim adalah penangung jawab sekolah untuk
para yatim piatu di Peshawar, yang didukung pendanaan
oleh sebuah LSM dari Kuwait,”Saat itu pukul satu
malam, mereka mengepung rumah. Dan saat itu istri saya
juga sedang mengandung, akan tetapi mereka tetap
bersikap kasar”.

Setelah itu, salim dibawa dengan mata tertutup menuju
tahanan Pakistan, dan intrograsi dilakukan di tempat
itu selama 12 jam, sebelum akhirnya Salim dibawa ke
pengkalan Amerika di Bagram, Afghanistan.

Di Bagram, Salim mulai menjadi sasaran penyiksaan. Ia
menyebutkan bahwa para pelaku penyiksaan itu
memperlakukannya dan para tahanan Muslim lain dengan
perlakuan yang amat buruk, ”Mereka menelanjangi kami,
satu sama lain, dan intrograsi kadang berlanjut hingga
3 atau 4 jam.” 

Setelah dua bulan, Salim dipindahkan ke “neraka” lain,
yang berjarak ribuan mil dari Afghanistan, yaitu
penjara yeng terkenal dengan nama Guantanamo.

Salim menyebutkan bahwa Guantanamo adalah “tempat yang
bebas dari kemanusiaan”, penuh dengan teriakan,
tangisan, dari temannya sesama tahanan, serta suara
musik yang amat keras, ketika datang waktu shalat.

Tidak hanya sikasaan fisik yang dirasakan Salim,
siksaan batin juga tidak kalah menyakitkan. Hal itu
dirasakan ketika Salim mendengar perkataan beberapa
introgator,”Sebagian dari mereka yang mengintrograsi,
mengatakan kepada saya, bahwa saya sebenarnya tidak
melakukan kesalahan apa-apa, akan tetapi saya hanya
bagian dari permainan politik”.

Sebagaiman diketahui, bahwa sampai saat ini masih ada
275 tahanan di penjara Guantanamo. Mereka mendapatkan
siksaan dan perlakukan yang buruk, sehingga ada
sebagian tahanan yang memilih bunuh diri. Tuduhan
sebagai “teroris”, selalu ditudingkan kepada mereka,
walau tanpa proses hukum dan bukti sekalipun.




Selain Salim, ada Adil Hasan, yang sama-sama berasal
dari Sudan. Dimana pada 18 Juli 2002, ia juga
ditangkap saat melakukan tugas sebagai kepala sebuah
rumah sakit di Peshawar.

Adil berkisah,”Ketika Amerika memulai perang di
Afghanistan, seluruhnya penduduk mengungsi ke
Pakistan”. Akhirnya, ia bersama dengan istri dan
keempat ana perempuannya juga pergi ke Sudan, pada
musim panas 2002. Dan ia kembali ke Pakistan sendirian
pada 16 Juli di tahun yang sama. Dimana, tidak ada
niat lain dari perginya ke Pakistan, kecuali ingin
memberikan bantuan kepada para pengungsi Afghanistan
yang berada di Pakistan.

Setelah dua hari di Pakistan, pihak intelijen negara
itu menangkapnya. ”Seorang petugas intelijen
membangunkan saya dari tidur, dan ia meminta saya
untuk tidak diam di tempat dan menunjukkan surat tugas
saya.” 

Hal yang mengegetkan Adil adalah, ketika petugas
Pakistan itu mendekat kepada petugas Amerika, dan
petugas bule bertanya tentang sesuatu, petugas
Pakistan mengubah beberapa isi dokumen. “Petugas
Pakistan menyatakan kepada petugas Amerika bahwa
dokumen tersebut “tidak bermasalah”, lalu petugas
Pakistan itu bertanya,”Apakah kita perlu
menangkapknya?”. Dan sang petugas Amerika itu
mengatakan ”Iya”.

Setelah itu, Adil diukurung dalam tahanan Pakistan
selama 6 bulan 15 hari. Rentang waktu itu, banyak
pihak yang melakukan intrograsi terhadapnya.

Seperti kasus Salim, adil juga dipindahkan ke
pangkalan Amerika yang berada di Bagram, dangan mata
tertutup bersama tiga orang lainnya. Bagram adalah
tempat persinggahan bagi mereka yang hendak dibawa ke
Guantanamo. Baik, itu tahanan yang berasal dari
Afghansitan atau dari luar.

“Dalam perjalan ke Bagram, mereka mulai melakukan
pemukulan, dan para petugas dari Amerika itu terus
menurus melakukan intrograsi yang selalu diiringi
dengan pukulan, dan cercaan, dan mereka tidak
membiarkan kami tidur.” Tutur Adil.

Ia menambahkan,”Setelah dua bulan di Bagram, kami
bersama beberapa tahanan lain diangkut ke Guantanamo,
dengan memakan waktu 20 jam. Di Guantanamo, Adil tetap
mendapatkan perlakuan yang tidak kalah buruknya,
intrograsi tetap dilakukan, terkadang sehari dua kali,
tanpa ada tuduhan resmi yang bisa ditujukan kepadanya.

“Mereka menuduh, bahwa saya telah membantu Taliban dan
Al Qaidah di Afghanistan. Maka saya bertanya kepada
mereka, bagaimana saya bisa dituduh seperti itu?
Mereka menjawab,”itu berasal dari informasi rahasia”.

Pada tahun 2004 pihak Amrika melepas tuduhan kepada
Adil, bahwa ia termasuk “prajurit musuh”. Dan pada
bulan Spetember 2007. Pengadilan militer
membebaskannya dari tuduhan “malakukan aktivitas yang
mengancam Amerika”. Akhirnya, setelah tiga bulan, Adil
memperolah kebebasan, setelah ia dikirim ke Sudan
bersama Salim.

Sepulang ke rumah Adil sempat bersedih. Dia mendapati
salah satu anak perempuan kesayanganya telah meninggal
di saat dia masih berada di penjara Guantanamo. Di
kala dia dipenjara, pihak keluarga tidak mampu
membiayai pengobatannya. Sedangkan Salim, dengan
meneteskan air mata mengatakan,”Guantanamo adalah
tempat yang melecehkan hak asasi manusia. 

Tempat itu sebaiknya dihancurkan”. Tapi tak ada
permintaan maaf Amerika meski salah menangkap orang.
[islamonline.net/thoriq/www.hidayatullah.com]

Link :
-
http://www.duckdaotsu.org/gitmo/guantanamo_names.html
-
http://video.google.com/videoplay?docid=-599098805530677622


Former Guantanamo detainee returns home - 15-Dec-07 






Galery : Konspirasi Laknatullah Israel/Yahudi...
THE ROAD TO GUANTANMO

di
http://swaramuslim.com/galery/laknatullah/index.php?page=mov-Road_to_Guantanamo



  Tell A Friend |  Print ada 0 thread -  Beri Komentar
| dibaca 199 hits  
   
      
         

 
Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak,
mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber
dari swaramuslim dicantumkan 



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke