Konferensi Kemanusiaan DIHAD 2008 :
Bukti Komitmen PKPU pada MDGs di Indonesia
Hampir delapan tahun Millenium Development Goals (MDGs) atau
Tujuan Pembangunan Milenium digulirkan. Konsep yang diprakarsai 189 negara
pada September 2000 lalu, bertujuan mengentaskan setiap permasalahan yang
berkaitan dengan manusia dan sisi kemanusiaannya. Lalu, bagaimanakah
realisasinya di Tanah Air?
Setahun yang lalu, Duta Besar Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB) untuk MDGs di Asia Pasifik Erna Witoelar mengungkapkan, Indonesia
mengalami kemunduran dalam pencapaian MDGs bersama Filipina, Nepal, Timor
Leste, Papua Nugini dan Srilanka. Ia merujuk pada laporan di Asia Pasifik yang
menunjukkan kemunduran itu disebabkan konflik politik dan bencana alam.
Ada delapan hal perhatian MDGs yang ditargetkan tercapai pada
2015. Diantaranya memberantas kemiskinan dan kelaparan, mewujudkan pendidikan
dasar bagi semua, mendorong kesetaraan jender dan memberdayakan perempuan.
Empat lainnya, yaitu mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan
ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain, menjamin kelestarian
lingkungan, serta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.
Demi mengejar target ini, hendaknya pemerintah mendorong semua
elemen untuk bekerjasama dalam penyelesaian delapan agenda itu. Termasuk
mendorong pihak Non Government Organization (NGO), seperti PKPU sebagai
Lembaga Kemanusiaan Nasional yang baru saja mengikuti pameran dan konferensi
kemanusiaan terbesar, The Dubai International Humanitarian Aid and Development
(DIHAD) yang berlangsung pada 810 April 2008 Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Sebanyak 120 lembaga dari seluruh dunia mengikuti konferensi yang
bertajuk Tantangan Kemanusian di Masa Datang di Dubai International
Convention Center. Pertemuan dipusatkan pada pembahasan tujuh dimensi
tantangan kemanusiaan, antara lain perubahan keadaan akibat krisis
kemanusiaan, dinamisasi kemanusiaan, perubahan dampak bagi kemanusiaan dan
perubahan lembaga donor kemanusiaan. Tiga lainnya adalah inovasi alat dan
teknologi dalam bidang kemanusiaan, perubahan pekerja kemanusiaan, serta
standar baru akuntabilitas.
Dalam kesempatan itu, PKPU menjadi satu-satunya wakil Indonesia
yang membuktikan keseriusannya untuk mewujudkan kemitraan global demi
pembangunan. Ini merupakan kesempatan emas bagi PKPU untuk menjalin
kerjasama, memperluas jaringan dan memperkenalkan dirinya ke dunia
internasional, ujar salah satu anggota delegasi PKPU, Asisten Direktur
Penghimpunan Luar Negeri Andjar Radite, S.E bersemangat. Selain Andjar, dua
delegasi lainnya, yakni Manajer Pengembangan Wakaf & Dakwah, H. Muhammad
Suharsono, Lc dan Anggota Pembina Yayasan PKPU, Prof. DR Ahmad Satori Ismail,
M.A.
Kehadiran PKPU pada DIHAD 2008 merupakan kali kedua lembaga
kemanusiaan ini mengikuti konferensi kemanusiaan terbesar di Timur Tengah itu.
Selama tiga hari penyelenggaraannya, PKPU memperoleh berbagai dukungan,
simpati dan komitmen kerjasama dengan lembaga lain dari mancanegara. Seperti
Qatar , Nigeria , UEA, yang tertarik dengan pemberdayaan masyarakat miskin,
kesehatan, sanitasi, pembangunan masjid, pendidikan, serta kegawatdaruratan
(rescue).
Di samping itu, beberapa orang secara pribadi juga berkomitmen
untuk menjadi relawan ahli PKPU dalam mengemban misi kemanusian. Sebut saja
Executive Director Harvest Aid Inc. Drew Harding dari Amerika yang ahli di
bidang agrikultural, dokter spesialis bedah Malik M. Abu Ragila dari King
Zayyed Hospital, critical care specialist Osamah Kottob MBBCh, M.Sc dari
Syaikh Khalifah Medical City, Yasser Tawfik dari Arab Sains and Technology
Foundation, Bussines Loyalty Manager Sam E. Schwald dari Disprint, perusahaan
telekomunikasi di Amerika, serta beberapa lainnya dari Perancis, Afghanistan
dan Jepang.
Selain itu, PKPU juga mendapat kesempatan menjelaskan berbagai
program yang dimiliki dan senada dengan agenda MDGs lainnya, seperti Beasiswa
Nusantara (Pendidikan), Program Sinergis Pemberdayaan Komunitas / PROSPEK
(Ekonomi), serta Pondok Gizi Ibu Sadar Gizi / BUDARZI dan sanitasi (Kesehatan).
Dalam lawatannya ke Dubai, Tim Delegasi juga menyempatkan bertemu
dengan beberapa partner yang juga mengikuti acara yang sama, seperti Helping
Hand Internasional dari Amerika, Life USA, Islamic Relief dari Inggris, dan
Istanbul Inernational Brotherhood and Solidarity Association dari Turki. (lav).
Lufti Avianto, S.Sos
Media Relation Officer
The National Humanitarian Foundation of PKPU
Mobile : 0856-917-927-04
Office : Jalan Raya Condet 27G, East Jakarta
Phone : 021-87780015
Fax : 021-87780013
Lufti Avianto, S.Sos
www.manglufti.wordpress.com
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
(bukan narsis tapi do'a)
"Kami adalah mata pena yang tajam yang siap menuliskan kebenaran
tanpa ragu ungkapkan keadilan,"
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]