Assalamuy'alaikum.

Untuk Kang Faisol Muhamad,
dan juga temen-temen muslim/muslimah yg lain.

Intinya kalau bisa saya ringkas dari Kang Faisol cs,
"Mari kita bersama-sama berangus habis ajaran sesat yg
ada atau yg sudah keluar/menyimpang dari Al-Quran &
As-Sunnah!"

Saya ingin membantu menunjukan "Aliran Sesat" lain yg
exist yg lebih besar, dan lebih mengerikan.
(Yg mustinya juga harus dibubarkan) -- Kalau
konsekwen.

- Mereka ngakunya jg Islam dan beriman, tetapi dlm
hidupnya menggunakan "Firman dari selain Allah" yg
ditetapkan sebagai landasan & ikatan (aqidah), bahkan
"Memaksakan" aqidah tsb, supaya diikuti & ditaati oleh
masyarakat banyak. 
Bahkan memposisikan "Berhala" tersebut sbg pengayom
masyarakat (Pelindung).

- Mereka ngakunya jg Islam & beriman, tetapi malah
menetapkan dan memberlakukan untuk manusia di
Indonesia sebuah Kitab yang bukan Al-Quran.
Dan Kitab itu, diposisikan sebagai sumber ketetapan
tertinggi, yang mutlak (tidak bisa diganggu gugat). 
Bahkan mereka ini akan "menangkap" org-org yg hendak
melaksanakan ketentuan syariat yg dari Al-Quran.

- Mereka ngakunya Islam & beriman, tapi malah
menetapkan, menunjuk & menyandarkan wewenang atas
manusia (sosial) sebuah wewenang yang bukan dari
Allah. 
Mereka ngakunya sih iman kepada Allah Yang Maha Kuasa,
Maha Segala Raja, Yang mempunyai wewenang absolut.
Tetapi mereka justru mencabut wewenang Allah atas
manusia (wewenang sosial) dan menempatkan "Pihak Lain
selain dari Allah" untuk menduduki kewewenangan itu.

- Mereka ini bahkan, merangkul para pakar-pakar Kitab
(ahli-ahli kitab) atau org-org yg menguasai ajaran
Al-Kitab (Al-Quran), untuk memperkuat posisi mereka di
mata umat Islam.

- Dst.


Sok, mangga silahkan Kang Faisol cs, (dan yg lainya),
kalau konsekwen dg komitmenya,...
Aliran yg jelas sesat itu juga musti ditindak....
ya kan..?
Kalau mau konsekwen.


Jangan parsial, 
kayak misalnya pedagang kaki lima yang diluluh
lantahkan seluruh asonganya, karena menjual beberap
botol Bir.
Padahal 90% daganganya adl halal, juga ikut
dihancurkan.

Sementara pabrik miras, distributornya, investornya,
regulasinya, 100% utk itu, dan jelas menduduki posisi
kunci dlm menyelenggarakan kemaksiatan, malah tidak
tersentuh. 

Semoga mafhum.

Wassalam.

--- faisol muhammad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bismillaahirrohmaanirrohiim.
> 
> Penjelasan ringkas dan padat Bapak Iwan Gunawan ini
> (www.alsofwah.or.id/index.php) sudah sangat pas
> untuk
> memberikan batasan kemukminan atau kemusliman
> seseorang.
> 
> Sedikit berbagi pengalaman, saya pernah iseng
> mengikuti "pengajian" mereka di Yogyakarta lebih
> dari
> 5 kali pertemuan ketika masih kuliah, 17 tahun yang
> lalu. Bagi orang-orang yang  baru bergabung dg JAI,
> mereka benar-benar tidak tahu dan tidak diberitahu
> tentang kenabian si MGA/ghulam. Wal hasil, bagi para
> pengikut klas awam/grass root SANGAT tidak memahami
> bahwa ajaran yang mereka terima setetes demi setetes
> itu ternyata bagian dari kesalahan sebuah lingkaran
> aqidah.
> 
> Saya haqqul yaqin wa 'ainul yaqin bahwa ada sebagian
> saudara saya, misalnya yang ada di pantai
> parangkusumo
> yang mempercayai harus memberikan upacara ritual
> sesaji pada penunggu laut adalah juga bagian dari
> kesalahan sebuah lingkaran aqidah. Mereka masih
> bersahadat, masih melakukan solat, tapi RUSAK dengan
> beberapa tindakan dan keyakinan mereka yang lain.
> 
> Menurut hemat saya, saatnya kita untuk mengikuti
> langkah para ulama di tingkat atas. Bahkan, kini
> sedang diproses cara-cara penghentian kegiatan JAI.
> Bagi kita, sebaiknya mengajak kembali anggota JAI
> yang
> sudah sekian lama "terperosok" (bahasa saya karena
> ada
> dari mereka yang mengejar santunan lalu mau ikut
> bergabung) ke dalam pemahaman yang SALAH (menurut
> Q.S.
> 33: 40.) seperti yang disampaikan Bp Iwan G.
> 
> Bagi anggota JAI yang nekad tetap menyatakan bahwa
> MGA
> adalah nabi Islam, kita serahkan para ulama dan
> penguasa untuk menghukum sesuai ajaran Allah dan
> RasulNya. wallohu a'lam bishowab
> 
> 
> salam hormat, assalaamu'alaikum
> 
> 
> 
> faisol muhammad
> 
>  
> 
> 
> --- iwan GUNAWAN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Perbedaan Antara Kaum Muslimin dan Pengikut
> > Ahmadiyyah
> > 
> > Perbedaan antara keduanya bahwa kaum muslimin
> adalah
> > mereka yang hanyamenyembah Allah Ta'ala dan
> > mengikuti RasulNya Muhammad shallallahu'alaihi
> > wasallam dan beriman bahwa dia shallallahu 'alaihi
> > wasallamadalah penutup nabi-nabi yang tidak ada
> nabi
> > setelahnya, adapunpengikut ahmadiyyah ,pengikut
> > Mirza Ghulam Ahmad adalah kafir bukantermasuk
> > golongan muslimin karena mereka mengira bahwa
> Mirza
> > ghulamAhmad adalah seorang nabi setelah Nabi
> > Muhammad shallallahu 'alaihiwasallam, dan barang
> > siapa berkeyakinan dengan keyakinan ini * maka
> > diaadalah kafir menurut kesepakatan seluruh ulama
> > kaum muslimin,berdasarkan firman Allah : (
> Muhammad
> > itu sekali-kali bukanlah bapakdari seorang
> laki-laki
> > di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah
> > danpenutup nabi-nabi, ) Q.S. 33 : 40. dan
> > berdasarkan hadits shahih bahwaRasulullah
> > shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : ( Saya
> > adalahpenutup para nabi, tidak ada nabi setelah-ku
> )
> > HR. Ahmad, Bukhari,Muslim dan Abu Daud. Fatwa
> >  Lajnah Daimah, ketua Syaikh Abdul Aziz
> binAbdullah
> > bin Baz, wakil ketua Syaikh Abdur Razzaq Afifi,
> > anggota SyaikhAbdullah bin Ghadyan dan Syaikh
> > Abdullah bin Qa'ud. Jld. II hal. 221 *pendek kata
> > Pengikut ahmadiyyah adalah kelompok yang mengakui
> > bahwaMirza Ghulam Ahmad adalah seorang nabi yang
> > mendapatkan wahyu danberkeyakinan bahwa tidak shah
> > keislaman seseorang sampai dia berimankepadanya,
> dan
> > Mirza adalah kelahiran abad ke 13, sedang Allah
> > telahmemberitahukan bahwa Nabi Muhammad
> shallallahu
> > 'alaihi wasallam adalahpenutup para nabi, dan kaum
> > muslimin semua telah sepakat tentangmasalah ini,
> > oleh karena itu barang siapa yang mengakui bahwa
> > setelahnabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam
> > ada nabi lain yang menerimawahyu dari Allah maka
> dia
> > adalah kafir karena dia telah
> mendustakanAl-Qur'an,
> > dan mendustakan hadits-hadits shahihah yang datang
> > dariRasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang
> > menunjukkan bahwa diashallallahu 'alaihi wasallam
> > adalah penutup
> >  para nabi dan dia (pengikut ahmadiyah ) juga
> telah
> > menyimpang dari kesepakatan seluruh kaum
> muslimin.(
> > hal. 220 )
> > 
> > Sumber :
> >
>
http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatfatwa&id=366
> >  
> > 
> > 
> > 
> >      
> >
>
____________________________________________________________________________________
> > Be a better friend, newshound, and 
> > know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
> >
>
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> > 
> 
> 
> 
>      
>
____________________________________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
>
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 



      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke