Waalaikumussalam Wr Wb

Ok Mbak Ina.

Mudah-2an Pak Nizami menanggapi usulan ini. Kalau toh uang tsbt habis/hilang ya 
ikhlas saja, toh uang tsbt uang zakat saya. Bahkan rencana, saya cukup setor 
uang saja,  sedangkan bagi hasilnya saya serahkan ke pengurus untuk dikelola 
dengan baik, dan hasil tsbt saya minta diberikan untuk fakir miskin saja. Yang 
penting saya dapat informasi/ laporan keuangannya setiap bulan, sehingga kita 
tau perkembangan koperasi BMT Syilam tsbt.

Wassalam,
HB

>>> Eltrina Esdin <[EMAIL PROTECTED]> 5/12/2008 5:09 PM >>>
Assalammualaikum Wr.Wb
Saya setuju dengan ide Pak Hasbiyanto, Insya Allah kalau milis Syiar-Islam 
mendirikan BMT
saya akan ikut bergabung. Masalah teknis kepengurusan dan dana bisa dibicarakan 
secara rinci nantinya.
Yang penting sekarang memantapkan pembentukan BMT dan calon anggota, saya 
mendaftar.
Semoga bisa memajukan perekonomian mulai dari keluarga kecil sampai negara 
bahkan dunia. amin

 Wassalammualaikum Wr Wb 


Ina Eltrina

Katakan sesuatu yang bermanfaat atau diam saja




----- Pesan Asli ----
Dari: Hasbiyanto <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: Ahmad Al-Badruuni <[EMAIL PROTECTED]>; A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [email protected] 
Terkirim: Kamis, 8 Mei, 2008 18:46:29
Topik: Re: [syiar-islam] Re: [Saksi] Stop Kenaikan Harga BBM dan Kekeliruan 
Subsidi Langsung


Saya sangat setuju kalau dari anggota millist ini terbentuk koperasi BMT yang 
dikelola Pak Agus Nizami. Misalnya saja anggota ini ada 100orang dan setiap 
orang setor 1jutaRp, maka akan terkumpul modal awal Rp 100juta. Kalau ada yang 
mau mengelola, saya siap menjadi anggotanya. Judulnya "Koperasi BMT SYILAM"... 
he he he 

Wassalam,
HB.

>>> Ahmad Al-Badruuni <al_badruuni@ yahoo.com> 5/8/2008 1:30 PM >>>
Mas Agus,

Terima kasih atas infonya. Saya lebih concern untuk membentuk suatu 
BMT/koperasi internal dahulu dianggota milis ini atau warga Muslim di milis 
ini. Hal ini dimaksudkan supaya tujuan kita lebih terarah karena mempunyai visi 
yang sama. 
Untuk menghadiri pertemuan milis Ekonomi Nasional saya kira sebagai tambahan 
bekal saja kepada kita untuk acuan BMT/koperasi milis kita. 

Salam,
Ahmad

A Nizami <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Untuk Tip Mendirikan BMT yang untung 
saya muat di:
http://infoindonesi a.wordpress. com 

Pertemuan beberapa anggota milis Syiar Islam sudah pernah terjadi.
Dalam beberapa pertemuan saya juga mengundang anggota milis Syiar
Islam untuk bertemu terakhir di Masjid Sunda Kelapa.

Kebetulan tanggal 24/25 Mei anggota milis Ekonomi Nasional akan
bertemu dengan pak Imam di kampus IPB.

Ada yang mau ikut?

--- In syiar-islam@ yahoogroups. com, Ahmad Al-Badruuni
<al_badruuni@ ...> wrote:
>
> Saya kira poinnya sudah jelas, Pemerintah dan wakil rakyat sekarang
tidak mampu membawa rakyat kearah kemakmuran. Dari tahun 2004
seharusnya mereka sudah tahu bahwa subsidi minyak lewat APBN sangat
tidak pantas dilakukan. Kapan Indonesia bisa membangun negrinya kalau
selalu defisit atau minim dana APBN?
> Keanggotaan RI di OPEC seharusnya sejak dahulu harus di review, koq
baru sekarang SBY bangun tidur?Wakil rakyat kemana aja?Apa belum jelas
pertanda dari Allah SWT berupa bencana dimana-mana?
> 
> Saya tidak tahu lagi bagaimana mereka nanti menghadap Allah SWT
dengan laporan amanah rakyat yang dibebankan kepada mereka.
> 
> Untuk rakyat Indonesia,khususnya warga milis ini saya mengajak untuk
mendirikan BMT atau koperasi. Wadah ini saya kira sangat cocok buat
kita untuk bahu membahu bergandeng tangan menyelamatkan ekonomi bangsa
kita.
> 
> Ohya warga milis belum pernah ada 'kopi darat' atau silaturahmi
langsung khan?
> 
> Salam,
> Ahmad
> 
> 
> 
> A Nizami <[EMAIL PROTECTED] .> wrote: Tidak
jauh beda. Air juga ada batasnya.
> Sama2 diambil dari perut bumi dengan harga relatif rendah (US$
15/barrel) hingga jadi minyak siap pakai. Sama2 dibutuhkan rakyat
banyak. Dalam UUD 45 pasal 33 sebelum direvisi dijelaskan bahwa bumi
dan kekayaan alam adalah milik negara dan digunakan sebesar2nya untuk
kepentingan rakyat. Saat ini justru dikuras perusahaan asing milik
orang kafir seperti Exxon Mobil, Chevron, dsb dan dijual dengan harga
tinggi ke rakyat.
> 
> Kalau memang terbatas, kenapa pemerintah justru mengekspor lebih
dari separuh BBM ke luar negeri? (www.infoindonesia. wordpress. com)?
> Kenapa Indonesia jadi negara eksportir LNG terbesar di dunia?
> Kenapa Indonesia mengekspor 70% produk batu bara ke luar negeri?
> 
> Dan tingkat penggunaan energi di Indonesia masih termasuk terendah
di ASEAN dan lebih rendah dari Cina (MS Encarta Encyclopedia) . Jadi
bohong besar jika ada yang bilang rakyat Indonesia boros memakai energi.
> 
> Kalau memang mau dinaikan, naikan saja BBM untuk mobil pribadi
orang kaya. Atau kenakan pajak yang tinggi bagi kendaraan pribadi.
> 
> Maaf, saya lihat ada orang Islam yang senang berbohong mengenai
masalah BBM ini padahal 2 malaikat mencatat di kiri kanannya dan Allah
SWT melihatnya.
> 
> ===
> Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
> 
> Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
> 
> Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari
Telkomsel 
> Informasi selengkapnya ada di http://www.media- islam.or. id atau
http://syiarislam. wordpress. com 
> 
> --- On Tue, 5/6/08, Setio Koesoemo <setio.koesoemo@ ...> wrote:
> 
> > From: Setio Koesoemo <setio.koesoemo@ ...>
> > Subject: RE: [Saksi] Stop Kenaikan Harga BBM dan Kekeliruan
Subsidi Langsung
> > To: [EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED]
> > Date: Tuesday, May 6, 2008, 1:42 AM
> > IMO, membandingkan air dan BBM kurang klop (nggak apple to
> > apple), BBM itu terbatas tidak seperti air. Selain itu
> > menjadikan BBM free atau murah hanya akan menciptakan
> > perilaku/budaya boros. Dgn membayar maka akan muncul
> > kesadaran bahwa barang yg dipakai ini berharga & harus
> > dimanfaatkan dgn effisien, juga dapat mencegah dari
> > tindakan menghambur2kan.
> > 
> > Ok, kita asumsikan ada muslim yg kaya yg mampu membeli
> > sumur2 tsb, diolah sendiri dan di sedekahkan untuk rakyat
> > tanpa mengambil sepeser pun imbalan. Lalu apakah ini
> > menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah lain? 
> > Ada kemungkinan supply yg besar untuk dlm negeri tsb akan
> > terus habis berapa pun jumlahnya yg di guyur kerakyat, krn
> > kebanyakan orang kurang menghargai barang yg didapat dgn
> > gratis/murah. Kemungkinan lain adalah muncul upaya
> > mendapatkan sebanyak mungkin barang gratis/murah tsb untuk
> > dijual keluar negeri dgn berharap keuntungan yg besar. 
> > Dua kemungkinan tsb akan segera mengeringkan sumur2 tsb
> > tanpa hasil yg optimal. Setelah itu...kita harus import dgn
> > harga yg tinggi.
> > 
> > Itu sekedar opini pribadi, kalau ada logika yg salah mohon
> > dikoreksi.
> > 
> > -----Original Message-----
> > A Nizami
> > 
> > Kalau pun ada akan saya kutipkan satu kisah di mana ketika
> > Yahudi memperdagangkan air, Usman justru membelinya dan
> > dibagikan gratis atas permohonan Nabi ke ummat Islam. Tidak
> > dipikirkan lagi apakah "investasi" akan kembali
> > atau tidak.
> > 
> > Itulah ajaran Islam. Hendaknya jangan ada orang yang
> > beragama Islam, tapi pahamnya justru paham yahudi. Hal2
> > yang jadi kebutuhan rakyat justru diperdagangkan dengan
> > harga setinggi-tingginya. Mana yang kita ikuti: Nabi atau
> > kaum Yahudi?
> > 
> > http://media. isnet.org/ islam/Etc/ Utsman.html 
> > Sifat Dermawan Yang Tinggi
> > 
> > Ketika kaum muslimin hijrah dari Mekah ke Madinah, mereka
> > dihadapkan pada masalah air. Sedangkan disana ada sumur
> > tapi milik orang yahudi dan sengaja diperdagangkan.
> > Rasulullah SAW kemudian berharap ada sahabat yang mau
> > membeli sumur itu. Mendengar itu Utsman datang ketempat
> > orang Yahudi dan membeli separuh sumur itu dengan sehari
> > untuk hak muslim, sehari lagi untuk hak Yahudi dengan harga
> > 12.000 dirham. Pada giliran hak Utsman, maka umat muslim
> > mengambil air sebanyak-banyaknya yang cukup untuk 2 hari.
> > Hal itu menyebabkan orang Yahudi merasa sangat rugi karena
> > tidak ada lagi yang membeli airnya, maka akhirnya dijual
> > haknya kepada Utsman sebesar 8.000 dirham.
> 
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile. yahoo.com/ ;_ylt=Ahu06i62sR 8HDtDypao8Wcj9tA cJ 
> 
> 
> 
> 
> 
> Wassalam, 
> Ahmad
> 
> ------------ --------- --------- ---
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. 
Try it now.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>





Wassalam, 
Ahmad

------------ --------- --------- ---
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

 


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke