Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

 KATA KERJA 
(AL-FI'IL)<http://www.adanipermana.co.cc/belajarAQ/BAB_III/bab3.html>
I.
Bentuk dasar (Tsulatsiy)

Kebanyakan kata kerja dalam bahasa Arab terdiri dari tiga huruf yang
merupakan akarnya. Tidak huruf tersebut adalah konsonan. Maka dari itu, akar
kata kerja *fataha *membuka terdiri atas tiga konsonan .

Akar kata kerja (kataba) = *menulis* adalah tiga konsonan , Akar kata *
nashara* = menolong adalah tiga konsonan . Jadi *kataba* berarti dia
(laki-laki) menulis atau telah menulis.

Contoh : artinya Zaid menulis atau zaid telah menulis.

Dalam kamus bahasa arab, semua kata berasal dari bentuk akar. Maka kita akan
menjumpai bahwa kata /*miftah *= *kunci *atau pembuka berasal dari kata
kerja yang arti dasarnya adalah membuka. II. Morfem / Fa 'ain lam


   1.

   Untuk menyatakan pola kata kerja, ahli tata bahasa menggunakan konsonan
   kata kerja /*fa'ala *= *berbuat/mengerjakan. *Huruf Fa menggambarkan akar
   pertama, 'ain akar kedua dan lam akar ketiga.
   2.

   Pada kata kerja sederhana berhuruf tiga, akar pertama/awal dan akar
   /akhir berharakat *fathah, *sedang akar kedua/tengah boleh berharakat
   fathah (a) atau kasrah (i) atau dhommah (u). Jadi kata kerja bisa
   dikembangkan seperti berikut:


   -

   = Fa'ala yan artinya berbuat/mengerjakan
   -

   = Fa'ila yang artinya dilakukan
   -

   = Fa'ula yang artinya melakukan

III. Pembagian Kata Kerja (fi'il) menurut waktunya

Pembagian utama kata kerja dalam bahasa Arab ada dua macam, yaitu: perfektum
(madhiy) dan imperfektum (mudhari'). *Fi'il madhiy* menerangkan sesuatu yang
telah selesai (past tense), sering dihubungkan dengan kejadian masa lampau,
sedangakan *Fi'il Mudhari'i* menerengkan perbuatan yang belum selesai,
sering dihubungkan dengan kejadian masa kini dan mendatang (present tense
and futur tense)

Perubahan bentuk kata kerja dalam bahasa Arab dimulai dari orang ketiga, dan
urutan perubahan bentuk orang ketiga adalah orang ketiga, kedua dan pertama.

Kata kerja bahasa Arab juga memiliki bentuk ganda untuk orang kedua dan
ketiga. (lihat Bab
I<http://www.adanipermana.co.cc/belajarAQ/Bab%20I/kata_bilangan.htm>),
sedangkan orang pertama tidak memiliki bentuk ganda.

InsyaAllah bersambung...

Ditulis Oleh A Dani Permana <http://www.adanipermana.co.cc/>, Belajar Bahasa
Al Qur'an <http://www.adanipermana.co.cc/belajarAQ/home.html>, Kata
Kerja/Fi'il <http://www.adanipermana.co.cc/belajarAQ/BAB_III/bab3.html>  pada
June 04, 2008 08:48:32 PM

-- 
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

A Dani Permana
www.adanipermana.co.cc
www.computer-knowledge.biz


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke