Perang Ideologi Benar-benar Terjadi 

Samuel Huntington pernah memprediksi bahwa setelah hancurnya Sosialis Komunis 
dengan ditandai hancurnya negara Soviet maka musuh satu-satunya yang berbahaya 
bagi Kapitalisme adalah Islam Ideologis.Sejak itu pula kebijkan Amerika sangat 
agresif memberangus gerakan-gerakan Islam dengan tuduhan Teroris dan 
Fundamentalis.
Untuk meredam gerakan Islam ini, Negara-negar Kapitalisme pun telah menyiapkan 
anak-anak didikannya yang berasal dari negeri Islam dengan memberikan bantuan 
pendidikan dan uang demi menangkal Islam.
Maka, tidak bisa ditolak perang ideologi pun terjadi antara ideologi Islam dan 
ideologi sekuler kapitalis yang sekarang dikenal dengan kelompok 
liberalis.Perang ini pasti akan berlangsung sampai kapan pun selama ada 
pengemban ideologi tersebut.
AKKBB (Sekuler Liberal) Vs Gerakan Islam
Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan merupakan kelompok 
sekuler yang menggerakkan opini penentangan terhadap Islam dan sengaja 
membenturkan antara kelompok Islam. Dengan sengaja "menyerang" pemikiran Islam 
atas nama kebebasan. Mereka sering membela kelompok-kelompok yang menghina 
Islam seperti ahmadiyah.
Ahad, 1 juni 2008, AKKBB sengaja membuat opini dengan memanfaatkan momentum 
lahirnya Pancasila guna membela Ahmadiyah. Aksi ini sudah direncanakan 
jauh-jauh hari, bahkan mereka dengan sengaja pula memuat iklan Petisi "Mari 
Selamatkan Indonesia Kita", iklan provokatif tersebut membuat sebagian elemen 
Islam emosi. Maka terjadilah bentrokan antara Laskar pembela Islam dan AKKBB di 
monas pada ahad (1/6) sekitar jam 13.00. Laskar Pembela Islam membubarkan aksi 
tersebut karena memandang sebagai sebuah penantangan terhadap Islam secara 
terbuka. AKKBB sengaja membuat opini tentang pembelaan terhadap ahmadiyah yang 
nyata-nyata sudah divonis sesat oleh MUI,Bakorpakem, dan dilarang berkembang 
dis eluruh negeri kaum muslimin.
Apa dibalik pembelaan AKKBB terhadap Ahmadiyah?
Anehnya, di dalam AKKBB terdapat elemen-elemen non Islam yang gigih membela 
Ahmadiyah. Padahal jelas sekali persoalan ini adalah persoalan internal ummat 
Islam.Kebebasan yang diagung-agungkan oleh AKKBB adalah kebebasan yang 
kebablasan. Bukan hanya berpendapat tetapi kebebasan menghina. Bagi ummat Islam 
masalah ahmadiyah merupakan salah satu masalah hidup dan mati, kenapa? Karena 
keyakinan dalam ahmadiyah bisa mengeluarkan seorang muslim menjadi murtad yaitu 
mengakui Mirza Ghulam Ahmad Al Kadzab sebagai nabi. Di dalam Islam telah jelas 
sekali bahwa orang murtad jika dalam 3 hari tidak bertaubat maka terkena 
hukuman mati. Inilah mengapa ummat Islam menjadikan masalah Ahmadiyah adalah 
masalah yang sangat penting. Bisa dibayangkan jika anak-anak kaum muslimin 
banyak yang murtad?
Kebebasan yang diperjuangkan bukanlah kebebasan menjalankan agama tetapi 
kebebasan menghina agama Islam. Jadi wajarlah, jika ummat Islam memberikan 
perlawanan.Seandainya yang menjadi korban adalah ummat Islam, AKKBB cs tidak 
akan penah bersuara lantang untuk membela sebagamana yang terjadi di Ambon atau 
Palu.
Inilah perang ideologi, jadi kita mesti berhati-hati agar tidak mudah diadu 
domba antara sesama muslim yang berpegang teguh terhadap Qur'an dan 
Sunnah.Musuh kita satma yaitu sekuler Kapitalisme yang terbukti mensengsarakan 
dan Sosialis Komunisme. Dan sangat disayangkan pengadu-pengadu domba itu 
sekarang bukanlah penjajah Belanda atau Barat tetapi anak didik-anak didik 
BaratĀ  yang KTP nya juga Islam.
Waspadalah...
Ummat Islam Bersatu Tak Akan Dikalahkan
TerusMaju Berjuang Demi Ideologi Islam 

Sumber: Berpolitik.comĀ 



      

Kirim email ke