Ah...banser, kumpulan preman tak terdidik. Kalau mereka di suruh gus dur(jana) ke palestine untuk membantu Israel membunuh anak-anak palestine mereka juga pasti berangkat. gd dan pengikutnya dikuasai setan memang, lain sekali dengan NU nya Pak Muzadi.
2008/6/11 A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>: > Ketika ratusan ulama dibantai di Jawa Timur tahun 1998 dengan tuduhan > "Dukun Santet" oleh para ninja yang hingga kini belum tertangkap, kemana > saja 8000 banser NU yang katanya kebal itu? Kemana Gus Dur waktu itu? > > Kenapa mereka tidak berusaha mencegah kekerasan/pembunuhan thd para ulama? > Kenapa justru FPI yang maju membela? > > Yang cuma lecet2 dan tak ada korban jiwa dibela2. Tapi thd ratusan ulama > yang jelas2 dibunuh diam saja. > > http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_aksi_Front_Pembela_Islam > Tahun 1998 > > * 14 Oktober-18 Oktober Badan Pencara Fakta DPP-FPI mengadakan investigasi > kasus penteroran, pembantaian dan pembunuhan para Ulama, Kyai, Ustadz, dan > beberapa Guru Ngaji dengan dalih Dukun Santet di beberapa wilayah di Jawa > Timur antara lain di Demak, Pasuruan, Jember, Purbalingga, dan Banyuwangi > yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein > Syihab. > * 21 Oktober > o DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap dan Seruan tentang hasil kerja > Badan Pencari Fakta DPP-FPI dari tanggal 14-18 Oktober 1998 > o Berbarengan dengan hal tersebut di atas DPP-FPI menyampaikan Pernyatan > Sikap dan Seruannya kepada Presiden Republik Indonesia tentang Kasus Ninja > > === > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari > Telkomsel > Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau > http://syiarislam.wordpress.com > > --- On Tue, 6/10/08, saidi <[EMAIL PROTECTED] <saidi%40intraco.co.id>> > wrote: > > > From: saidi <[EMAIL PROTECTED] <saidi%40intraco.co.id>> > > Subject: Re: [Saksi] 8.000 Banser Diisi Ilmu Kebal > > To: [EMAIL PROTECTED] <saksi%40groups.syahid.com> > > Cc: [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com> > > Date: Tuesday, June 10, 2008, 3:03 AM > > Kita bukan mau mencari lawan. Tapi kalau ada lawan, pantang > > bagi kita untuk lari, > > > > Apakah lawan mereka saudara mereka sendiri ? Bukannya orang > > kafir yang mengadu domba mereka ? > > > > ----- Original Message ----- > > From: abu mujahid > > To: [EMAIL PROTECTED] <saksi%40groups.syahid.com> > > Cc: [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com> > > Sent: Saturday, June 07, 2008 8:46 AM > > Subject: [Saksi] 8.000 Banser Diisi Ilmu Kebal > > > > > > 8.000 Banser Diisi Ilmu Kebal > > > > SURABAYA, KAMIS- Memanasnya suhu politik di Jakarta > > merembet juga ke Jawa Timur. Para anggota Barisan Ansor > > Serbaguna (Banser) menyatakan siap diterjunkan guna > > mencegah terulangnya anarkisme pascainsiden kekerasan di > > Monas, Jakarta, 1 Juni lalu. > > > > Bahkan, untuk kesiapsiagaan, Banser Mojokerto telah > > mengisi sejumlah anggotanya dengan ilmu kekebalan tubuh. > > Diharapkan, anggota Banser yang akan diisi ilmu kebal itu > > mencapai 8.000 orang di Mojokerto. Banser merupakan satuan > > tugas (satgas) di bawah organisasi Gerakan Pemuda (GP) > > Ansor. > > > > "Ini bukan untuk sombong-sombongan, tapi kami ingin > > menegakkan kebenaran. Kami hanya ingin mengingatkan > > orang-orang FPI untuk tidak meneruskan cara-cara > > kekerasan," kata Heri Ernawan, Ketua Pengurus Cabang > > (PC) GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/6). > > > > FPI yang dimaksud Heri adalah Front Pembela Islam, yang > > diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap anggota > > Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan > > Berkeyakinan (AKKBB) di Monas, Minggu (1/6) lalu. Dalam > > insiden tersebut, sejumlah pendukung AKKBB mengalami > > luka-luka, termasuk di antaranya tokoh NU. GP Ansor sendiri > > adalah sebuah badan mandiri di bawah NU. > > > > Pengisian ilmu kekebalan itu mulai digelar kemarin siang > > di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten > > Mojokerto. Pengisian ilmu kebal ini, kata Heri, akan > > dilanjutkan hingga mencakup seluruh anggota Banser di > > setiap kecamatan di Kabupaten Mojokerto. "Tujuannya, > > jika sewaktu-waktu ada instruksi dari Banser pusat, maka > > Mojokerto sudah siap mengirimkan personelnya yang telah > > mendapat ilmu kekebalan," kata dia. > > > > Pengisian ilmu kekebalan tubuh itu dilakukan di sebuah > > mushala, dipandu H Muhammad Ilyas dan Mbah Suwarno. Mereka > > selama ini dikenal ahli mengisi ilmu kekebalan bagi anggota > > Banser Mojokerto. "Islam melarang orang bersikap > > sombong, tapi kalau ada orang lain sombong kepada kita maka > > kita tidak boleh hanya diam. Kita bukan mau mencari lawan. > > Tapi kalau ada lawan, pantang bagi kita untuk lari," > > ujar Muhammad Ilyas saat memberi wejangan kepada anggota > > Benser yang akan diisi ilmu kekebalan tubuh. > > > > Prosesi pengisian ilmu kebal diawali dengan wudu dan > > dilanjutkan dengan menulis rajah (berupa huruf Arab) di > > punggung masing-masing anggota Banser yang akan diisi. > > Untuk tahap pertama kemarin, anggota Banser yang diisi > > sebanyak 12 orang. Setelah diberi air putih dan bacaan doa, > > dalam sekejap tubuh mereka kebal. Ini dibuktikan dengan > > tubuh mereka yang tidak mempan ketika ditusuk dengan jarum. > > Meski hanya dengan jarum, menurut Mbah Suwarno, mereka > > sebetulnya mempan dibacok dengan senjata tajam jenis apa > > pun. "Insya Allah ini juga bisa dipakai untuk > > melindungi diri dari gangguan musuh dalam bentuk apa pun, > > termasuk untuk menangkal teluh (santet)," tutur Mbah > > Suwarno. > > > > source : http://www.kompas.com > > > > > > > > > > > > ---------------------------------------------------------- > > > > > > _______________________________________________ > > Saksi mailing list > > [EMAIL PROTECTED] <Saksi%40groups.syahid.com> > > > > > http://178660.ds.nac.net/mailman/listinfo/saksi_groups.syahid.com_______________________________________________ > > Saksi mailing list > > [EMAIL PROTECTED] <Saksi%40groups.syahid.com> > > http://178660.ds.nac.net/mailman/listinfo/saksi_groups.syahid.com > > > -- OK TAUFIK [Non-text portions of this message have been removed]

