Wa'allaikumsalam Warahmatullahi Wabarahkaatuh Babarapa tahun yang lalau, malah saat Afganistan masih berperang di Masjid kawasan Industri Pulogadung juga kedatangan orang - orang serupa. Tapi anehnya mereka sudah fasih berbahasa Indonesia. Saya berfikir perawakan sich arab dan gagah , terus kenapa mereka malah kabur saat negaranya diserang kaum kafir dan malah menjadi peminta - minta. Yang lucu sangat fasih bahasa Indonesia. jadi terus terang saya curiga.
Beberapa jemaah masjid berbisik - bisik " aneh ajuh amat mereka ngungsi sampai Indonesia terus naik apa yaa, kalau naik pesawat pasti mahal kalau mampu bayar pesawat harusnya bukan minta sumbangan donk, kita saja seumur - umur belum pernah injak bandara apalagi naik pesawat , lagian ngomong Indonesianya faseh banget " Wal hasil banyak yang nggak tertarik untuk menyumbang. Wassalam Mailto : [EMAIL PROTECTED] http://www.schott.com __________________ Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hari Jum'at, 9 Jumadil Akhir 1429 H atau 13 Juni 2008, di masjid kantor saya kedatangan tamu. Ia mengaku sebagai pengungsi dari Afganistan. Maksud kedatanganya untuk minta sumbangan karena ia adalah pengungsi atau korban perang di Afganistan. Bukannya curiga, tapi saya jadi berpikir, jauh amat ia dari Afganistan datang ke Indonesia untuk minta sumbangan ke masjid. Kira-kira ini benar apa tidak ya ? Atau ada anggota mejelis milis Syiar Islam yang pernah menemui pengalaman serupa ? Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh [Non-text portions of this message have been removed]

