Asw,
Saya baru baru ini berkonsultasi dengan seorang pakar bioenergi yang
juga pakar hipnotis. Beliau mengajarkan beberapa jurus sebelum saya akan
dihipnotis. Sampai saya posting ini, saya baru diajari beberapa jurus,
namun belum sampai tahap hipnoterapi. Saya kaget ketika membaca
deskripsi sebuah milis yang bunyinya: "Terapi Ruqyah sangat ditakuti
bagi orang yang punya tenaga dalam, reiki, prana, bioenergi, ..". Saya
jadi mengurungkan niat untuk berurusan dengan pakar tersebut. Yang ingin
saya tanyakan:
1. Apa yang mendasari teori bahwa terapi ruqyah sangat ditakuti pakar
bioenergi?
2. Apa hipnoterapi itu dibenarkan dalam Islam?
3. Jika tidak, apa ada amalan dalam Islam (misal shalat) yang bisa
menggantikan esensi hipnoterapi? (mengingat praktek hipnoterapi
dilakukan pada saat yang dihipnotis dalam kesadaran titik nol, dan saya
belum menemukan amalan dalam Islam yang dilakukan pada saat kesadaran
titik nol)

PS: untuk informasi, dalam hipnoterapi, yang dihipnotis diberi sugesti
sugesti positif pada saat kesadaran titik nol, hipnoterapi bisa
menghilangkan fobia, trauma, dll. Beberapa link berkata bahwa
"Hipnoterapi sama sekali tidak mengandung unsur syirik". informasi lebih
lanjut bisa klik link berikut
http://klinikservo.wordpress.com/2007/02/28/hipnotis-negatif-dan-hipnoti\
s-positif/
<http://klinikservo.wordpress.com/2007/02/28/hipnotis-negatif-dan-hipnot\
is-positif/>
dan
http://id.wikipedia.org/wiki/Hipnotis
<http://id.wikipedia.org/wiki/Hipnotis>

Saya selalu menunggu balasan. Oh iya, saya minta dasar dalilnya juga
kalau ada.
Terima Kasih.
Wass.



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke