mohon penjelasan:

apakah yang dimaksud dengan air kencing itu air kencingnya sendiri ? gimana 
dengan air kencing bayi? kadang ada ibu yang sedang punya anak kecil/bayi yang 
pipisnya belom teratur yang bisa sewaktu-waktu pipis di celana(tidak pakai 
diapers) dan mengenai ibunya atau yang menggendongnya. apakah harus 
mandi/bersuci setiap habis kena pipis? atau mungkin ada keringanan mengenai hal 
ini.

terimakasih atas penjelasannya.

--- On Fri, 9/5/08, Teguh Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Teguh Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [syiar-islam] Air Kencing : Penyebab kebanyakan siksa kubur.
To: [email protected]
Date: Friday, September 5, 2008, 12:00 AM










    
            Ibnu Abbas ra mengisahkan bahwa suatu hari Rasulullah saw melintasi

dua makam, lalu beliau berkata, "Sesungguhnya mereka berdua sedang

disiksa, mereka bedua disiksa bukan disebabkan melakukan dosa besar.

Salah satu dari mereka disiksa karena tidak sampai bersih saat bersuci

dari buang air kecil."

Seorang perempuan Yahudi mendatangi Aisyah seraya berkata,

"Sesungguhnya azab kubur itu disebabkan air kencing." Mendengar

perkataannya, Aisyah berkata, "Engkau bohong." Perempuan Yahudi itu

menjelaskan, "Karena air kencing itu mengenai kulit dan pakaian."

Kemudian Rasulullah saw keluar untuk mengerjakan shalat, sedangkan

suara kami semakin keras terdengar (karena ribut). Mendengar keributan

ini Rasulullah saw bertanya, "Ada apa ini?" Aisyah pun meceritakan

kepadanya apa yang telah dikatakan oleh perempuan Yahudi tadi, setelah

itu Rasulullah saw bersabda, "Dia memang benar."

Abdurrahman bin Hasaah mendengar Rasulullah saw bertanya, "Tahukah

kalian apa yang telah menimpa salah seorang Bani Israil? Dulu, saat

mereka terkena air kencing, mereka segera membersihkannya dengan

memotong pakaian yang terkena cipratan air kencing tersebut. Melihat

perbuatan ini, orang itu melarang mereka, maka dia pun diadzab dalam

kuburnya.

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Abu Huraihah ra secara mauquf,

Rasulullah saw bersabda, " Kebanyakan siksa kubur itu disebabkan air

kencing."



Pada suatu malam Abdullah bin Umar pergi ke rumah seorang perempuan

tua yang di samping rumahnya terdapat pemakaman. Lalu dia mendengar

suara lirih yang berkata, "Kencing, apa itu kencing? Gayung, apa itu

gayung?" Abdullah bin Umar pun berkata, "Celaka, apa yang terjadi?"

Perempuan tua itu menjawab, "Itu adalah suara suamiku yang tidak

pernah bersuci dari buang air kecil." Mendengar penjelasan tersebut,

Abdullah bin Umar berkata, "Celakalah dia! Unta saja alau kencing

bersuci, tapi dia malah tidak peduli." Perempuan tua itu kembali

menuturkan kisah suaminya : Ketika suamiku sedang duduk, ada seorang

lelaki mendatanginya seraya berkata, "Berilah aku minum, aku sangat

haus." Suamiku malah berkata, "Engkau membawa gayung sedangkan gayung

kami tergantung." Orang itu berkata, "Wahai tuan, berilah aku minum,

aku hampir mati kehausan." Suamiku berkata, "Engkau membawa gayung."

Akhirnya lelaki yang meminta air untuk minum itu meninggal dunia.

Setelah itu, suamiku juga meninggal dunia. Namun sejak hari pertama

dia meniggal dunia, seringkali terdengar suara suamiku dari arah

pemakaman, "Kencing, apa itu kencing? Gayung, apa itu gayung?"



* Nauzubillah min dzalik, ternyata perkara kecil saja bisa menyebabkan

kita mendapat siksa kubur ya? Banyak orang memandang remeh bersuci

setelah buang air kecil (kurang bersih bahkan tidak bersuci sama

sekali), padahal hal yang remeh itu bisa menjadi malapetaka ketika

kita masuk pada Alam Barzakh.



"Ya Allah, lindungi kami semua dari siksa neraka, siksa kubur, fitnah

dunia & alam barzakh, serta fitnah yang ditimbulkan oleh dajjal, amin."




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke