Kontroversi RUU Pornografi
Depag: Tidak Ada Dominasi Kelompok Tertentu
*Chairina Fatia* - detikNews

**
*Jakarta* - RUU Pornografi yang mengundang kontroversi itu merupakan produk
kesepakatan bersama sebagian besar masyarakat. Di dalamnya tidak terkandung
dominasi kelompok tertentu, baik itu kelompok agama, budaya, aliran, maupun
adat istiadat.

"UU pornografi adalah kesepakatan bersama dari seluruh elemen bangsa. Dalam
kesepakatan itu, memang tidak seratus persen dinyatakan iya, tapi paling
tidak dikatakan oleh sebagian besar. Jadi tidak ada dominasi kelompok
tertentu," kata Sekjen Departemen Agama Bachrul Hayat.

Hal itu dikatakannya dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama wartawan
di Kantor Depag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2008).

"Posisi undang-undang bukan mengaitkan dengan satu agama, satu budaya,
aliran atau adat istiadat tertentu," imbuhnya.

Menurut Bachrul, RUU Pornografi sudah mengakomodasi prinsip-prinsip yang
seharusnya ada dalam pembuatan UU, seperti non-diskriminasi, keadilan,
pluralisme, dan menjunjung tinggi keragaman budaya.

"Itu jadi prinsip undang-undang. Kita memperhatikan aspek-aspek itu,"
tandasnya.

Selain itu, dari segi proses RUU ini juga sudah melalui  berbagai tahapan
yang panjang. Pemerintah menyiapkan RUU itu dalam jangka waktu yang cukup
lama disertai public sharing dengan berbagai kalangan masyarakat seperti
tokoh agama, ormas, organisasi keagamaan, budayawan, artis, dan kalangan
media baik cetak maupun elektronik.

"Atas itu lah kemudian pemerintah menyiapkan daftar inventarisasi masalah
(DIM) yang kemudian diserahkan ke DPR," terang Bachrul.

Karena itu, Bachrul meminta kepada masyrakat untuk lebih cermat dalam
melihat RUU ini. Dia juga meminta agar masyarakat membaca draft terakhir RUU
tersebut sehingga bisa lebih fokus dalam memahaminya.

"Saya berharap publik membaca draft terakhir yang diujikan sehingga lebih
fokus apa yang harus dipahami. Sekali lagi ini disepakati sebagai
kesepakatan bersama," pungkasnya.*(sho/rdf)*

-- 
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang
now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest
>> al-Ra'd [13]: 28


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke