Bismillahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Siapakah diantara manusia yang merugi ?
Allah Subhanahu wata'ala berfirman :" Yaitu, orang-orang yang melanggar
perjanjian Allah, sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang
diperintahkan untuk menghubunginya, dan membuat kerusakan dimuka bumi. Mereka
itulah orang-orang yang merugi"(Q.S Al Baqarah 27).
FirmanNya lagi :"Dan orang-orang yang merusak janji Allah, sesudah diikrarkan
dengan teguh, dan memutuskan apa-apa yang diperintahkan untuk dihubungkan, dan
mengadakan kerusakan dimuka bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan
dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk(jahannam).(Q.S Ar Ra'd 25)
Diriwayatkan dari Imam Bukhari, dalam kitabnya Adabul Mufrad(1:36), dan Al
baihaqi 6:220, dan dari sahabat Jubair bin Math'am,
Ia berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda :
"Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan silaturrahm".
Dari Abi Bukrah, Rasulullah bersabda :" Tidak ada dosa, yang paling disegerakan
hukumannya didunia, dan disimpan azabnya diakhirat , selain mereka yang
memutuskan hubungan silaturrahm".
Dalam riwayat lain, "Langit dunia ini sangat luas, kecuali untuk mereka yang
memutuskan hubungan silaturrahm"
Dalam riwayat Al Baihaqi kitab su'bah iman juga, dari Abi Hurairah, Rasulullah
bersabda :" Tiap hari khamis malam Jum'at segala amalan akan dipersembahkan
kepada Allah Ta'ala, kecuali mereka yang memutuskan hubungan silaturrahm
Dalam riwayat Bukhari, kitab adabul mufrad (1:36), dari Abdullah bin'aufa,
Rasulullah bersabda : "Sesungguhnya Allah tidak akan menurunkan rahmatnya
kepada mereka yang memutuskan hubungan silaturrahm".
Dalam syarah (penjelasan) Imam Bukhari, Kitab fathul baari, Ibnu Hajar
menjelaskan, diriwayatkan dari Siti 'Aisyah, dari Rasulullah bersabda : "Barang
siapa yang ingin dimudahkan rezekinya, hendaklah ia menghubungkan silaturrahm,
baik dengan tetangga, dan baik akhlaqnya."(H.R Atturmidzi dan hadis ini
derajatnya Hadist Hasan).
Wassalamu'alaikum. Cairo 23 ramadhan 1429 H/2008 M, Rahima.
[Non-text portions of this message have been removed]