Bersegera Kepada Kebaikan Dan Menganjurkan Kepada Orang Yang Menuju
Kebaikan<http://adanipermana.blogspot.com/2008/10/bersegera-kepada-kebaikan-dan.html>

*Bab 10*

ÈÇÈ Ýí ÇáãÈÇÏÑÉ Åáì ÇáÎíÑÇÊ ¡ æÍËøó ãä ÊæÌøóå áÎíÑ

Úáì ÇáÅöÞÈÇá Úáíå ÈÇáÌÏøö ãä ÛíÑ ÊÑÏøóÏ

Bersegera Kepada Kebaikan Dan Menganjurkan Kepada Orang Yang Menuju Kebaikan
Supaya Menghadapinya Dengan Sungguh-sungguh Tanpa Keragu-raguan

Allah Ta'ala berfirman:

Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu
berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat).
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.* *(al-Baqarah: 148)

Allah Ta'ala berfirman pula:

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang
luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang
bertakwa*" *(ali-lmran: 133)

87 ÝÇáÃæøóá : Úóäú ÃÈí åÑíÑÉ ÑÖí Çááøóå Úäå Ãä ÑÓæáó Çááøóåö Õóáøì Çááåõ
Úóáóíúåö æÓóáøóã ÞÇá: « ÈÇÏöÑæÇ ÈÇáÃÚúãÇáö ÇáÕøóÇáöÍÉö ¡ ÝÓÊßæäõ ÝöÊóäñ
ßÞØóÚö Çááøóíáö ÇáúãõÙúáãö íõÕÈÍõ ÇáÑÌõáõ ãõÄãäÇð æíõãúÓöí ßÇÝÑÇð ¡ æíõãÓöí
ãõÄúãäÇð æíõÕÈÍõ ßÇÝÑÇð ¡ íÈíÚ Ïíäå ÈÚóÑóÖò ãä ÇáÏøõäúíÇ» ÑæÇå ãÓáã .

87. Pertama: Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah shalallahu 'alahi
wasallam bersabda:

"Bersegeralah engkau sekalian untuk melakukan amalan-amalan kebaikan sebelum
datangnya bermacam-macam fitnah yang diumpamakan sebagai potongan-potongan
dari malam yang gelap gulita."
[1]<http://attanzil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce-235/plugins/paste/blank.htm#_ftn1>Dipagi
hari seorang itu menjadi orang mu'min dan sore hari menjadi orang
kafir, ada lagi yang disore hari masih sebagai seorang mu'min, tetapi dipagi
hari telah menjadi seorang kafir. Orang itu menjual agamanya dengan harta
dari keduniaan." (Riwayat Muslim)

88 ÇáËøóÇäí: Úäú ÃÈí ÓöÑúæóÚóÉó ÈßÓÑö ÇáÓíä ÇáãåãáÉö æÝÊÍåÇ ÚõÞÈÉó Èäö
ÇáúÍÇÑöËö ÑÖí Çááøóå Úäå ÞÇá: ÕáíÊ æÑÇÁó ÇáäóÈíøö Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö
æÓóáøóã ÈÇáãÏöíäÉö ÇáúÚÕúÑó ¡ ÝÓáøóã Ëõãøó ÞóÇãó ãõÓúÑÚÇð ÝóÊóÎóØøóì ÑöÞóÇÈó
ÇáäøóÇÓö Åáì ÈÚÖ ÍõÌóÑö äÓÇÆöåö ¡ ÝóÝóÒÚó ÇáäøóÇÓ ãä ÓÑÚóÊåö ¡ ÝÎÑÌ Úóáíåãú
¡ ÝÑÃì Ãäøóåõãú ÞÏú ÚóÌö龂 ãäú ÓõÑúÚÊöå ¡ ÞÇáó : «ÐßÑÊ ÔíÆÇð ãä ÊÈúÑò
ÚäÏóäÇ ¡ ÝßÑöåúÊõ Ãä íÍÈÓóäöí ¡ ÝÃãÑúÊõ ÈÞÓúãÊöå» ÑæÇå ÇáÈÎÇÑí .

æÝí ÑæÇíÉ áå: ßäúÊõ ÎáøóÝúÊõ Ýí ÇáúÈíÊö ÊöÈÑÇð ãä ÇáÕøóÏÞÉö ¡ ÝßÑöåúÊõ Ãäú
ÃõÈóíøöÊóå» . «ÇáÊøöÈúÑ» ÞØÚ ÐåÈò Ãæú ÝÖøóÉò .

88. Kedua: Dari Abu Sirwa'ah (dengan kasrahnya sin yang muhmalah dan boleh
pula dengan difathahkannya), yaitu 'Uqbah bin al-Harits r.a., ia berkata:
"Saya sholat di belakang Nabi shalallahu 'alahi wasallam di Madinah yakni
shalat 'ashar. Kemudian setelah salam lalu berdiri tergesa-gesa, kemudian
melangkahi pundak orang-orang banyak untuk menuju ke salah satu bilik
isterinya. Orang-orang banyak yang takut kerana melihat tergesa-gesanya
beliau itu. Selanjutnya Nabi shalallahu 'alahi wasallam keluar lagi menemui
sahabat-sahabatnya itu lalu mengetahui bahwa mereka itu benar-benar
terheran-heran karena tergesa-gesanya tadi. Beliau shalallahu 'alahi
wasallam lalu bersabda:

"Saya ingat pada sepotong emas yang ada di tempatku, maka saya tidak senang
kalau benda itu mengganggu pikiranku - untuk menghadap Allah Ta'ala. Oleh
sebab itu saya menyuruh supaya benda tadi di bagi-bagikan." (Riwayat
Bukhari)

Dan disebutkan dalam riwayat Imam Bukhari yang lain demikian: "Saya
meninggalkan di rumah sepotong emas dari hasil sedekah, maka saya tidak
senang kalau sampai menginapkannya."

*At-tibru, *artinya ialah potongan-potongan emas atau perak.

89 ÇáËøóÇáË: Úä ÌÇÈÑ ÑÖí Çááøóåõ Úäå ÞÇá: ÞÇá ÑÌáñ ááäÈíøö Õóáøì Çááåõ
Úóáóíúåö æÓóáøóã íæãó ÃõÍõÏò: ÃÑÃíÊó Åäú ÞõÊáÊõ ÝÃíäó ÃóäóÇ ¿ ÞÇá : «Ýí
ÇáúÌäøóÉö » ÝÃáúÞì ÊóãÑÇÊò ßäøó Ýí íóÏöåö ¡ Ëõãøó ÞÇÊá ÍÊøóì ÞõÊáó. ãÊÝÞñ
Úáíå .

89. Ketiga: Dari Jabir r.a., ia berkata: Ada seorang lelaki berkata kepada
Nabi shalallahu 'alahi wasallam pada hari perang Uhud: "Bagaimanakah
pendapat engkau jikalau saya terbunuh, di manakah tempatku?" Nabi shalallahu
'alahi wasallam bersabda: "Dalam syurga." Orang tersebut lalu melemparkan
beberapa buah kurma yang masih di tangannya kemudian berperang sehingga ia
dibunuh - mati syahid." (Muttafaq 'alaih)

90 ÇáÑÇÈÚ: Úä ÃÈí åõÑíÑÉó ÑÖí Çááøóåõ Úäå ÞÇá: ÌÇÁó ÑÌáñ Åáì ÇáäÈíøö Õóáøì
Çááåõ Úóáóíúåö æÓóáøóã¡ ÝÞÇá: íÇ ÑÓæáó Çááøóåö¡ Ãíøõ ÇáÕøóÏÞÉö ÃÚúÙãõ ÃÌúÑÇð
¿ ÞÇá: «Ãäú ÊóÕóÏøóÞó æÃäúÊ ÕÍíÍñ ÔóÍíÍñ ÊóÎúÔì ÇáúÝÞÑó¡ æÊÃúãõáõ ÇáúÛäì¡
æáÇ Êõãúåöáú ÍÊøóì ÅÐÇ ÈáóÛÊö ÇáúÍáõÞõæãó. ÞõáÊ: áÝõáÇäò ßÐÇ æáÝáÇäò ßóÐóÇ¡
æÞóÏú ßÇä áÝõáÇä » ãÊÝÞñ Úáíå .

« ÇáúÍáúÞõæã » : ãÌÑì ÇáäøóÝÓö . æ « ÇáúãÑíÁõ » : ãÌÑì ÇáØøóÚÇãö æÇáÔøóÑÇÈö
.

90. Keempat: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: "Ada seorang lelaki datang
kepada Nabi shalallahu 'alahi wasallam lalu berkata: "Ya Rasulullah, sedekah
manakah yang teragung pahalanya?" Beliau shalallahu 'alahi wasallam
bersabda:

"Yaitu jikalau engkau bersedekah, sedangkan engkau itu masih sehat dan
sebenarnya engkau sedang kikir [merasa sayang mengeluarkan sedekah itu],
kerana takut menjadi fakir dan engkau amat mengharap-harapkan untuk menjadi
kaya. Tetapi janganlah engkau menunda-nunda sehingga apabila nyawamu telah
sampai di kerongkong lalu berkata: "Untuk si Fulan itu, yang ini dan untuk
si Fulan ini, yang itu, sedangkan orang yang engkau maksudkan itu telah
memiliki apa yang hendak kau berikan." (Muttafaq 'alaih)

*Hulqum *adalah jalan pernafasan sedang *mari' *adalah jalan makan dan
minuman.

91 ÇáÎÇãÓ: Úä ÃäÓ ÑÖí Çááøóå Úäå ¡ Ãóäøó ÑÓæá Çááøóå Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö
æÓóáøóã ÃóÎÐó ÓíúÝÇð íæã ÃõÍÏò ÝÞóÇáó: « ãóäú íÃúÎõÐõ ãäøöí åóÐÇ ¿ ÝÈÓØõæÇ
ÃóíÏöíåõã ¡ ßõáøõ ÅäúÓÇäò ãäåãú íÞõæá : ÃóäÇ ÃóäÇ . ÞóÇáó: «Ýãäú íÃóÎõÐõåõ
ÈÍÞöå ¿ ÝóÃóÍúÌãö ÇáúÞæãõ ¡ ÝÞÇá ÃóÈõæ ÏÌÇäÉ ÑÖí Çááøóå Úäå : ÃóäÇ ÂÎõÐå
ÈÍÞøöåö ¡ ÝÃóÎóÐåõ ÝÝóáÞ Èöåö åóÇã ÇáúãõÔúÑößíäó». ÑæÇå ãÓáã .

91. Kelima: Dari Anas r.a. bahwasanya Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam
mengambil pedangnya pada hari perang Uhud, kemudian bersabda: "Siapakah yang
suka mengambil pedang ini daripadaku?" Orang-orang sama mengacungkan
tangannya masing-masing, yakni setiap orang dari sahabat-sahabat itu berbuat
demikian sambil berkata: "Saya, saya." Beliau berkata lagi: "Siapakah yang
dapat mengambilnya dengan menunaikan haknya?" Orang-orang semuanya berdiam
diri. Selanjutnya Abu Dujanah - namanya sendiri Simak bin Kharsah - berkata:
"Saya dapat mengambil pedang itu dengan menunaikan haknya." Pedang itu lalu
digunakan oleh Abu Dujanah untuk memenggal kepala-kepala kaum musyrikin."
(Riwayat Muslim)

92 ÇáÓøóÇÏÓ: Úä ÇáÒøõÈíúÑö Èäö ÚÏíøö ÞÇá: ÃóÊóíúäóÇ ÃóäÓ Èä ãÇáßò ÑÖí Çááøóå
Úäå ÝÔóßæúäÇ Åáíåö ãÇ äáúÞì ãä ÇáúÍóÌøóÇÌö. ÝÞÇá: «ÇÕúÈöÑæÇ ÝÅöäå áÇ íÃúÊí
ÒãÇäñ ÅáÇøó æÇáøóÐí ÈÚúÏå ÔóÑñ ãäå ÍÊøóì ÊáÞóæÇ ÑÈøóßõãú » ÓãÚÊõå ãäú
äÈíøößõãú Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö æÓóáøóã . ÑæÇå ÇáÈÎÇÑí .

92. Keenam: Dari Zubair bin 'adiy, ia berkata: "Kita semua mendatangi Anas
bin Malik r.a., kemudian kita mengadukan padanya perihal apa yang kita temui
dari perlakuan Hajjaj - seorang panglima dari dinasti Bani Umayyah dan ia
adalah seorang zalim, lalu Anas berkata: "Bersabarlah engkau sekalian, sebab
sesungguhnya saja tidaklah datang sesuatu zaman melainkan apa yang
sesudahnya itu tentu lebih buruk daripada zaman itu sendiri, demikian itu
sehingga engkau sekalian menemui Tuhanmu. Ucapan semacam ini pernah saya
dengar dari Nabimu sekalian shalallahu 'alahi wasallam (Riwayat Bukhari)

93 ÇáÓøóÇÈÚ: Úä ÃÈí åÑíÑÉ ÑÖí Çááøóå Úäå Ãóä ÑÓæá Çááøóå Õóáøì Çááåõ
Úóáóíúåö æÓóáøóã ÞÇá: « ÈÇÏÑæÇ ÈÇáÃóÚúãÇá ÓÈÚÇð¡ åá ÊóäÊóÙÑæäó ÅáÇøó ÝÞÑÇð
ãõäÓíÇð¡ Ãóæú Ûäíñ ãõØúÛíÇð¡ Ãóæú ãÑÖÇð ãõÝÓÏÇð¡ Ãóæ åÑãÇð ãõÝúäÏÇð Ãóæ
ãæÊÇð ãõÌåÒÇð Ãóæö ÇáÏøóÌøóÇá ÝÔÑøõ ÛóÇÆÈ íõäÊóÙÑ¡ Ãóæö ÇáÓøóÇÚÉ ÝÇáÓøóÇÚÉõ
ÃóÏúåì æÃóãÑ¡» ÑæÇå ÇáÊÑãÐí æÞÇá: ÍÏíËñ ÍÓä .

93. Ketujuh: Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah shalallahu 'alahi
wasallam bersabda: "Bersegeralah engkau sekalian melakukan amalan-amalan
-yang baik - sebelum datangnya tujuh macam perkara. Apakah engkau sekalian
menantikan - enggan melakukan dulu, melainkan setelah tibanya kefakiran yang
melalaikan, atau tibanya kekayaan yang menyebabkan kecurangan, atau tibanya
kesakitan yang merusakkan, atau tibanya usia tua yang menyebabkan
ucapan-ucapan yang tidak karuan lagi, atau tibanya kematian yang cepat -
lenyapnya segala hal, atau tibanya Dajjal, maka ia adalah seburuk-buruk
makhluk ghaib yang ditunggu, atau tibanya hari kiamat, maka hari kiamat itu
adalah lebih besar bencananya serta lebih pahit penanggunggannya."
Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis
hasan.

94 ÇáËÇãä: Úäå Ãóä ÑÓæáó Çááøóå Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö æÓóáøóã ÞÇá íæã ÎíúÈÑ:
«áÃÚØöíäøó åÐöåö ÇáÑÇíÉ ÑÌõáÇ íõÍÈøõ Çááøóå æÑÓõæáå¡ íÝÊóÍ Çááøóå Úóáóì
íÏíåö» ÞÇá ÚãÑ ÑÖí Çááøóåõ Úäå: ãÇ ÃóÍÈÈúÊ ÇáÅöãÇÑÉ ÅáÇøó íæãÆÐò ÝÊÓÇæÑúÊõ
áåóÇ ÑÌóÇÁó Ãóäú ÃõÏúÚì áåóÇ¡ ÝÏÚÇ ÑÓæá Çááøóå Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö æÓóáøóã
Úáíó Èä ÃÈí ØÇáÈ¡ ÑÖí Çááøóå Úäå¡ ÝÃóÚúØóÇå ÅöíøóÇåÇ¡ æÞÇáó: «ÇãÔ æáÇ
ÊáúÊóÝÊú ÍÊøóì íóÝÊÍ Çááøóå Úáíßó» ÝóÓÇÑ Úáíøñ ÔíÆÇð¡ Ëõãøó æÞÝ æáã íáúÊÝÊú¡
ÝÕÑÎ: íÇ ÑÓæá Çááøóå¡ Úáì ãÇÐóÇ ÃõÞÇÊá ÇáäøóÇÓ¿ ÞÇá: «ÞÇÊáúåõãú ÍÊøóì
íÔúå쾂 Ãóäú áÇ Åáå ÅáÇøó Çááøóå¡ æÃóäøó ãõÍãøóÏÇð ÑÓæá Çááøóå¡ ÝóÅöÐÇ ÝÚáæÇ
Ðáß ÝÞÏú ãäÚæÇ ãäúß ÏãÇÁóåõãú æÃóãæÇáåõãú ÅáÇøó ÈÍóÞøöåÇ¡ æÍöÓÇÈõåõãú Úáì
Çááøóåö» ÑæÇå ãÓáã

«ÝóÊóÓÇæÑúÊ» åæ ÈÇáÓøöíä ÇáãåãáÉ: Ãóíú æËÈÊ ãõÊØáøöÚÇð.

94. Kedelapan: Dari Abu Hurairah r.a. pula bahwasanya Rasulullah shalallahu
'alahi wasallam bersabda pada hari perang Khaibar:

"Niscayalah bendera ini akan kuberikan kepada seseorang lelaki yang
mencintai Allah dan RasulNya, Allah akan membebaskan - beberapa benteng
musuh - atas kedua tangannya." Umar r.a. berkata: "Saya tidak menginginkan
keimarahan -kepemimpinan di medan perang - melainkan pada hari itu belaka
kemudian saya bersikap untuk menonjolkan diri pada Nabi shalallahu 'alahi
wasallam dengan harapan agar saya dipanggil untuk memegang bendera itu.
Tiba-tiba Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam memanggil Ali bin Abu Thalib
r.a., lalu memberikan bendera tadi padanya dan beliau shalallahu 'alahi
wasallam bersabda: "Berjalanlah dan jangan menoleh-noleh lagi sehingga Allah
akan membebaskan - benteng-benteng musuh - atasmu." Ali berjalan beberapa
langkah kemudian berhenti dan tidak menoleh, kemudian berkata:

"Ya Rasulullah, atas dasar apakah saya akan memerangi para manusia?"
Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam menjawab:

"Perangilah mereka sehingga mereka akan bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan
Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah. Apabila orang itu telah
berbuat demikian, maka tercegahlah mereka itu daripadamu, baik darah dan
harta mereka, melainkan dengan haknya, sedang hisab mereka itu adalah
tergantung pada Allah." (Riwayat Muslim)

*Fatasaawartu, *dengan sin muhmalah (yakni sin tak bertitik dan bukan syin
yang bertitik tiga di atas), artinya: "Saya melompat ke muka untuk
menampakkan diri."

*Keterangan:*

Maksud dari Hadis di atas itu ialah bahwa yang diperintahkan oleh Rasulullah
shalallahu 'alahi wasallam kepada Sayidina Ali r.a. dan seluruh pasukannya
ialah memerangi manusia-manusia musyrik yakni yang menyembah selain Allah
atau yang tidak mempercayai adanya Allah serta keesaanNya dan tidak pula
mempercayai tentang diutusnya Nabi Muhammad shalallahu 'alahi wasallam
Tetapi apabila mereka suka mengikuti seruan agama Islam yang benar, sama
sekali tidak boleh diganggu, baik keselamatan jiwa atau pun harta mereka.

Namun demikian, manakala hak atau ketenEngkau agama Islam menghendaki, boleh
saja seseorang itu dibunuh, seperti orang yang sengaja membunuh orang lain.
Jadi sekalipun sudah masuk Islam wajib juga dibunuh sebagai qishash atau
balasan pembunuhannya. Demikian pula seperti dipotong tangan kerana mencuri
yang sudah mencapai batas untuk bolehnya dipotong atau pun diberi hukuman
pukul (didera) serta direjam, menurut ketenEngkaunya sendiri-sendiri, jika
melakukan perzinaan dan lain-lain lagi. Inilah yang dimaksudkan dengan sabda
Nabi shalallahu 'alahi wasallam

*"Kecuali dengan haknya."*

Mengenai hisab atau perhitungan amal perbuatan mereka adalah menjadi urusan
Allah Ta'ala sendiri.

Perlu dimaklumi bahwa golongan Ahlulkitab yakni kaum yang beragama Nasrani
atau Yahudi, tidak boleh secara langsung diperangi. Mereka diperbolehkan
memilih salah satu di antara dua hal yakni membayar pajak. Ini adalah
pilihan yang pertama. Jika mereka suka melaksanakan itu, mereka pun wajib
dilindungi keselamatan diri dan hartanya. Tetapi jikalau enggan, maka
pilihan kedua boleh dilaksanakan, yaitu boleh diperangi.

*Footnote:*
------------------------------
[1]<http://attanzil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce-235/plugins/paste/blank.htm#_ftnref1>Hadis
ini memberikan suatu isyarat bahwa pada akhir zaman nanti akan banyak
sekali terjadi berbagai macam fitnah dan datang secara beruntun-runtun.
Setiap satu macam fitnah telah lenyap, lalu disusul pula oleh fitnah yang
lainnya. Semoga kita dikaruniai keselamatan oleh Allah *Baca selengkapnya...
*<http://adanipermana.blogspot.com/2008/10/bersegera-kepada-kebaikan-dan.html>

*
*
http://adanipermana.co.cc/2008/08/30/bersegera-kepada-kebaikan-dan-menganjurkan-kepada-orang-yang-menuju-kebaikan/

Lihat terlampir dalam bentuk .pdf dan instalasi font Traditional Arabic ke
C:\WINDOWS\Fonts bagi yang belum memiliki font tersebut. Agar tulisan
arabnya terlihat baik dan rapih.

-- 
www.adanipermana.co.cc
www.space-it.blogspot.com
www.adanipermana.blogspot.com


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke