Forward dari milis tetangga.

 

Ada-ada saja.

Sekilas seperti main-main.  Tapi beberapa hari yang lalu saya melihat di
berita di TV ada yang berniat bunuh diri karena tidak menjadi caleg.  Kalau
tidak salah sekarang dia duduk sebagai anggota dewan.  Mohon maaf kalau
informasinya kurang valid, karena menontonnya sambil lalu.

 

 

 

Silakan kunjungi

www.pojok-rehat.blogspot.com

matur nuwun....

 

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Arif Hidayat
Sent: 21 October 2008 11:40
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [cikalmart] Bisnis Menarik Pasca Pemilu

 


Ditulis Oleh Administrator 
Senin, 20 Oktober 2008 21:24 

Jakarta, Sumbawanews.com.- Menjelang Pemilu tahun 2009 nanti bisnis atribut
partai begitu semarak, bahkan omset pemain bisnis atribut partai bisa
mencapai ribuan persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Namun saat
pemilu berakhir, masih adakah bisnis menarik terkait dengan pemilu dan
calegnya? ternyata masih ada.

Sebut saja H. Sahal yang selama ini berprofesi sebagai kontraktor lepas di
Sumbawa, jauh-jauh hari sudah merencanakan bisnis yang mungkin tidak
terpikirkan oleh orang lain terkait dengan mantan calon legislatif (caleg)
yang berkompetisi dalam pemilu nanti.

Dicontohkannya saat ini caleg yang terdaftar di KPUD Sumbawa sebanyak 742
orang dan yang bisa duduk sebagai anggota DPRD Sumbawa hanya sebanyak 42
sisanya sebanyak 702 orang kembali menjadi pengangguran.

Angka 702 orang ini terbilang pasar yang bagus jika paska pemilu nanti telah
didirikan rumah sakit jiwa. "Kemungkinan tingkat stress yang parah akan
berada di caleg urutan 1 atau 2 yang gagal menjadi anggota DPRD," jelas pak
Haji yang kadang-kadang vokal sebagai aktivis.

Jika saat ini ada 32 partai dengan 4 daerah pemilihan maka akan ada caleg
dengan nomor urut 1 dan 2 sebanyak 256 orang. Jika dari 256 orang ini 40
orang duduk sebagai anggota DPRD Sumbawa maka yang mengalami stress berat
216 orang.

Potensi 216 orang yang stress ini sangat layak untuk mendirikan rumah sakit
jiwa di Sumbawa karena saat ini di Sumbawa belum ada rumah sakit jika. 

"Lokasi terbaik untuk rumah sakit jiwa berada digedung SMKN 2 dan Karantina
Hewan Labu Badas Sumbawa," terang H. Sahal.

Namun dari dua lokasi tersebut karantina hewan labu Badas yang terbaik,
dengan berbagai faktor pendukungnya.

"Karantina Hewan sudah mempunyai mantri dan Dokter Hewan, tinggal mereka
diberdayakan untuk merawat pasien tersebut," tegas H. Sahal sambil
menekankan dirinya bersedia menjadi Kepala Rumah sakit tersebut.

Malah saat ini H. Sahal sudah berpikir untuk mengadakan pelelangan terkait
dengan fasilitas pendukung rumah sakit jiwa tersebut. Sebut saja kayu
pasung, H. Sahal berencana menggunakan kayu randu. "Kalau bisa dibuat
pelelangan dari sekarang, sehingga saat mantan caleg tersebut masuk rumah
sakit jiwa tinggal dipasung saja," Ujar H. sahal sambil tertawa lepas.

Nah....ada yang punya ide lain untuk menampung ribuan caleg diseluruh
Indonesia, yang potensi untuk menjadi gila terbuka lebar...siapa tahu PAS
(sn01)

http://www.sumbawanews.com/berita/utama/bisnis-menarik-pasca-pemilu.html


[Non-text portions of this message have been removed]

 


  ----------

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.549 / Virus Database: 270.8.2/1735 - Release Date: 20/10/2008 14:52


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke