---------- Forwarded message ----------
From: Roosdiana Ischak <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/10/25




Subject: FW: Bagi yg di Jakarta... Menelusuri Gusuran Bursa Buku Kwitang

Silahkan diteruskan (copy & paste) di blog/ milis Anda masing-masing.
Ayo dukung mereka! :)

Bagi yang tinggal di Jakarta...
Menelusuri Gusuran
Bursa Buku Kwitang

Thank you & regards,
Agung Ariwibowo
Kraft Foods - Indonesia
Graha INTI FAUZI 12th Floor
Jl. Buncit Raya No. 22 Jakarta 12510 - Indonesia Phone : (6221) 79198822
Ext. 203
Fax    : (6221) 79199922
e-mail : [EMAIL PROTECTED]






>>Sebagai pecinta buku bekas (bermutu) saya merasa kehilangan dengan
>>digusurnya pedagang buku Kwitang, Senen Jakarta Pusat. Di bekas lokasi

>>terpampang spanduk yang menginformasikan pedagang buku kwitang pidah
>>ke Bursa Buku Murah di lantai IV Proyek Senen tak jauh dari lokasi
>>gusuran. Saya pun menuju ke sana dan menjumpai para pedagang yang
>>mulai menggelar buku-buku dan majalah.
>>
>>Masih banyak yang belum buka mungkin karena ragu karena pengunjung
>>masih sepi. Harga buku nampaknya dibanting karena selama masa transisi

>>ini para pedagang perlu punya penghasilan untuk menghidupi asap dapur
>>di rumah. Pengunjung kebanyakan pelajar dan mahasiswa yang mencari
>>buku berharga miring dan buku-buku yang sukar dicari di toko buku.
>>
>>Rupanya tidak semua pedagang buku Kwitang pindah ke Proyek senen.
>>Sekitar 50 pedagang memilih pindah ke Mall Jakarta City Center (JaCC),

>>Jl. Waduk Melati Raya, lantai 3 A belakang Hotel Indonesia. Di Mall
>>JaCC ini, buku-buku dan majalah yang ditawarkan juga beraneka ragam
>>dan cukup menarik, harganya juga murah. Lokasinya sudah tentu lebih
>>nyaman ber AC pula. Mereka boleh berdagang dengan sewa kios yang
>>terjangkau yaitu Rp 300.000 untuk dua tahun. Lumayan murah, namun mana

>>pembelinya? Sama seperti di Proyek Senen lantai IV, pengunjung masih
>>sepi! Tinggallah menginformasikan agar para pencinta buku mengetahui
>>lokasi ke dua tempat baru ini.
>>
>>Di Mall memang telah terpampang spanduk besar Bursa Buku Murah tapi
>>pengunjung mall juga tak seberapa, sehingga yang mampir ke lantai 3A
>>dapat dihitung dengan jari. Padahal sekitar 50 pedagang menanti
>>pembeli. Seperti biasa Pemda DKI rupanya sudah merasa puas jika para
>>pedagang buku Kwitang sudah mendapatkan tempat penampungan, soal
>>sosialisasi rupanya bukan merupakan kepedulian mereka.
>>
>>Nah, apakah mereka bisa dapat bertahan dI lokasi baru jika masyarakat
>>belum mengetahui keberadaan lokasi baru mereka. Saya khawatir dalam
>>satu atau dua bulan lokasi ini akan bubar, bukan karena digusur tapi
>>para pedagangnya tak punya daya tahan karena sepinya pengunjung.
>>Mampukah mereka bertahan satu bulan tanpa penghasilan, sambil harus
>>terus menunggu pembeli? Kita mungkin dapat membantu menginfomasikan
>>keberadaan mereka dan para pencinta buku masih dapat memilih buku-buku

>>kesukaan mereka dengan harga yang terjangkau.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke