Setuju! Dari awal saya memang kurang yakin atas apa yang diperjuangakn 
oleh PDIP, PKB. Hati-hati!Secara NKRI masyarakatnya mayoritas beragama 
Muslim.Pertanyaan..."kenapa PDIP dan PKB mati2-an menolak RUU Pornografi 
mengikuti Partai yang jelas-jelas" ya ....tidak perlu saya sebutkan.
Maaf,
Wassalam,

yusuf rinaldy wrote:
> Sekali lagi umat Islam Indonesia dibukakan matanya oleh Allah Subhanahu 
> Wata'ala untuk melihat siapa kawan dan siapa lawan. Jangan sampai kita bisa 
> ditipu oleh rayuan-rayuan, apalagi menjelang pemilu. Lihatlah bagaimana 
> seorang Sultan Hamengkubuwono dan istrinya begitu bersemangat menolak RUU 
> Pornografi. Lihatlah saat banyak tokoh, artis, dan orang-orang terkenal 
> ramai-ramai menolak RUU Pornografi. Lihatlah PDIP bersekutu dengan PDS 
> mati-matian menolak RUU Pornografi. Maka janganlah terkecoh dengan bujuk rayu 
> mereka. Sesungguhnya sudah jelas bagi kita siapa lawan kita dan siapa kawan 
> kita. Siapa yang ingin Islam tegak dan siapa yang ingin Islam rusak....
>
> --- On Wed, 10/29/08, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [syiar-islam] RUU Pornografi: PDIP dan PDS Tetap Menolak
> To: "syiar-islam" <[email protected]>, "sabili" <[EMAIL 
> PROTECTED]>, "padhang-mbulan" <[EMAIL PROTECTED]>, "Saksi" <[EMAIL 
> PROTECTED]>, "pengajian-kantor" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Wednesday, October 29, 2008, 12:43 AM
>
>
>
>
>
>
> Assalamu'alaikum wr wb,
> Saya lihat ternyata keinginan HTI untuk mendirikan
> Khilafah Islam/Negara Islam ada benarnya. Tanpa itu,
> syariah Islam tidak akan tegak. Segala macam bentuk
> maksiat seperti pornografi akan merajalela.
>
> Buktinya PDIP dan PDS tetap menolak RUU Pornografi.
> Mereka tidak ingin pemerintah melarang pornografi.
> Bahkan orang yang mengaku Muslim seperti Sri Sultan
> Hamengkubuwono dan istrinya pun menolaknya.
>
> Padahal Allah tegas menyatakan:
>
> "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina
> itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan
> yang buruk." [Al Israa':32]
>
> Allah telah menjelaskan batas aurat (bagian tubuh yang
> terlarang untuk dilihat) bagi pria dan wanita.
>
> Bagi orang Islam, telanjang itu haram. Itu porno.
>
> Tapi bagi orang kafir dan sekuler itu bisa jadi bukan
> porno. Menurut mereka itu seni atau tradisi.
>
> Meski 80% anggota DPR sudah setuju dan menurut aturan
> demokrasi harusnya RUU Pornografi dapat disyahkan,
> namun tetap tidak bisa disyahkan karena keberatan 2
> partai tsb.
>
> Dalam hal2 maksiat sepertinya "Demokrasi" tidak bisa
> dijalankan.. .:)
>
> Tak heran jika Allah memerintahkan ummat Islam untuk
> masuk Islam secara kaffah.
>
> Mudah2an Allah SWT memberi kekuatan pada ummat Islam
> sehingga ummat Islam bisa mentaati perintah Allah dan
> menjauhi larangan Allah SWT sepenuhnya.
>
> Wassalam
>
> http://www.eramusli m.com/editorial/ mereka-tetap- menolak.htm
> Rabu, 29 Okt 2008 11:43
>
> Sampai terakhir dua fraksi PDIP dan PDS (Kristen)
> tetap menolak RUU Pornografi disyahkan menjadi
> undang-undang. PDIP dan PDS dengan tegas menolak
> sseluruh materi RUU Pornografi. Kedua fraksi itu tak
> melihat ada urgensinya disyahkannya RUU Pornografi.
> Pemerintah tak berhak membuat undang-undang yang dapat
> membatasi kebebasan dan hak asasi. Karena, berekspresi
> bagian hak asasi yang wajib dilindungi pemerintah.
>
> Padahal, sudah banyak yang merasa terancam dengan
> adanya berbagai bentuk pornografi dan pornoaksi, yang
> bagaikan senjata ‘perusak’ bagi masa depan
> kemanusiaan. Gejala penyimpangan sosial di masyarakat
> sudah sangat luas, dan sangat parah. Akibat dari
> pornografi dan pornoaksi. Pornografi sudah menjadi
> industri. Pornografi sudah menjai ideologi. Bukan saja
> mempunyai nilai ekonomis, tapi porno sudah menjadi
> ideologi.
>
> Porno juga sudah menjadi ‘agama’ baru di
> Indonesia, di mana aktivitas porno, tak boleh lagi
> dibatasi, seperti orang melakukan ibadah di masjid,
> gereja, dan pura. Terbukti dua partai politik, yang
> memiliki ideologi nasionalis dan agama (Kristen)
> dengan konsisten terus menolak adanya undang-undang
> yang dapat membatasi hak-hak dasar manusia.
>
> Mereka mungkin lebih senang manusia atau rakyat
> Indonesia berperilaku seperti binatang, bebas
> melakukan apa saja, termasuk dalam hal-hal yang sangat
> dilarang, seperti sek bebas. Melakukan hubungan sek
> tanpa adanya ikatan apa-apa. Memperlihatkan auratnya
> secara bebas di depan umum, tanpa batas. Karena, hal
> itu merupakan kebebasan berekspresi yang tak boleh
> dilarang. Tak perlu adanya larangan atau
> undang-undang. Inilah paradigma dari PDIP dan PDS,
> yang tak mau mengkompromikan pandangannya tentang RUU
> Pornografi.
>
> Esensinya dengan adanya sikap yang diambil PDIP dan
> PDS, tak ingin kehidupan ini berlangsung tertib,
> sesuai dengan kaidah-kaidah yang baku, yang secara
> sosiologis, masyarakat Indonesia, mayoritas penganut
> agama. Dengan adanya kebebasan sek dan berbagai bentuk
> ekspresi porno lainnya, tujuannya tak lain,
> menciptakan rakyat menjadi ‘longgar’ terhadap
> kehidupan agama. Tentu, yang paling menjadi target dan
> sasaran adalah penghancuran struktur keluarga.
>
> Mereka (PDIP dan PDS) tak ingin adanya keluarga yang
> harmoni dan utuh, disertai prinsip-prinsip agama.
> Karena, hanya agama yang mengatur kehidupan keluarga
> secara teratur, dan jelas. Masyarakat akan hidup
> teratur dan bahagia, selama masih memiliki ikatan
> agama yang kuat. Sebaliknya, sudah tidak lagi ada
> artinya sebuah keluarga, yang tidak memiliki ikatan
> agama yang kuat, dan keluarga itu akan hancur.
>
> Kehidupan seperti masyarakat Barat yang sudah tanpa
> ikatan agama. Dan, mereka mengalami kehancuran.
> Berbagai penyakit sosial telah menggerogoti kehidupan
> mereka. Desitegrasi keluarga menyebar luas. Banyak
> struktur keluarga yang tak jelas lagi. Banyak keluarga
> ‘single parent’, di mana seorang ibu yang
> mempunyai anak,tanpa bapak, dan seorang bapak yang
> mempunyai anak tanpa ibu.
>
> Bahkan, perkawinan juga tidak jelas, di mana struktur
> keluarga itu, akhirnya juga tidak jelas. Banyak
> kejadian, seorang anak mengawini ibunya sendiri,
> sebaliknya seorang banyak mengawini anaknya sendiri.
> Inilah yang mengakibatkan kehancuran keluarga.
> Kebebasan sek yang sekarang dipuja-puja di Barat,
> mengakibatkan di Negara-negara Barat, penduduknya
> terancam kepunahan. Mereka melakukan hubungan sek,
> tapi mereka tak mau mempunyai anak.
>
> Beberapa negara di Skandinavia, pertumbuhan
> penduduknya mengalami minus. Ada yang membuat
> prediksi, negara-negara Eropa, akan mengalami
> kepunahan penduduk. Banyak orang-orang tua. Sementara,
> anak-anak mudanya,jumlahnya semakin sedikit. Apakah
> mereka yang menolak RUU Pornograpi mempunyai scenario,
> ingin memunahkan penduduk Indonesia,yang sebagian
> besar adalah muslim?
>
> Di Papua, ada sebuah daerah, yang penduduknya terancam
> punah, sebagai akibat penyakit kotor (gonoroe), yang
> menyerang merka. Akibat, hubungan sek bebas, antara
> mereka denga wanita-wanita pelacur. Sekarang berapa
> jumlah penduduk Indonesia yang sudah terkena penyakit
> Aids? Mungkin Indonesia akan menjadi seperti negara
> –negara Afrika yang mengalami ancaman kepunahan,
> akibat wabah Aids. Ini tak lain akibat adanya sek
> bebas. Berapa banyak tempat-tempat pelacuran di
> seluruh wilayah Indonesia? Hotel, sebagian
> tempat-tempat itu, tak lain menjadi juga menjadi
> tempat pemuasan sek. Inilah ancaman yang riil bagi
> masa depan Indonesia.
>
> RUU Pornografi sebenarnya, sudah ‘ompong’, dan tak
> memiliki pengaruh apa-apa, dan hanya formalitas
> belaka. Tapi, itupun ditolak mati-matian oleh PDIP dan
> PDS. RUU Pornografi yang sudah disyahkan di Pansus,
> yang dihadhiri oleh wakil pemerintah, seperti Menag,
> Maftuh Basyuni, Menneg PP, Meutia Hatta, dan
> Menkoinfo, M.Nuh, rencananya akan disyahkan hari
> Kamis, 30 Oktober 2008, sebagai bagian akhir
> perjalanan yang sangat panjang, yang penuh liku.
>
> Apakah RUU Pornografi, yang akan menjadi Undang-undang
> itu, nantinya dapat menyelamatkan rakyat Indonesisa
> dari kehancuran moral mereka? Tidak ada jaminan.
> Rakyat harus memahami ancaman budaya sekuler dari
> Barat, yang sekarang menggerus kehidupan agama di
> Indonesia, sudah masuk ke dalam relung-relung
> keluarga. Dan, budaya Barat yang merusak itu dibela
> oleh PDIP dan PDS. Wallahu ‘alam.
>
> ===
> Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://www.media- islam.or. id
>
> Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
>
> Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
>
> Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
> Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com
>
> Environmental concern?
>
>  
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------------------------------
>
> ===
> Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
> Informasi lengkap di:
> http://www.media-islam.or.id
> http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>   


------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke