Kalo sudah ketahuan 'wakil rakyat' itu pencuri, koruptor, penzina, pemabok, 
penipu, pemadat, pelacur (artis)....hancur..hancur...ya jangan sampai dipilih! 
Demokrasi bukan dari Islam, tetapi pejuang muslim yg berusaha meruntuhkan 
demokrasi itu yg didoakan biar istiqomah. Wasilah dakwah akan berbeda-beda 
dengan tetap berstandart syariah Alloh. Ada yg menghancurkan demokrasi lewat 
opini publik,ada yg lewat dakwah dengan tangan atau fisik,ada yg lewat dzikir, 
atau ada yg langsung di parlement. Saya sangat setuju untuk tidak memilih 
demokrasi sebagai dasar negara dan harus diruntuhkan SEGERA! Wallahua'lam 
bishawab.
--- On Tue, 11/4/08, OK Taufik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: OK Taufik <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [syiar-islam] Re:Demokrasi vs Islam - Penjahat/Mafia Bisa jadi 
Wakil Rakyat/Pemimpin
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Date: Tuesday, November 4, 2008, 5:04 AM

itulah demokrasi, bagaimana bisa maju dan bermartabat negeri ini..kalau wakil 
yg dipilih saja..pencuri, koruptor, penzina, pemabok, penipu, pemadat, pelacur 
(artis)....hancur..hancur...karena demokrasi.


2008/11/4 Herlin Rahma <[EMAIL PROTECTED]>

















    
            Assalamu'alaikum wr. wb.



Saya setuju kalo Barat tidak akan tinggal diam dengan keberhasilan di golkannya 
RUU Pornografi. Saya juga mendo'akan semoga teman-teman muslim yg sedang 
berjuang memperjuangkan syariah ISlam di dalam DPR/MPR diberi 
kesabaran,kekuatan,dan istiqomah menghadapi serangan musuh-musuh Alloh yg 
berwujud 'Wakil Rakyat'. Karena pasti tidak mudah berjuang langsung berhadapan 
tiap hari dengan musuh-musuh ISlam yg terang-terangan. Umat Islam sedang 
sama-sama berjuang, dengan isjtihatnya masing-masing. Yang harus kita jaga 
selalu adalah PERSATUAN UMAT ISLAM untuk kejayaan diberlakukan SYARIAH ALLOH. 
InsyaAlloh...kita semua berniat mulia! Wallohua'lam bishawab...




[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke