DIALOG ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA DENGAN MALAIKAT, NABI ADAM ALAIHI SALLAM, DAN 
IBLIS LAKNATTULLAH.

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara, Adik-adik dan para pembaca artikel ini 
yang insya Allah dimuliakan dan dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT). 
Saya mengajak Anda untuk membaca kisah yang sangat menarik untuk dibaca yaitu: 
“Dialog langsung antara Allah SWT, Para Malaikat, Nabi Adam AS dan Iblis 
laknatullah”.

SEBELUM TERJADI PENCIPTAAN MANUSIA.
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan 
menciptakan manusia dari tanah". Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya 
dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan 
bersujud kepadanya". Qs 38:71,72

Diulanginya lagi dalam firman-Nya:
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya 
Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari 
lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan 
kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah 
kamu kepadanya dengan bersujud. Qs.Al Hijr (15): 28, 29  

SETELAH TERJADI CIPTAAN-NYA. (manusia)
PERINTAH ALLAH SWT KEPADA MALAIKAT DAN JIN UNTUK BERSUJUT KEPADA ADAM A.S
(28)-“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang 
sebaik-baiknya”.Qs.95: 4  

(35)- “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah”. 
Qs.90: 4  

Firman Allah SWT:              
Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan 
manusia dari tanah". Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan 
kepadanya ruh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud 
kepadanya". Lalu seluruh malaikat itu bersujud semuanya. kecuali iblis; dia 
menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir.Qs.38: 71, 
72, 73, 74

Diulanginya lagi dalam firman-Nya:
Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, 
kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam"; 
maka mereka pun bersujud kecuali iblis.  Dia tidak termasuk mereka yang 
bersujud. Qs.Al A’Raaf (7): 11

Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada 
Adam", maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang. Qs.20:116

Diulanginya lagi dalam firman-Nya:
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke 
dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. Maka 
bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan 
ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu.Qs.15: 29, 30, 31

Dipertegas lagi dalam firman-Nya:
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu 
kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan 
adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. Qs.2: 34


PERTANYAAN ALLAH SWT KPD IBLIS YANG MEMBANGKANG.
Allah SWT bertanya:
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang 
telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri 
ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?". Iblis 
berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, 
sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".Qs.Shaad (38): 75, 76

Diulanginya lagi pertanyaan-Nya: 
Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di 
waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau 
ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". Qs.Al A’Raaf 
(7): 12

Dipertegas lagi pertanyaan-Nya: 
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama 
mereka yang sujud itu?" Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada 
manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) 
dari lumpur hitam yang diberi bentuk". Qs.15:32,33

SYETAN / IBLIS DIUSIR DARI SURGA
Iblis diusir dari surga: 
Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah 
orang yang terkutuk, sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari 
pembalasan". Qs.Shaad (38): 77, 78

Diulanginya lagi perintah-Nya:
Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya 
menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk 
orang-orang yang hina". Qs.Al A’Raaf (7): 13

Dipertegas lagi dalam mengusirnya dari surga: 
Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan 
sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat".Qs.Al Hijr 
(15):34, 35

IBLIS MENJAWAB DAN MOHON DISPENSASI: 
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka 
dibangkitkan". Qs.38: 79 

Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".Qs.7: 14

Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai 
hari (manusia) dibangkitkan".Qs.Al Hijr (15): 36

ALLAH SWT MENGABULKAN PERMOHONAN IBLIS
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, 
sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)".Qs.38: 80, 81

Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh." Qs. 
7: 15

Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang 
yang diberi tangguh, sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan". Qs..15: 
37, 38 

PERNYATAAN IBLIS, IBLIS BERSUMPAH DIHADAPAN ALLAH SWT:
Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, 
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.Qs.Shaad (38): 82,83

Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar 
akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya 
akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari 
kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur 
(ta’at).  Qs.7: 16, 17

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat 
pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka 
bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba 
Engkau yang mukhlis di antara mereka".Qs.Al Hijr (15): 39, 40

ALLAH SWT MENGUSIR IBLIS DARI SURGA
Allah berfirman: "Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah 
yang Ku-katakan". Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahanam dengan 
jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka 
kesemuanya.  Qs.38: 84, 85

Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi 
terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar 
Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya".Qs.7:18

Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). 
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali 
orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya 
Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka 
(pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. 
Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.Qs. 
Al Hijr (15): 41, 42, 43, 44

FIRMAN ALLAH SWT KEPADA ADAM DAN ISTRINYA
Perintah Allah SWT kepada Adam dan istrinya untuk tinggal di surga:
Dan Kami berfirman: "Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan 
makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, 
dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang 
yang lalim. Qs.2: 35

(Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan istrimu di surga 
serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan 
janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk 
orang-orang yang lalim".Qs.7: 19

Maka kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan 
bagi istrimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua 
dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. Sesungguhnya kamu tidak akan 
kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang. dan sesungguhnya kamu tidak 
akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya". 
Qs.20: 117, 118, 119

IBLIS YANG LICIK MENGGODA DAN MENIPU  ADAM A.S.   DI SURGA
Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada 
keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: "Tuhan 
kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua 
tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)".Qs.7: 
20

Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, 
maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan 
binasa?"  Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi 
keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun 
(yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia. 
Qs.Thaahaa (20): 120, 121

ADAM A.S. LUPA PERINTAH ALLAH SWT, DAN MEMAKAN BUAH
Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan 
perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.  Qs.Thaahaa 
(20): 115

Maksudnya dulu Allah SWT telah perintahkan dan mengingatkan kepada Nabi Adam: 
“Janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua 
termasuk orang-orang yang lalim". Qs.7: 19

Dan dia iblis (setan) bersumpah kepada keduanya.  "Sesungguhnya saya adalah 
termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua", maka setan membujuk 
keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah 
merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah 
keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru 
mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku 
katakan kepadamu:"Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu 
berdua?" Qs.7: 21, 22.

NABI ADAM A.S. MENYESAL, BERTAUBAT  MOHON AMPUNAN KEPADA ALLAH SWT:
Nabi Adam dan Siti Hawa berdo’a: “Robbana zalamnaa, anfusanaa, Wa illam 
taghfirlanaa, watar hamnaa lana kuunanna minal khosyiriin”. Keduanya berkata: 
"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak 
mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk 
orang-orang yang merugi". Qs.Al A’Raaf (7): 23

Allah SWT menerina taubat Adam a.s: Kemudian Tuhannya memilihnya maka Dia 
(Allah) menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.  Qs.Thaahaa (20): 122 

DIALOG ALLAH SWT DENGAN MALAIKAT SETELAH TERJADI CIPTAAN-NYA. 
Dan sesungguhnya Kami telah meciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering 
(yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.  Dan Kami telah 
menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.  Qs.Al Hijr (15): 
26, 27

Allah SWT berfirman kepada Malaikat : “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada 
para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka 
bumi”. Qs.Al Baqarah (2): 30

Malaikat menjawab: “Mereka (para malaikat) berkata: "Mengapa Engkau hendak 
menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan 
menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan 
menyucikan Engkau?" Qs.2: 30

Tuhan berfirman keapada Malaikat "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak 
kamu ketahui”. Qs.Al Baqarah (2): 30

Allah bersumpah dihadapan para malaikat: 
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi 
kepada-Ku” Qs.Adz Dzaariyaat (51): 56

ALLAH SWT MENGAJARKAN NAMA-NAMA KEPADA ADAM, 
ALLAH SWT BERTANYA KEPADA PARA MALAIKAT
Dan Dia (Allah) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, 
kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah 
kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!" Qs.2: 
31

MALAIKAT MENJAWAB:
“Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari 
apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha 
Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Qs.2: 32

ALLAH SWT BERFIRMAN KEPADA ADAM: 
"Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah 
diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Qs.2:33

Allah berfirman kepada para Malaikat:
"Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia 
langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu 
sembunyikan?" Qs.2: 33


PERINTAH ALLAH SWT KEPADA NABI ADAM A.S. DAN IBU SITI HAWA TURUN DARI SURGA DAN 
DITURUNKAN KE BUMI (DUNIA) INI.
Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari 
keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh 
bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup 
sampai waktu yang ditentukan". Qs. Al Baqarah (2):36

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima 
taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Qs.2: 37

Kami berfirman: "Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang 
petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya 
tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati". Qs. 
Al Baqarah (2): 38

Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi 
sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat 
mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan". Allah 
berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu 
(pula) kamu akan dibangkitkan.Qs.7:24,25

Dipertegas lagi dalam firman-Nya:
Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu 
menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk 
daripada-Ku, lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat 
dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka 
sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya 
pada hari kiamat dalam keadaan buta". Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa 
Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah 
seorang yang melihat?" Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu 
ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu 
pun dilupakan". Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan 
tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Dan sesungguhnya azab di akhirat itu 
lebih berat dan lebih kekal. Qs.Thaahaa (20): 123, 124, 125, 126, 127


PERINTAH KEPADA ANAK-CUCU ADAM  DAN KETURUNANNYA  (MANUSIA):
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk 
menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah 
yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda 
kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. Qs.7: 26

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana 
ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari 
keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya.  
Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang 
kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan 
itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.Qs.7: 27

Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: "Kami mendapati 
nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami 
mengerjakannya. Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) 
perbuatan yang keji." Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak 
kamu ketahui? Qs.7: 28

Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah): 
"Luruskanlah muka (diri) mu di setiap salat dan sembahlah Allah dengan 
mengikhlaskan keta’atanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu 
pada permulaan (demikian pulalah) kamu akan kembali kepada-Nya)".  Qs.7: 29

Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi 
mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan pelindung (mereka) selain 
Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.Qs.7: 30

SEBAGAI PERINGATAN MANUSIA
Kisah ini sengaja Allah SWT mengulanginya beberapa kali didalam ayat-ayat Al 
Qur’an, agar manusia bisa memahami, mengerti arti keta’atan, tunduk, patuh, 
berserah diri kepada perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan agar manusia tidak 
menyombongkan diri seperti iblis laknatullah.

KESIMPULANNYA:
(1)-Manusia diciptakan dalam keadaan susah payah. 
(2)-Manusia diciptakan dalam bentuk yang seindah-indahnya.

(3)-Kesalahan Nabi Adam Dan Ibu Hawa, hanya lupa mendekati dan memakan buah 
yang dilarang untuk didekati dan dimakannya, sehingga Nabi Adam dan Ibu Hawa 
terbuka auratnya dan terusir dari surga. Dan akhirnya dijadikan kholifah dimuka 
bumi (dunia ini). Didunia tempat mencari penghidupan. Didunia tempat 
meninggalnya dan didunia itu pula tempat akan dibangkitkan. 

(4)-Malaikat tidak rela kalau manusia dijadikan sebagai kholifah didunia, yang 
nantinya akan banyak menumpahkan darah. Sejak malaikat diberitahukan, bahwa 
manusia akan dijadikan kholifah dimuka bumi, maka malaikat menolak, karena 
manusia akan menumpahkan darah dibumi. (Pen. Perang terus). Malaikat sujud 
mohon ampun atas segala kebodohannya.

(5)-Iblis yang sombong dan takabur, tidak mau sujud (menghormati) Nabi Adam 
ciptaan Allah dan akhirnya dilaknat sampai hari kiamat oleh Allah SWT dan semua 
anak keturunannya setan iblis, dan orang-orang yang mengikuti syetan iblis dan 
orang-orang yang melanggar segala larangan Allah SWT, akan dimasukkan ke dalam 
Neraka Jahanam.

(6)-Syetan (Iblis) bersumpah dihadapan Allah SWT, bahwa akan mengganggu, akan 
menjerumuskan, benar-benar akan menghalang-halangi mereka (anak-cucu Adam) 
(manusia) dari jalan yang lurus yang diridhoi oleh Allah SWT. Akan mengganggu 
manusia dari arah muka dan belakang, dari arah kanan dan  kiri, dari arah atas 
dan bawah, dari istrinya atau dari suaminya, dari anaknya, dari cucunya, dari 
sanak saudaranya, dari makanannya, dari pakaiannya, dari hartanya, dari 
jabatannya, dari wanita cantik, dari kemusyrikannya yang tersamar, dari riya’, 
dari kesombongannya, dan dari segala macam cara setan dan iblis untuk 
menjerumuskan manusia kejurang kesesatan dan menjadi kawan syetan iblis didunia 
maupun dineraka nanti. Anak-cucu Adam yang mengikuti bujukan iblis atau syaitan 
akan dimasukkan kedalam neraka Jahanam, kecuali yang mukhlis, yang beriman, 
bertaqwa, yang tunduk, patuh, ta’at, berserah diri kepada Allah Azza Wa Jalla 
Allah Subhanahu Wa Ta’ala..

Marilah saya mengajak para pembaca untuk introspeksi diri kita sendiri, untuk 
mengingat dosa kita sendiri,  kita telah meng-ingkari, kita telah melanggar, 
kita telah berbuat maksi’at, kita telah meninggalkan sholat, kita telah 
meninggalkan puasa, tidak membayar zakat, tidak membayar sedekah atau infaq  
dan sebagainya dan sebagainya,  untuk segera bertaubatlah dan kembali mengikuti 
jalan yang lurus, jalan yang diridhoi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Hanya manusia yang beriman, yang bertakwa, yang bersyukur, yang ikhlas, yang 
sabar, yang bertawakkal, yang shalatnya khusuk, yang banyak berpuasa, yang 
banyak mengingat Allah, yang berzikir dimalam hari, yang shalat dimalam hari, 
yang berhaji yang mabrur, yang membayar zakat, yang membayar infaq, yang 
membayar sedekah, zuhut, qona’ah, yang mencari ridho Allah dengan ikhlas dan 
yang mukhlis, yang meninggalkan riya’, yang tidak sombong, itulah yang akan 
selamat didunia sampai diakhirat, insya Allah. Syetan iblis akan takut dengan 
kita.

Kesempurnaan milik Allah SWT, kesalahan, kekhilafan yang tidak saya sengaja, 
semoga Allah SWT mengampuni saya.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan, semoga kita diberi kekuatan iman untuk 
menjalankan segala perintah-Nya dan untuk dapat menjauhkan, menjauhi segala 
yang dilarang-Nya, semoga kita mendapat derajat taqwa yang tinggi disisi Allah 
Subhanahu Wa Ta’ala, sehingga kita, keluarga kita, anak-cucu kita selamat 
didunia sampai diakhirat kelak, insya Allah, amin Ya Rabbal’alamin.  
Alhamdulillaahirabbil’alamin. Allahu a’lam bishshawab. Wassalamu’alaikum 
warahwatullahi wabarakatuh.  Sukarman.

Sumber: Al Qur’an dan terjemahnya. 



      Warnai pesan status dengan Emoticon

Kirim email ke