Dari Moderator: Jika ada situs yang menjelekkan Islam, kita bisa melakukan: 1. Jika pakai penyedia blog seperti situs.wordpress.com atau situs.blogspot.com, kita bisa ke penyedia dengan mengklik wordpress.com / blogspot.com. Di situ ada fasilitas untuk mengadu jika isinya SARA
2. Kita juga bisa mencek IP ADDRESS (semacam alamat), misalnya 202.155.xxx.xxx atau 202.158.xxx.xxx atau lainnya. 202 itu kode negara Indonesia. Ada pun 155 atau 158 adalah kode penyedia internet yg digunakan si pembuat blog atau email. Dari situ kita bisa laporkan ip address lengkap dgn email address (jika lewat email) ke www.polri.go.id 3. Biasanya Polri bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII - www.apjii.or.id) bisa melacak dengan mudah pelaku melalui nomor ip tersebut. Contohnya email tentang Bank Niaga di mana pelaku sudah ditangkap. Wassalam Assalamualaikum wr wb Posting pertama :) Mohon saran dan diskusinya..terutama untuk eskalasi ISU agar membesar bola Es ini.Keresahan pengguna internet yg muslim, harus bisa diarahkan ke tindak nyata. petisi, desakan, pernyataan sikap, dibentuknya forum, dll. Minimal ada tindakan tegas dan perburuan untuk blogger2 musuh Islam di Indonesia. Maksimal bisa dieskalasi dari para blogger utk mendukung dibahasnya RUU Anti Penistaan Agama (seperti pernyataan Ustad Hidayat Nurwahid). Semoga bisa bergerak sejauh mungkin. *************************** Berturut beberapa hari membaca situs-situs penista Islam, Allah dan Nabi Muhammad SAW. Berturut beberapa hari dada saya berdesir, sulit bagi saya menahan emosi. *Jika anda muslim, dan anda melihat situs lapotuak (dan banyak situs penista lain) serta membaca forum Faith Freedom Indonesia, tentu anda akan merasakan kesulitan yang sama. Sore ini, desir dada saya semakin kencang para penista agama di wadah Faith Freedom Indonesia itu masih bebas mennghina diforum mereka yang baru. Sebelumnya, diam mengingkari saya anggap sudah cukup. Namun sore ini, terus menjamurnya situs dan forum penista Islam tidak bisa ditanggapi dengan sekedar diam dan berkata mengingkari. Harus ada tindakan lebih. Sore ini, hilang yakin saya, bahwa diam adalah tindakan yg pantas dibawa ke hadapan Allah diakhirat kelak. Maka, dengan tulisan ini saya mencoba melemparkan buah keresahan dan pemikiran saya. Harus ada tindakan nyata. Kenapa? Karena . 1. Rasulullah SAW bersabda : "Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia." (Muttafaq Alaih) Cinta yang dalam menghendaki rasa cemburu yang tinggi. Jika ada yg berpikiran cinta tidak membutuhkan cemburu, perlu dipertanyakan argumen dan perasaan cintanya. Kenapa begitu? Karena memang begitulah prinsipnya, cinta menghendaki cemburu. Sekarang mari jujur pada diri kita. Cintakah kita pada ibu kita? Pada istri/suami kita? Pada anak-anak kita? Pada saudara-saudara kita? Tak usah dijawab. Sekali lagi, mari kita jujur. Jika ada orang membuat gambar porno fitnah orang-orang tercinta itu, kemudian mempublishnya. Bisa kita diam saja? Bisa dada kita netral tanpa ada emosi? Bisa kita tidak melakukan tindakan apa-apa? Tak usah dijawab. Cinta itu menghendaki cemburu. 2. Ditemukannya blog-blog sejenis http://lapotuak.wordpress.com yang banyak jumlahnya, yang dengan seenak hati menistakan agama. Memang tidak sampai memuat penghinaan pada kartun Nabi Muhammad SAW seperti di http://lapotuak.wordpress.com, namun isi artikel dan gambar-gambarnya tetap bertujuan menghina dan menistakan. Hal ini menguatkan fakta, "sekedar" ditutupnya blog penista seperti lapotuak bukan final solusi. 3. Masih leluasanya para penista agama dalam forum Faith Freedom Indonesia dan dunia maya lainnya untuk berlomba-lomba menghujat dan menghinakan agama. Memang Faith Freedom Indonesia sudah ditutup, tapi muncul forum sejenis juga milis. 4. Komentar-komentar balasan yang terkadang menghujat dan kasar dari pihak yang dinistakan. Hal ini, seperti landasan No.1, saya berusaha berprasangka baik, karena rasa cemburunya demikian tinggi sehingga sulit mengendalikan emosi. 5. Forum Faith Freedom Indonesia, Milis MURTADINKAFIRUN , dan blog-blog yang menghina dan menistakan Islam berpotensi memecah belah persatuan dan kerukunan hidup umat beragama di Indonesia. Forum, milis dan blog sejenis itu, saya yakin, dibuat oleh orang yang tidak beragama dan ingin melihat perpecahan diantara umat beragama. Pemilihan kata lapotuak yang mengarah ke suku Batak juga jadi indikasi keinginan memecah belah. Adanya kecendrungan untuk menilai bahwa suku dan agama tertentu yang melatari forum, milis dan blog-blog ini -tanpa adanya bukti yang kuat dan faktual- merupakan hal lain yang mengkhawatirkan. 6. Menulis di blog itu pada dasarnya sehat dan mendatangkan banyak manfaat. Saya tidak ingin budaya menulis di blog yang menjamur dimasyarakat kita dicederai oleh para penista-penista tak bertanggung jawab ini. Apa? Ya, lalu apa? Setelah sekian banyak landasan dipaparkan.. lalu apa? Menurut saya, sebenarnya ada dua hal besar yang belum kita punya. Pertama, lingkungan dunia maya yang memiliki etika dan norma. Kedua, tindakan tegas dalam menjalankan aturan yg ada yang menjamin kebebasan sebenarnya (bagi saya, bebas sebenarnya itu harus bertangung jawab). Dua hal besar itu, kita belum punya, karenanya kita harus berusaha mengadakannya. Jika di rinci ke hal-hal yang lebih mendetail dan real, perihal lingkungan maya bernorma etika dan tindakan tegas yang menjamin kebebasan sebenarnya itu dapat kita usahakan melalui hal berikut: 1. Kita mengusahakan adanya lingkungan yang memusuhi tindakan penistaan agama. Para penista agama di dunia maya itu pengecut. Di dunia nyata mereka takut. Takut sanksi karena melanggar hukum dan norma. Mulai dari kritik keras, cemoohan, kemarahan, fisik, sampai tuntutan ke peradilan. Untuk itu, kita para blogger (mohon bantuan juga untuk para ahli jaringan yang mengerti lacak melacak data elektronik) berjuang melacak siapa pemilik blog-blog, admin, dan aktivis milis forum tersebut. Silahkan jika ada yang memiliki data nickname anggota milis/forum yang selalu menistakan dan agama Islam (dan agama lain), agar disampaikan disini. Harapannya ini bisa mempermudah pencarian, lalu di serahkan ke pihak berwenang untuk di proses preadilan. Selain itu, dipaparkan, agar ada rasa takut dalam diri mereka saat menistakan agama. 2. Kita mendesak polisi dan pengadilan bertindak serius dan tegas terhadap penista agama. Dalam UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), tindakan tersangaka ini diatur dalam pasal 28 ayat 2. Dengan tuntutan Pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar(pasal 45 ayat 2). Jika saja si pemilik lapotuak, para penista agama di forum Faith Freedom Indonesia (jika ada yg punya bukti, sangat baik jika dipaparkan), Roy Sianipar (info dari sebuah milis Islam), dan penista-penista lainnya segera tertangkap dan diberikan hukuman terberat, ini bisa jadi efek jera bagi pelaku-pelaku serupa. Kita mendesak polisi. Desakan ini dapat berupa petisi dan diskusi langsung dengan polisi. Meminta polisi bertindak sigap. Meminta Polisi memaparkan langkah apa yang sudah dilakukan dan apa hambatannya. Masyarakat Muslim resah. Saya pribadi heran, sekaligus kesal, mengapa pelaku kasus ini tak kunjung terungkap? Kapan target tertangkap? Kita memberi pernyataan (petisi) kepada pengadilan menjatuhkan sanksi pidana terberat yang ada. 3. Kita juga berdiskusi tentang langkah-langkah preventif lain dikalangan blogger yang dapat menyokong UU ITE. Mungkin tak cukup maya, perlu diskusi darat dengan mengundang pembicara (jika fenomena penistaan terus terjadi). Selain itu saya tertarik dengan usulan Dr Hidayat Nurwahid tentang UU Anti Penistaan Agama dibeberapa media, Jumat 21 november 2008 lalu. 4. Bagi Muslim: perbanyak isi blog tentang hal-hal yang baik dan positif dari agama kita. Isi Blog kita dengan kemuliaan Allah, Rasulullah dan Islam. Tingkatkan dakwah kita. Tindakan penistaan yang makin menjadi, harus dibarengi dengan pembelaan yang makin tinggi. Jangan menghujatagama dan tuhannya agama lain. Ini hanya menyebabkan permusuhan dan saling menghujat. Demikian. Saya harapkan sumbang saran, kritik, ide, dukungan, diskusi..dan tentu saja teman untuk berjuang merealisasikan agenda-agenda ini. Mari bergerak! Ini Indonesia. Disini, bebas-harus-bertanggung jawab! ............. http://arifrahmanlubis.wordpress.com/2008/11/25/komik-penghina-nabi-muhammad-saw-dan-tindak-nyata-kita/

