MENUNDUKKAN  HAWA NAFSU = JIHAD MELAWAN HAWA NAFSU, MEMBENTUK AKHLAQ LUHUR  DAN 
BUDIPEKERTI YANG MULIA
No.15.  Bersambung. 

A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh. 
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah 
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. 

(55)-PRASANGKA- BERPRASANGKA BURUK DAN CURIGA KPD ORANG, MENCARI-CARI KESALAHAN 
ORANG, SUNGGUH PERBUATAN YANG AMAT SANGAT TIDAK TERPUJI..

Curiga haram hukumnya, perbuatan itu sangat tidak terpuji, waspada wajib 
hukumnya.

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya 
sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan 
orang lain. Al Qur’an, surat Al Hujuraat (surat ke 49) ayat No.12 

Dari Abi Hurairah r.a. Ia berkata: Telah bersabda Rasulullah s.a.w.: 
“Jauhkanlah diri kamu daripada berprasangka (jahat) karena berprasangka (jahat) 
itu sedusta-dusta omongan, (hati)”. Hadis Bulughul Marom  (HBM) No. 1516 dan 
baca HBM.No.1548; 

Dari Abu Hurairah r.a.katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hindarilah 
prasangka, karena prasangka itu berita yang paling bohong. Jangan saling 
mencari-cari keburukkan orang. Jangan saling mengorek rahasia orang dan saling 
menyaingi. Jangan saling mendengki. Jangan saling marah dan jangan saling tak 
acuh. Tetapi jadilah kamu semua bersaudara sebagai hamba-hamba Allah. Hadis 
Shohih Imam Muslim (HSM). No. 2191

Berprasangka buruk, curiga, mencari-cari kesalahan orang lain, membicarakan aib 
orang, menggunjing atau ghibah atau ghosip, adalah perbuatan yang sangat tidak 
terpuji dan amat sangat tidak bermoral. Anda berdosa yang amat sangat besar, 
berdosa 2X lipat, dosa pertama anda berdosa kepada orang yang anda dzolimi dan 
dosa kedua kepada Allah, dosa kepada Alloh kapan saja dimana saja anda bisa 
bertaubat dan mohon ampunan-Nya, tetapi Allah SWT tidak akan mengampuni anda, 
sebelum anda mohon maaf kepada orang yang anda dzolimi anda harus minta maaf 
kepada orang yang anda dzolimi tersebut, kalau tidak anda menanggung dosa-dosa 
yang sangat besar, nanti di Yaumul Hisab anda dipaksa memakan bangkai saudara 
anda sendiri, hii hii jijik sekali bukan! Bagaiman rasanya memakan mayat 
saudaranya sendiri?

(56)-PUTUS ASA = SESAT, KAFIR;  MUDAH KECEWA, PESIMIS
JANGAN BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH.
Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia: 
dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan 
niscaya dia berputus asa. Qs.17:83.

Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia, 
mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu mendapat azab yang pedih. Qs.Al 
Ankabuut (29): 23 

Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira 
dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) 
disebabkan kesalahan yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, 
tiba-tiba mereka itu berputus asa. Qs.Ar Ruum (30): 36

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka 
sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.  Sesungguhnya Allah 
mengampuni dosa-dosa semuanya.  Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi 
Maha Penyayang. Qs.Az Zumar (39): 53

Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian 
rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak 
berterima kasih. Qs.Hud (11):9

Mereka menjawab: "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka 
janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa".  Ibrahim berkata: 
"Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang 
yang sesat". Qs.Al Hijr (15): 55-56

Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia 
menjadi putus asa lagi putus harapan. Qs.41: 49

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang 
dimurkai Allah, sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat 
sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa. Qs.Al 
Mumtahanah (60): 13 

Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan 
saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada 
berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". Qs.Yusuf (12): 87

(57)-PUJI - MEMUJI ORANG DIDEPANNYA ORANG YANG DIPUJI
SAMA DENGAN MEMENGGAL LEHER SAUDARAMU.
Dari ‘Abdurrahman bin Abu Bakrah, dari bapaknya r.a., katanya seorang laki-laki 
memuji orang lain dekat Nabi s.a.w., lalu Nabi s.a.w. berkata kepadanya, 
“Celaka kamu. Berarti kamu memenggal leher saudaramu, . .. . . . Kata-kata itu 
diucapkan beliau berulang kali . . . .Apabila seorang kamu memuji saudaranya, 
seharusnya dia berkata: “Cukuplah bagi si Fulan Allah saja yang menilainya. 
Tidak ada yang lebih pantas menilainya selain Allah Ta’ala, sekalipun temannya 
tahu dia begini dan begitu.” Hadits Shahih Muslim.No.2516

Dari Abu Musa r.a., katanya Nabi s.a.w.mendengar seorang laki-laki memuji 
seorang yang lain dalam bentuk yang berlebihan, lalu beliau berkata: “Kamu 
telah mencelakakan orang itu!” Atau: “Kamu telah memotong punggung orang itu!” 
Hadits Shahih Bukhari.No.1710

Semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.
Semoga Allah SWT selalu memberi rahmat, petunjuk dan hidayah-Nya, 
kepada saya sekeluarga,dan para pembaca artikel ini semua, amin.

Subhaanaka-allaahumma  wa bihamdika, Asyhadu an-laa ilaaha illa anta, 
Astaghfiruka wa atuubu ilaika, Alhamdulillahirabil’alamin.
Wassalamualaikum wr. wb.
Sukarman.



      Clean government. Is it possible?

Kirim email ke