--- In [email protected], andi rahman <andiw...@...> wrote:

"Setelah sampai di Madinah, Rasulullah menetapkan penanggalan”. 
(HR. Al-Hakim dalam al-Iklil)

Dalam Fath al-Bari, Ibn Hajar menyatakan Hadis ini mu’dhal (ada dua 
perawi hadis yang hilang dalam mata rantai sanad), dan hadis 
mu’dhal kualitasnya dhaif (validasinya lemah). Sementara dalam 
riwayat yang populer (masyhur), disebutkan bahwa khalifah Umar bin al-
Khathab adalah orang yang meresmikan penanggalan hijriyah. Al-Hakim 
sendiri juga memiliki riwayat yang menyatakan bahwa penanggalan 
hijriyah pertama kali ditetapkan oleh khalifah Umar pada bulan 
Rabi’ al-Awwal tahun 17 H. Penanggalan ini berdasarkan perputaran 
bulan terhadap bumi, sehingga ia juga disebut sebagai kalender 
qamariyah atau kalender bulan.

Ibn Sirin mengisahkan bahwa seorang laki-laki dari Yaman berkunjung 
ke Madinah dan menyatakan bahwa di Yaman orang-orang sudah memiliki 
penanggalan untuk mencatat peristiwa-peristiwa. Khalifah Umar yang 
mendengarnya, tertarik dan memutuskan untuk menetapkan penanggalan 
yang digunakan kaum muslimin. Sebelumnya, Abu Musa al-Asy’ari juga 
mengeluhkan surat-surat yang datang kepadanya dari khalifah Umar 
tanpa tanggal, bulan dan tahun. Hal itu membingungkan akibat tidak 
diketahui urutan kronologis surat yang dikirimkan khalifah Umar. 
Sehingga semisal ada dua surat khalifah yang diterima Abu Musa al-
Asy’ari, dan masing-masing berisi instruksi yang berbeda, akan 
timbul masalah terkait surat mana yang diterapkan dan dilaksanakan.

Al-Sakhawi dalam al-I’lan bi al-Taubikh li Man Dzamm al-Taurikh 
menyebutkan banyak riwayat terkait penetapan tahun pertama dalam 
penanggalan qamariyah. Setidaknya ada empat opsi yang mengemuka di 
kalangan shahabat: (1) Tahun kelahiran Rasulullah, (2) tahun 
pengangkatan beliau sebagai rasul, (3) tahun beliau berhijrah, dan 
(4) tahun kemangkatan beliau.

Untuk menetapkan tahun pertama penanggalan, khalifah Umar 
bermusyawarah dengan shahabat-shahabat senior. Opsi pertama dan kedua 
ditolak dengan alasan bahwa tahun kejadiannya masih diperselisihkan 
di kalangan mereka sendiri. Opsi keempat juga ditolak karena 
kewafatan Rasulullah telah menimbulkan kesedihan yang mendalam di 
kalangan kaum muslimin. Kemudian ditetapkan peristiwa hijrahnya 
Rasulullah sebagai tahun pertama penanggalan. Dalam sebuah riwayat 
dinyatakan bahwa yang mengusulkan opsi ketiga ini adalah Ali bin Abu 
Thalib, ”Kita memulai penanggalan dari peristiwa hijrahnya 
Rasulullah dari Mekkah yang saat itu dipenuhi kemusyrikan”. Umar 
mengamininya dan berkata, ”Hijrah adalah momentum yang memisahkan 
antara kebenaran dengan kebatilan”.

Masyarakat Arab sendiri sebelum diseru agama Islam, telah mengenal 
bulan-bulan (penanggalan). Hanya saja saat itu belum ditetapkan tahun 
penanggalan. Sehingga peristiwa yang terjadi di tengah-tengah mereka, 
diingat dalam tanggal dan bulan saja. Sementara untuk tahunnya, 
mereka mengasosiasikannya dengan peristiwa unik yang terjadi. 
Misalnya saat tentara Abrahah beserta tentaranya yang menunggangi 
gajah menyerbu Mekkah, sejarah mencatat peristiwa yang menandai 
kelahiran Rasulullah itu dengan tahun ”Gajah”.



Peristiwa Hijrah

Dengan membuka literatur sejarah, kita akan dapati fakta bahwa 
Rasulullah berhijrah pada bulan Rabi’ al-Awwal, bukan bulan 
Muharram. Sekilas memang ada kerancuan: Penanggalan qamariyah 
ditetapkan bermula pada saat hijrahnya Rasulullah, yaitu bulan 
Rabi’ al-Awwal. Tapi kenapa bulan Muharram yang dijadikan bulan 
pertama dalam penanggalan ini?

Al-Kautsari menyatakan bahwa penetapan bulan pertama ini didasarkan 
pada fakta bahwa niat berhijrah muncul pada bulan Muharram. Tepatnya 
beberapa saat setelah peristiwa bai’at (sumpah kesetiaan kaum 
muslimin yang berasal dari kota Madinah kepada Rasulullah) yang 
terjadi pada pertengahan bulan Dzilhijjah. Bai’at ini sendiri 
dianggap sebagai ”muqaddimah” hijrah. Maka bulan Muharram yang 
berlaku setelah Dzilhijjah ditetapkan sebagai momentum hijrah itu 
sendiri.



Penanggalan Di Libya

Ketika kebanyakan kaum muslimin menetapkan ”Islamic Calendar” 
berdasarkan tahun terjadinya peristiwa hijrah Rasulullah dari kota 
Mekkah ke Madinah, Pemerintah Libya menetapkan tahun wafatnya 
Rasulullah sebagai awal penanggalannya. Dalam Islamic Calender 
Muammar El-Gadhafi menyatakan,

There is no doubt that the birth of Jesus (P.B.U.H) is one of the 
miracles of Almighty Allah, Creator of all Things. The birth of a 
human having no father and commissioned with a divine message 
deserves to be registered and followed in dating. But the death of 
the Seal of the Prophets (S.A.W) meant the termination of all divine 
message and the final stopping of divine revelations until 
Resurrection day. It meant the complete and eternal silence between 
heaven and earth. Allah will not address us either directly or from 
behind a veil after Muhammad’s death. Allah will not descend any 
sacred scriptures upon us and will not send any messenger after 
Muhammad (S.A.W). This date in which the Seal of Prophets died 
denoted all these cosmic meanings. It is more deserving to base our 
calendar on this date, and it is more deserving to be preserved by 
mankind in view that it is date unsure passed in importance by any 
other date.

Muammar el-Gadhafi menyadari bahwa hijrah adalah momentum agung dalam 
Islam. Selain itu, masih banyak lagi peristiwa-peristiwa besar 
lainnya, misalnya peristiwa Pembebasan Kota Mekkah (Fath Makkah) dan 
kemenangan saat perang Badar. Hanya saja, masih menurutnya, 
kemangkatan Rasulullah adalah momentum terbesar dan paling layak 
dijadikan dasar penanggalan,

However we shall always celebrate al-Hijra and say that so many years 
have passed since it took place. We shall continue to celebrate the 
occupation of Mecca and say that so many years have passed since it 
happened. We shall continue to celebrate the incursions led 
successfully by the Prophet in person and all other eventful 
incursions. We shall continue to celebrate these events every year, 
but we shall base our calendar on the year of the death of Prophet 
Muhammad (S.A.W).

Semoga semangat tahun baru menginspirasikan kita untuk berbuat yang 
lebih baik.

andiwowo.blogspot.com

--- End forwarded message ---


Kirim email ke