----- Original Message ----- 
From: magnet zone 
To: A'Ndi 
Sent: Friday, January 30, 2009 5:40 PM
Subject: Re: [syiar-islam] Sinetron HAREEM dan film Perempuan berkalung sorban 
menjelek-jelekkan hukumISLAM ??


Saya juga mengajak teman-teman saya menonton film ini, supaya mereka KRITIS 
terhadap film ini, bukan untuk mempromosikan film yang menurut saya salah 
kaprah ini. Saya katakan ke teman-teman saya : kalian wajib nonton film ini, 
setelah itu kritislah terhadap apa yang disampaikan dalam film ini! Sebab saya 
banyak sekali menemukan kecerobohan dan kejanggalan yang boleh jadi disengaja 
maupun tidak disengaja akibat ketidaktahuan dan ketidakmengertian tentang Islam 
di satu sisi dan orang Islam (baca : oknum) di sisi lain. Ajaran Islam menjadi 
rusak karena perilaku yang ditunjukkan oleh umatnya. Tapi bukan ajaran Islam 
yang lantas disalahkan dan diobrak-abrik (baca :didekonstruksi dan 
direkonstruksi), tapi orang Islamnya yang harus disadarkan. 

Terima kasih

 
On 1/30/09, A'Ndi <[email protected]> wrote: 
  Assalammualaikum,

  Terima kasih atas responnya.
  Yang lebih membuat saya tidak mengerti adalah bagaimana mungkin seorang DIN 
SYAMSUDDIN bisa ikut mempromosikan dan menyatakan kalau film ini sangat bagus 
dan layak untuk ditonton (saya tertarik nonton film ini setelah melihat 
iklan/promosinya yang menampilkan beberapa selebritis muslim dan juga DIN 
SYAMSUDDIN merekomendasikan pemirsa untuk nonton film ini). Atas nama "REALITA" 
dan bagi orang-orang yang mengerti Islam dengan baik mungkin film ini bagus, 
tidak berbahaya dan bisa menjadi penyadaran tapi, Apakah tidak terbayang 
bagaimana citra yang ditangkap dan opini yang akan muncul pada saat film ini 
disaksikan oleh anak-anak, non muslim ataupun orang-orang yang kurang/tidak 
tahu tentang hukum-hukum Islam yang sebenarnya ? Islam itu tidak adil ! Islam 
mendiskreditkan wanita ! Islam itu kasar ! kejam ! Beragama Islam itu merupakan 
mimpi buruk ! bodoh !.... MASYA ALLAH NA'UDZUBILLAH... ngeri sekali saya 
membayangkannya.
  Saya juga ingin sekali membuat kritik yang baik atas film ini tapi mungkin 
saya bukan seorang kritikus yang baik dan juga saya terlalu "emosi' saat 
menyaksikan film ini adegan demi adegan sehingga saya kesulitan untuk mengupas 
lebih detail setiap bagian dari film ini, saya baru hanya bisa mengambil 
kesimpulan akhir kalau ini adalah film yang sangat "berbahaya" bagi aqidah dan 
sangat-sangat tidak menggambarkan (malah bertentangan) dengan Islam yang 
sebenarnya, Islam yang RAHMATANLILALAMIN. ASTAGHFIRULLAH ALADZIM...

  Tiba akhirnya saya menyadari kalau saya juga masih dangkal ilmunya dan masih 
minim pengetahuan tentang Islam, saya hanya baru bisa merasakan sesuatu yang 
salah dari film ini dan belum bisa berbuat lebih banyak lagi untuk kemantapan 
Akidah, untuk pencitraan yang baik tentang indahnya nilai-nilai Islam dan untuk 
tegaknya Syariat Islam yang RAHMATANLILALAMIN.
  Mohon kiranya masukan dan bahasan dari rekan-rekan lain.

  Wassalam,
  Andi

    ----- Original Message ----- 
    From: magnet zone 
    To: A'Ndi 
    Sent: Friday, January 30, 2009 1:44 PM
    Subject: Re: [syiar-islam] Sinetron HAREEM menjelek-jelekkan hukumISLAM ??

     
    Saya sudah nonton dan saya setuju bahwa film ini tampaknya ingin 
mendekonstruksi perilaku sejumlah oknum umat Islam yang salah menginterpretasi 
dan menerapkan syariat Islam. Tapi kok jadinya malah mendekonstruksi ayat-ayat 
dalam Al-Qur'an yang mewakili sejumlah penerapan syariat ya? Menurutku sich 
Hanung terlalu vulgar, kasar, dan emosional dalam mengemas film Perempuan 
Berkalung Sorban ini. Saya sebenarnya ingin sekali membuat kritik terhadap film 
ini tapi masih belum sempat. Akan terus saya coba. Terima kasih.


    On 1/29/09, A'Ndi <[email protected]> wrote: 
      Assalammualaikum,

      Rekan-rekan ada yang sudah nonton film perempuan berkalung sorban ?
      Melihat film ini saya jadi tambah prihatin karena menurut saya film ini 
malah membuat citra Islam menjadi sangat buruk hanya karena kecerobohan dan 
kekuranghati-hatian para pembuat film ini yang notabene sebagian besar muslim.
      Mohon kesediaan rekan-rekan semua untuk membahas masalah-masalah ini 
lebih detail lagi.

      wassalam. 



      ----- Original Message ----- 
      From: Febriana-Capem Graha 
      To: Saksi ; A Nizami ; padhang-mbulan ; sabili ; syiar-islam ; Hasbiyanto 
      Sent: Thursday, January 29, 2009 1:59 PM
      Subject: Re: [syiar-islam] Sinetron HAREEM menjelek-jelekkan hukumISLAM ??

      Assalamu'alaikum,

      Saya setuju, walaupun saya bukan pencinta sinetron & jarang nonton 
sinetron, tapi saya pernah sekali nonton sinetron tsb hari selasa kemarin 
(karena ga sengaja sebab chanel favorit saya sedang iklan) & saya terkejut oleh 
dialog2nya & adegannya yg seolah2 Islam itu kejam, disamping itu ada pemeran 
wanita yg berjilbab yg kerjaannya memang marah melulu, & yg lebih gelinya lagi 
pemainnya kok ya orang2 kristen (Okan Cornelius & Shandy Aulia) ??? Saya pikir 
sinetron apa ini, kok begini amat, bagusnya sinetron tsb memang tidak usah 
ditayangkan lagi. terima kasih.

      Wassalam,
      Febriana

      ----- Original Message ----- 
      From: Hasbiyanto 
      To: Saksi ; A Nizami ; padhang-mbulan ; sabili ; syiar-islam 
      Sent: Thursday, January 29, 2009 12:14 PM
      Subject: Re: [syiar-islam] Sinetron HAREEM menjelek-jelekkan hukumISLAM ??

      Waalaikumussalam Wr Wb,

      Kalau begitu kenyataannya, sebaiknya Sinetron HAREEM ini SEGERA 
disampaikan ke MUI, untuk ditindak lanjuti.

      Mudah2an ada teman di millist ini yang punya akses ke MUI.

      Wassalam,
      HB

      >>> A Nizami <[email protected]> 1/29/2009 12:38 PM >>>
      Assalamu'alaikum wr wb,

      Saya curiga kalau sinetron Hareem bermaksud
      menjelek-jelekkan Islam. Pemainnya saja sebagian
      beragama Kristen seperti Shandy Aulia, Okan Cornelius,
      dsb. Sehingga mereka tidak mengerti Islam yang benar
      seperti apa.

      Apalagi di bawah ditulis sinetron Hareem ini memakai
      pengacara Hotman Paris sebagai pelindung. Apa ini
      untuk siap2?

      Sekilas saya lihat promo sinetronnya, isinya orang
      marah2 melulu seolah2 orang Islam kerjaannya marah
      melulu.

      Hendaknya ummat Islam mewaspadai tayangan yang
      menghina Islam. Banyak ulama atau kehidupan ummat
      Islam yang menarik. Kenapa yang aneh2 seperti ini
      justru ditayangkan?

      Semoga MUI dan para ulama bisa menganalisa sinetron
      tsb dan mengambil tindakan yang sesuai.

      Wassalam

      --- sutomo asngadi <[email protected]> menulis:

      > 
      > --- sutomo asngadi <[email protected]> wrote:
      > 
      > > 
      > > --- Azwir Azis <[email protected]> wrote:
      > > 
      > > > Dear rekan semua, salamu'alaikum.
      > > > 
      > > > Memang saya jarang menonton sinetron, karena
      > > selama
      > > > ini sering menganggap bahwa sinetron hanya
      > > > menghabiskan waktu saja.
      > > > Namun sudah beberapa hari ini saya tergerak
      > untuk
      > > > menonton dan mengamati sebuah sinetron yang
      > > > ditayangkan di sebuah TV swasta, dengan Judul
      > > > Hareem. Mengambil istilah sebagai sebuah tempat
      > > raja
      > > > menyimpan selir-selirnya pada jaman dahulu.
      > > > 
      > > > Yang menjadi concern saya adalah, dalam sinetron
      > > > tersebut kental sekali unsur Islaminya.
      > > > Apa yang salah dengan itu semua?
      > > > 
      > > > Nampak sekali bahwa dibalik sinetron keagamaan
      > > > seperti ini tersembunyi sebuah maksud untuk
      > > > mendiskreditkan hukum Islam.
      > > > Tidak percaya? silahkan lihat bagaimana sang
      > > Kanjeng
      > > > (sang suami - yang diperankan Teddy Syah) disini
      > > > menempatkan istri-istrinya dalam SATU RUMAH.
      > > > Jelas-jelas ini tidak dibenarkan dalam kehidupan
      > > > poligami Rasulullah. 
      > > > 
      > > > Kemudian sang Kanjeng sendiri pun bukanlah
      > sebuah
      > > > pribadi yang bijak, mudah terhasut oleh
      > > istri-istri
      > > > nya yang lain yang menyimpan dendam kepada istri
      > > > termuda tersebut. Sangat jauh dari figur seorang
      > > > suami yang diperkenankan untuk berpoligami.
      > > > 
      > > > Kemudian istri-istri yang lain yang notabene
      > istri
      > > > tua, sangat jahat dan kejam. Mereka benar-benar
      > > > bukan istri-istri yang mengerti agama. Mereka
      > > jahat
      > > > dan kejam. Merekalah yang menghasut sang Kanjeng
      > > > yang (maaf) bodoh ini untuk bertindak menghukum
      > > > istri muda tersebut, atas nama agama Islam,
      > dengan
      > > > segudang syariatnya.
      > > > 
      > > > Yang terbaru adalah saat sang istri muda yang
      > > > dituduh mencuri tersebut akan DIPOTONG
      > TANGANNYA,
      > > > karena dituduh mencuri oleh istri-istri yang
      > lain.
      > > > Benar-benar mengarah kepada pembangunan image
      > > hukum
      > > > Islam yang dinilai BARBAR oleh para orientalis.
      > > > 
      > > > Yang menjadi salah satu perhatian saya juga
      > adalah
      > > > adanya Hotman Paris Hutapea sebagai salah satu
      > > > pengacara pelindung acara ini. Sangat jarang
      > > sebuah
      > > > sinetron memiliki seorang pengacara seperti
      > > sinetron
      > > > ini. Apa maksud ini semua, sebagai tangkisan?
      > > > entahlah, Wallahu a'lam...
      > > > 
      > > > Berikut saya copy paste pendapat dari salah satu
      > > > rekan kita di:
      > > >
      > >
      >
      
http://hendrinova.blogspot.com/2009/01/sinetron-hareem-propaganda-pembenci.html 
      > > > 
      > > > =========================================
      > > > Tayang perdana saja, beberapa penyiksaan
      > langsung
      > > > disuguhkan pada
      > > > pemirsa. Pertama saat Inayah berdandan bak
      > seekor
      > > > kucing, di sebuah
      > > > pesta kehormatan. Inayah langsung dimasukkan ke
      > > > dalam garasi mobil dan
      > > > sesampai di rumah langsung dihukum tidur di
      > luar,
      > > > dalam dekapan
      > > > lebatnya hujan, hanya berpakaian basahan untuk
      > > > mandi.
      > > > 
      > > > Siksaan
      > > > berikutnya diterima Inayah saat dia tidak mau
      > > > membukakan pintu kamar.
      > > > Tangannya langsung dihukum pukul, hingga terasa
      > > > sangat sakit. Puncaknya
      > > > ketika Inayah mengetahui orang tuanya sakit dan
      > > dia
      > > > difasilitasi istri
      > > > ketiga Kanjeng, untuk melarikan diri dari rumah.
      > > > 
      > > > Hukuman yang
      > > > diterima sangat menyakitkan, karena punggung
      > > Inayah
      > > > jadi berlumuran
      > > > darah bekas cambukan. Kanjeng sendiri tidak
      > > berlaku
      > > > hasan (baik), dalam
      > > > mendidik istri-istrinya. Padahal Islam
      > > mengajarkan,
      > > > ada fase-fase
      > > > tertentu untuk menjatuhkan hukum pukul. Bagi
      > yang
      > > > bosan adegan
      > > > penyiksaan, hingga tayangan ini sudah terasa
      > > > memuakkan. Dalam benak
      > > > langsung timbul pertanyaan, beginilah praktek
      > > > poligami yang dibolehkan
      > > > Islam tersebut? 
      > > > 
      > > > Secara tidak langsung, sinetron Hareem coba
      > > > memperburuk citra Islam, terkait praktek
      > poligami.
      > > > Padahal, Rasulullah
      > > > SAW sendiri, sangat pandai menjaga perasaan
      > > > istri-istrinya, dengan
      > > > memisahkan mereka dalam rumah yang berbeda. Apa
      > > yang
      > > > dinamakan cemburu
      > > > pasti ada, karena itu memang sudah suatu fitrah.
      > > > 
      > > > Tapi karena
      > > > istri-istri Rasulullah SAW mencintai Allah
      > dengan
      > > > jalan mencintai suami
      > > > mereka, maka semuanya bisa diselesaikan dengan
      > > baik.
      > > > Satu hal yang
      > > > harus diingat, orang-orang yang diizinkan
      > > > berpoligami oleh Allah SWT,
      > > > benar-benar manusia yang terpilih. Terpilih
      > untuk
      > > > bisa masuk surga
      > > > dengan cepat dan tentunya diazab di neraka,
      > karena
      > > > kasus ketidakadilan
      > > > bagi yang menodai poligami.
      > > > 
      > > > Entah mengapa, sinetron penghinaan
      > > > citra Islam ini, bisa tayang mulus di televisi.
      > > > Sejauh ini, Majelis
      > > > Ulama Indonesia (MUI) masih terkesan diam,
      > dengan
      > > > berbagai tayangan
      > > > tentang poligami di televisi. Padahal, untuk
      > > sesuatu
      > > > hal yang berkait
      > > > agama, harusnya MUI lebih tanggap menyikapinya.
      > > > Hendri Nova 
      > > > =========================================
      > > > 
      > > > Sangat disayangkan jika umat Islam diam saja,
      > dan
      > > > tidak bersuara sedikit pun atas masalah ini.
      > Mohon
      > > > rekan-rekan semua agar turut melihat masalah ini
      > > > secara mendalam, dan mencegah umat terjerumus
      > > kepada
      > > > pemikiran yang salah tentang hukum Islam.
      > > > 
      > > > Wassalam.
      > > > 
      > > > 
      > > > 
      > > > 
      > > 
      > > 
      > > 
      > > 
      > > 
      > 
      > 
      > 
      > 
      > 

      ===
      Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
      ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
      Informasi selengkapnya ada di:
      http://syiarislam.wordpress.com 
      http://www.media-islam.or.id 

      Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3
      http://downloads.yahoo.com/id/firefox/ 

      [Non-text portions of this message have been removed]

      [Non-text portions of this message have been removed]






       



    -- 
    Magnet Zone Cafe Bookstore at www.magnetzone.multiply.com 



-- 
Magnet Zone Cafe Bookstore at www.magnetzone.multiply.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke