mungkin bermanfaat

----- Original Message ----- 
From: adi
Sent: Wednesday, March 11, 2009 12:54 AM
Subject: [BAI/SR Jatiasih 17423] Melamin (lagi)






---------- Forwarded message ----------
From: Agung Purbo Kendro




Peneliti UI: Melamin Sengaja Dimasukkan ke Produk Makanan
Iif Rahmat Fauzi - detikNews


 

Jakarta - Melamin yang ditemukan dalam sejumlah produk makanan ternyata bukan 
akibat terkontaminasi. Namun zat yang membahayakan kesehatan itu sengaja 
dimasukkan ke dalam produk makanan.

Hal itu terbukti dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti FMIPA 
Universitas Indonesia (UI) Sunardi. Penelitian ini diumumkan dalam jumpa pers 
YLKI di kantor YLKI, Jalan Pancoran Barat, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2009). 

"Melamin itu tidak boleh terdapat dalam makanan. Ada unsur kesengajaan dalam 
sampel ini. Ini bukan termasuk kontaminan, ini pemalsuan protein," ujar Sunardi.

Sunardi menjelaskan, maksud dicampurkan melamin ke dalam makanan agar produk 
tersebut terlihat bagus. Sebab sekitar 66 persen kadar nitrogen dalam melamin 
dapat terlihat sebagai protein dalam produk tersebut.

"Dengan alat deteksi sederhana ini saja sudah terdeteksi. Apalagi dengan alat 
yang paling canggih atau alat yang sensitif. Kami melakukan metode ini dengan 
metode sederhana High Performance Liquid Chromatography (HPLC)," kata Sunardi.

Dari penelitian Sunardi diketahui ada 10 produk makanan yang mengandung 
melamin. Ke-10 produk makanan itu yakni:

1. Kino Bear Coklat Crispy, isi: 3x3,5 gram, registrasi MD 662211108168, 
produksi PT Kinosentraindustrin do, kawasan Niaga Selatan Blok B 15, Bandar 
Kemayoran. Mengandung melamin 97,28 ppm.

2. Yake Assorted Candies, permen coklat panjang, isi 500 gram, tidak bernomor 
registrasi, produksi Fujian Yake Food, tidak ada alamat importir. Mengandung 
melamin 56,54 ppm

3. F&M, susu kental manis, isi 390 gram, registrasi ML 505417006156, importir 
Ikad-Jakarta, mengandung melamin 45,09 ppm

4. Kembang Gula Tirol Choco Mix, isi 10 pieces, registrasi ML 237103407045, 
importir PT Indomaru Lestari, Jl Semut No 12, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, 
Jakarta Barat. Mengandung melamin 17,18 ppm

5. Dutchmill, yoghurt drink natural, isi 180 ml, registrasi ML 406505001229, 
produksi Diary Plus Company Limited Nakom Sawan, Thailand. Importir PT Nirwana 
Lestari, Jl Raya Narogong Km 7, Bantar Gebang, Bekasi. Mengandung melamin 15,98 
ppm

6. Pura Low Fat UHT milk beverage, isi 1 L, registrasi ML 405708002189, 
produksi Fonterra Brands New Zealand, importir PT Sukanda Jaya, kawasan 
industri MM 2100 Jl Irian Blok FF No 2, Cibitung, Bekasi. Mengandung melamin 
11,70 ppm

7. Nestle Bear Brand Sterilized Low Fat Milk, isi 140 ml, produksi F&N Dairies 
Thailand. Mengandung melamin 10,88 ppm

8. Crown Lonx Biskuit rasa coklat, berat 150 gram, registrasi ML 827118009109, 
produksi Crown Con Co ltd, importir PT Koin Bumi, Jalan Senayan 43, Jakarta 
12180. Mengandung melamin 9,54 ppm

9. Fan Fun Sweet Heart Biscuit, berat 45 gram, tidak ada nomor registrasi, 
tidak ada alamat importir. Mengandung melamin 3,17 ppm

10. Yake Assorted Candies, berat 500 gram, jenis permen coklat lonjong agak 
lentur, tidak ada nomor registrasi, produksi Fujian Yake Food C ltd China. 
Mengandung melamin 1,15 ppm.
(nik/iy)
-- 
Julhandiarso
(www.flickr.com/ photos/julhandia rso)
Jakarta, Indonesia


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke