"dua2nya dalam prakrik tidak bebeda"

sistem syariah yang saya tahu ada ijab qobulnya

contohnya begini :
bank konvensional bisa beli barang tanpa melihat barangnya, bank syariah -
yang saya tahu - barang tersebut dipastikan keberadaannya

2009/4/1 Mas Wibowo <[email protected]>

>   tentu saja beda antara bunga dn bagi hasil.
> besarnya prosentase bunga telah ditentukan di depan/muka, tetapi bagi hasil
> prosentasenya berubah sesuai dengan keuntungan yang diperoleh bank dalam
> memutar uang.
> jadi menabung dibank syariah sama halnya kita menginvestasikan uang kita
> pada kegiatan bisnis dari pihak bank.
>
> Dari: Syahri Mahmud <[email protected] <syahri_mahmud%40yahoo.com>>
> Kepada: [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>
> Terkirim: Rabu, 1 April, 2009 13:53:56
> Topik: Re: [syiar-islam] Bank Syari'ah Dalam Bbrp Sisi Lebih Berbahaya dari
> Bank Konv.
>
> kalau mau mindahin tabungan ke bank syariah, minta bagi hasilnya dinihilkan
> saja pak. karena bagi hasil di bank syariah hanya berbeda kata dengan bank
> konvensional. yang konvensional menggunakan kata bunga dan yang syariah
> menggunakan kata bagi hasil. dua2nya dalam prakrik tidak bebeda.
>
> salam
>
> ____________ _________ _________ __
> From: Pandu Susilo (NHM IT) <[email protected] <pandus%40nhm.co>. id>
> To: syiar-islam@ yahoogroups. com
> Sent: Wednesday, April 1, 2009 12:30:53 PM
> Subject: RE: [syiar-islam] Bank Syari'ah Dalam Bbrp Sisi Lebih Berbahaya
> dari Bank Konv.
>
> Assalamualaikum wr wb Rekan2x & Bp. Latif
>
> Saya awam tentang bank syariah tapi bisa anda atau rekan2x dimilis
> jelaskan dimana berbahayanya secara detail? insya allah bulan depan
> seluruh tabungan saya ingin saya ganti dari Bank Konvensional ke Bank
> Syariah, niat saya tidak berfikir masalah bunga yang lebih besar atau
> tidak tetapi saya berfikir harta saya bersih dari kata riba.
>
> Mohon dijelaskan?
>
> Terima Kasih
>
> Wasalamualaikum wr wb
>
> Pandu
>
> From: syiar-islam@ yahoogroups. com [mailto:syiar-islam@ yahoogroups. com]
> On Behalf Of MK. Mattawaf
> Sent: Wednesday, April 01, 2009 12:14 PM
> To: mk_mtw...@yahoo. co.id
> Subject: [syiar-islam] Bank Syari'ah Dalam Bbrp Sisi Lebih Berbahaya
> dari Bank Konv.
>
> --- Pada Rab, 1/4/09, mlatifk <mlati...... .> menulis:
> Dari: mlatifk <mlat...@yahoo. com <mailto:mlatifk% <mlatifk%25>
> 40yahoo.com> >
> Topik: [pengusaha-muslim] Bank Syari'ah Dalam Beberapa Sisi Lebih
> Berbahaya dari Bank Konvensional
> Kepada: pengusaha-muslim@ yahoogroups. com
> <mailto:pengusaha- muslim%40yahoogr oups.com>
> Tanggal: Rabu, 1 April, 2009, 10:57 AM
> ============ ========= ======
>
> Bismillahirrahmanir rahim.
> Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh.
> Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tercurahkan atas Nabi Muhammad
> shallallahu 'alaihi wa sallam.
>
> Dalam suatu kesempatan saya dan ikhwan-ikhwan di purwokerto pernah
> berbincang tentang praktek bank syari'ah yang ada saat ini, kami saling
> tukar pikiran dan informasi (tentang pendapat para ustadz tentang bank
> syari'ah pada saat itu). Kesimpulan kami pada saat itu adalah bank
> syari'ah lebih berbahaya dibandingkan bank konvensional karena beberapa
> alasan, yaitu:
>
> 1. Bank syari'ah menggembar-gemborka n bahwa sistem perbankan yang
> mereka jalankan adalah syar'i dan halal padahal pada prakteknya masih
> sama saja dengan bank konvensional tapi dibungkus dengan istilah-istilah
> yang kelihatannya syar'i. Dalam hal mengandung 2 bahaya:
> - Penghalalan sesuatu yang diharamkan oleh Allah 'Azza wa Jalla.
> - Penipuan terhadap kaum muslimin dengan janji bahwa sistem perbankan
> mereka halal, sehingga banyak orang meyakini bahwa mu'amalah mereka
> halal padahal sebenarnya haram.
>
> 2. Bank syari'ah berusaha mengeruk keuntungan lebih besar dari bank
> konvensional dengan memanfaatkan kesadaran kaum muslimin untuk
> menjalankan muamalah yang halal. Hal itu bisa dibuktikan dengan 2 hal
> - Menarik bunga lebih besar dibandingkan bank konvensional kepada
> nasabah yang meminjam modal kepada mereka.
> - Memberikan bagi hasil lebih sedikit kepada investor/penabung daripada
> bank konvensional dengan alasan bagi hasil berdasarkan keuntungan.
>
> 3. Bahkan saat ini banyak orang kafir yang tertarik untuk menjalankan
> bisnis bank syari'ah (menurut versi mereka)dan ada juga yang sudah
> menjalankannya di negara mereka. Hal itu karena mereka faham bahwa
> penerapan sistem bank syari'ah lebih menguntungkan dibandingkan bank
> konvensional.
>
> Kesimpulan diatas terlepas dari niat baik mereka untuk memberikan solusi
> kepada kaum muslimin tentang perbankan syari'ah.
> Saya setuju dengan pendapat Ustadz Arifin Badri dalam tulisan beliau di
> Majalah As-Sunnah (saya belum baca bukunya)bahwa kita perlu mendukung
> upaya mereka untuk menerapkan Syari'at Islam di bidang perbankan.
>
> Bukan maksud saya untuk berdebat, mohon maaf apabila ada kesalahan dan
> mohon masukannya dari ikhwan sekalian.
>
> Semoga dari komunitas Pengusaha Muslim ini bisa tercetus gagasan untuk
> bergotong royong merealisasikan suatu lembaga semacam perbankan yang
> benar-benar syar'i dan dibarokahi.
> Apabila kita ada niat bukan tidak mungkin bisa terwujud, dengan
> pertolongan Allah.
> Faidza 'azamta fa tawakkal 'alallah.
>
> Wallahu a'lam.
> WasSalamu 'alaikum wa Rahmatullahi wa barakatuh
> Walhamdulillahi Rabbil'alamin.
>
> Muhamad latif
> www.nahwumudah. com
>
> Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan
> Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke