BAIK BURUK BENAR DAN SALAH

Hmm..kadang aku sering merenung, banyak sekali kekacauan yg terjadi saat ini 
dan sulit sekali untuk memperbaikinya tanpa adanya kesalahpahaman. Sebenarnya 
mayoritas manusia sudah mengerti mana perbuatan baik dan mana yg buruk, hanya 
saja apakah kita mau konsekuen menjalankan kebaikan dan menjauhi keburukan, 
namun yg menjadi dilema saat ini adalah tidak banyaknya orang mengerti mana 
perbuatan yg benar dan mana yg salah; hanya karena kebenaran yg kadang 
terbungkus dengan apa yg terlihat buruk dan perbuatan salah yg terbungkus 
dengan kebaikan. Hmm..benar sekali ungkapan seorang ulama yg katakan, kenalilah 
kebenaran maka kamu akan tahu kebenaran. Bagaimana mungkin kita mengetahui mana 
yg benar dan salah bila kita tidak pernah tahu kebenaran itu sendiri, dan yg 
hanya kita tahu adalah kebaikan dan keburukan yg selamanya belum tentu benar 
dan belum tentu salah.

Ternyata memang menjadi rumit, pada saat manusia tidak pernah tahu akan 
kebenaran, akan menimbulkan kesalahpaham-an antar sesama manusia pada saat yg 
diketahui hanya kebaikan dan keburukan sedang itupun yg mengerti masih banyak 
yg tidak mau menjalankan, justru dengan bangga melakukan keburukan yg jelas 
diketahuinya. Maka kacaulah duni ini.

Kebenaran yg terlihat buruk kadang menjadi kambing hitam untuk disalahkan dan 
begitupun sebaliknya, kesalahan yang terbungkus kebaikan, sering dianggap 
sesuatu yg benar, hingga sering terjadi benturan yg seharusnya tidak perlu 
terjadi dgn orang2 yg hanya mengerti kebaikan dengan orang2 yg paham akan 
kebenaran. Sialnya orang2 yg paham akan kebenaran namun menutupi kebenaran itu 
dgn sengaja dan membungkus kesalahan yg diketahuinya dengan kebaikan. 
Aahhh..andai semua orang tahu akan kebenaran dan andai tidak adanya orang2 yg 
dengan sengaja menutup kebenaran untuk satu kejahatan.

Contoh kasus orang2 JIL yg kemungkinan mengetahui akan kebenaran namun dengan 
sengaja menutupinya demi sesuatu yg diinginkannya dan akhirnya timbulkan 
kesalahpahaman antara orang yg dengan lugunya ingin berbuat baik tanpa mengerti 
bahwa sesuatu yg baik belum tentu jaminan akan kebenaran dengan orang2 yg 
mengerti kebenaran dan konsekuen pada kebenaran.

Hmm..Kebenaran yg terbungkus dengan yg terlihat 'buruk' . Aku teringat dengan 
omongan guruku yg katakan : “Apabila ada orang yg lakukan kesalahan dan kita 
mendiamkan, maka dia akan mengulangnya untuk kedua kalinya dan apabila kita 
tetap  mendiamkan kesalahannya, maka dia akan menganggap kesalahannya itu 
menjadi suatu yg wajar, dan dia tetap melakukannya dan tetap dibiarkan maka dia 
akan menganggap kesalahannya itu suatu kebenaran dan apabila suatu saat kita 
sudah muak dengan kesalahannya yg selama ini kita diamkan dan kita baru 
mengingatkannya maka kita akan temukan benturan, karena dia akan mempertahankan 
kesalahannya itu sebagai kebenaran yg selama ini didiamkan.

Terbayang sama aku, betapa sulit dan menjadi dilema andai kita konsekuen dengan 
niat baik untuk selalu meluruskan tiap kali ada yg salah, maka terkesan spt 
orang yg cerewet, tukang marah, merasa paling benar, dlsbnya. Karena 
kenyataannya saat ini adalah lebih banyak orang yg lakukan kesalahan dan tidak 
pernah tahu akan perbuatan salahnya yg memang selama ini tidak pernah ada yg 
memberitahukan. 

Hmm..aku jadi teringat hadist Nabi yg mengatakan bahwa “akan ditemukan satu 
zaman, dimana orang lebih senang mengembalakan ternaknya ke dalam hutan, hanya 
untuk menghindari agamanya dari fitnah”
dan keadaan spt yg disabdakan Rasulullah terjadi saat ini, orang memberitahu 
akan tiap kali orang melakukan salah demi untuk kebaikan yg sebenarnya, malah 
akan dituduh sebagai pemarah, sok tahu, merasa paling benar, ingin didengarkan, 
egois, cerewet dlsbnya. Hmm..terbukti sesuatu yg benar tidak selamanya terlihat 
baik, karena orang yg menyampaikan kebenaran lebih sering dikatakan sebagai 
pembuat onar, karena sudah banyaknya orang yg lakukan kesalahan dan menjadi 
sesuatu yg dianggap benar, dan yg benar akan menjadi terlihat salah.

Jadi aneh menurutku, pada saat kebenaran disampaikan dan orang awan yg tidak 
paham akan kebenaran dan merasa apa yg dilakukannya selama ini adalah suatu yg 
benar, biasanya akan protes dan menganggap kita sebagai orang yg merasa paling 
benar dan tidak mau disalahkan, dan pada saat kita meminta untuk tunjukkan 
kesalahan yg dituduhkan namun ia tidak juga mampu menunjukkan kesalahan kita, 
maka yg keluar adalah tuduhan bahwa penyampai kebenaran hanya merasa paling 
benar, egois, pemarah dan selalu ingin didengar.

Yaaa..baru terasa apa yg dikatakan oleh Rasulullah, bahwa dunia adalah penjara 
bagi orang muslim dan syurga bagi orang2 kafir dan sejenisnya yg hanya tahu 
kebaikan dan keburukan tanpa mengerti kebenaran dan kesalahan. Yang menjadikan 
tiap dasar penilaian hanya suatu kebiasaan dan keumuman orang yg melakukan, dan 
bukan berdasarkan kebenaran.
Contoh, wanita hanya diperintah untuk berlaku lemah lembut dan tidak kasar pada 
suaminya, namun pada saat wanita berani bicara keras karena melihat sesuatu yg 
tidak patut, maka yg keluar adalah protes dan menunjukkan kebiasaan yg umum dan 
dianggap satu keharusan untuk berlaku lemah lembut dan tidak kasar pada semua 
orang meskipun dalam kaca mata kebenaran, orang itu adalah tidak patut untuk 
diperlakukan tidak kasar.

Ini hanya renunganku aja, betapa kacaunya dunia saat ini, yg benar jadi 
terlihat salah dan yg salah jadi terlihat benar dan dipertahankan mati2an, 
hanya karena kesalahan yg selama ini dilakukan tidak ada yg mengingatkan hingga 
menjadi satu kebiasaan yg akhirnya timbulkan klaim kebenaran yg patut 
dipertahankan. Banyaknya orang yg lakukan kesalahan dan dikitnya orang yg 
lakukan kebenaran dan lebih sedikitnya orang yg berani bicara kebenaran akan 
menjadi orang yg diangap aneh ditengah-tengah orang kebanyakan dan keumuman 
orang lakukan kesalahan yg terbungkus dgn kebaikan dan kepatutan masyarakat yg 
sudah buta akan kebenaran.


Kamis, 3 April 2009
by
hana



      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Kirim email ke