Ada mesjid Syiah, Ada mesjid Sunni.

Apakah ini berarti sama seperti halnya dalam Kristen, ada gereja Oikumene, 
gereja Imanuel, gereja Bethesda, Gereja Pantekosta dan lain-lain itu?

Apakah benar Mesjid umat Islam sudah seperti itu, sudah tidak universal lagi?

Apakah Mesjid tidak lagi menjadi rumah suci semua umat Islam, tetapi sudah 
dikhususkan oleh kelompok-kelompok tertentu, seperti halnya Mesjid Ahmadiyah di 
Indonesia?

 

Ataukah ini hanya sebuah propaganda yang melemahkan umat Islam, yang berusaha 
memperburuk citra Iran bagi kaum muslim sendiri, dimana kita tahu, bahwa Iran 
adalah salah satu negara Islam yang sedang maju-majunya, dan menjadi ancaman 
terbesar bagi negara kafir seperti Amerika dan Israel? 

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
Syahri Mahmud
Sent: Wednesday, April 15, 2009 10:53 AM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: Re: Bls: [syiar-islam] Bls: [Sabili] Hati2 Adu Domba Sunni vs Syi'ah 
dan Pemboman Masjid - Re: [Saksi] Bls: FW: Eramuslim - Iran Gantung Dua Ulama 
Sunni Terkemuka

 






selain karena faktor historis dan pemahaman, ini merupakan strategi yang 
dilancarkan intelijen dan tentara AS laknatullah 'alaihim. mereka tidak 
mengingkinkan perdamaian terjadi di tubuh kaum muslimin terutama di timur 
tengah.
lihatlah yang terjadi di irak. logikanya, seberapa besarpun perbedaan dalam 
tubuh kaum muslimin, mereka tidak mungkin tega membunuh saudaranya sendiri 
kalau bukan karena skenario dari sang sutradara AS laknatullah. di mana2 
penduduk yang terjajah pasti akan melawan dan berusaha mengusir bahkan membunuh 
si penjajah, tapi kenapa sunni - syiah yang saling bunuh? padahal di tengah2 
mereka ada tentara AS laknatullah yang wajib mereka lawan?

Allah..satukan kami

________________________________
From: Afiatik Rahmatika <[email protected] 
<mailto:rahmatika_a%40yahoo.co.id> >
To: A Nizami <[email protected] <mailto:nizaminz%40yahoo.com> >; 
[email protected] <mailto:sabili%40yahoogroups.com> ; 
[email protected] <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com> ; Mas Wibowo 
<[email protected] <mailto:suratemaswibowo%40yahoo.com> >
Sent: Wednesday, April 15, 2009 10:11:41 AM
Subject: Bls: [syiar-islam] Bls: [Sabili] Hati2 Adu Domba Sunni vs Syi'ah dan 
Pemboman Masjid - Re: [Saksi] Bls: FW: Eramuslim - Iran Gantung Dua Ulama Sunni 
Terkemuka

sangat miris membaca pertikaian antara sunni dan syiah
sampai sekarang saya belum paham apa penyebab yg menjadikan mereka bertikai, 
apakah hanya semata-mata tentang perbedaan pendapat kekhilafahan?
buat siapa saja yg bisa menjelaskan tolong....

wassalam

________________________________
Dari: A Nizami <[email protected] <mailto:nizaminz%40yahoo.com> >
Kepada: [email protected] <mailto:sabili%40yahoogroups.com> ; 
[email protected] <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com> ; Mas Wibowo 
<[email protected] <mailto:suratemaswibowo%40yahoo.com> >
Terkirim: Rabu, 15 April, 2009 09:21:32
Topik: [syiar-islam] Bls: [Sabili] Hati2 Adu Domba Sunni vs Syi'ah dan Pemboman 
Masjid - Re: [Saksi] Bls: FW: Eramuslim - Iran Gantung Dua Ulama Sunni Terkemuka

Terimakasih mas Wibowo.
Jika memang ada pelarangan orang Sunni mendirikan masjid Sunni, seharusnya 
pimpinan negara dan majelis ulama Islam di seluruh dunia termasuk Indonesia 
bisa menekan Iran untuk mengizinkannya.

Namun menurut saya sih seharusnya kita bisa seperti di Masjidil Haram Mekkah 
dan juga Masjid Nabawi di Madinah, di mana semua ummat Islam entah itu Sunni 
atau Syi'ah bisa shalat bersama tanpa harus repot2 bikin masjid sendiri seperti 
Masjid Sunni dan Masjid Syi'ah. Menurut saya itu jadi aneh dan lucu. Harusnya 
masjid ya masjid. Tempat ummat Islam beribadah.

Mudah2an hal itu bisa diselesaikan dengan cara yang ahsan. Bukan dengan 
kekerasan seperti pemboman masjid, pembantaian, dsb.

Wassalam

===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media- islam.or. id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: syiar-islam- subscribe@ yahoogroups. com

Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami. wordpress. com

--- Pada Sel, 14/4/09, Mas Wibowo <suratemaswibowo@ yahoo.com> menulis:

> Dari: Mas Wibowo <suratemaswibowo@ yahoo.com>
> Topik: Bls: [Sabili] Hati2 Adu Domba Sunni vs Syi'ah dan Pemboman Masjid - 
> Re: [Saksi] Bls: FW: Eramuslim - Iran Gantung Dua Ulama Sunni Terkemuka
> Kepada: sab...@yahoogroups. com, syiar-islam@ yahoogroups. com
> Cc: nizam...@yahoo. com
> Tanggal: Selasa, 14 April, 2009, 6:45 PM
> Berita lain tentang
> Syiah di Iran
> Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 28 Oktober 2008, 02:31
> AM
> 
> TEHERAN (Arrahmah.com) - Tokoh
> spritual Syiah, Ali el Taskhiri, sekjen Perhimpunan
> Internasional Untuk Pendekatan Antar Mazhab Dalam Islam
> menolak pembangunan sebuah masjid bagi kelompok SUNNI di
> ibukota Iran, Teheran, sekalipun jumlah mereka di sana
> mencapai lebih dari 1 juta Muslim SUNNI. 
> 
> El Taskhiri beralasan, bahwa penolakan itu dikarenakan
> situasi dan kondisi (sikon) yang kurang kondusif untuk
> mendirikan masjid bagi kaum SUNNI.
> 
> Dalam sejumlah keterangan yang disampaikannya kepada surat
> kabar ‘El Syorouq’ yang terbit di ALJAZAIR, ia
> mengatakan, sikonnya tidak memungkinkan untuk membangun
> masjid bagi Muslim SUNNI. Ia mengklaim, sebab penolakan itu
> bukan karena mereka itu adalah kelompok SUNNI tetapi hanya
> karena masalah teknis.
> 
> Menjawab pertanyaan surat kabar ALJZAIR itu seputar kapan
> waktu yang kondusif menurutnya untuk pembangunan masjid bagi
> kaum SUNNI, ia mengatakan, “Sikon seperti ini pasti akan
> selalu dipertimbangkan dan dipelajari oleh setiap pemerintah
> dan baru akan melakukannya begitu momennya sudah tepat.”
> 
> Sebelumnya, El Taskhiri telah melontarkan kritikan pedas
> terhadap Syaikh Yusuf Al Qaradhawi dengan menuduh yang
> terakhir telah memunculkan pertikaian di antara kaum
> Muslimin.
> 
> Kritikan itu sendiri terkait dengan upaya Al Qaradhawi
> menyingkap rencana Iran untuk menyebarkan paham Syiah di
> negeri-negeri Islam berpenganut SUNNI. Anehnya setelah itu,
> El Taskhiri bersama delegasi Iran kembali meminta maaf
> kepada Al Qaradhawi. Persisnya saat keberadaan mereka di
> DOHA, ibukota Qatar untuk menghadiri sebuah semintar
> dukungan terhadap PALESTINA dan pertemuan Ikatan Ulama Islam
> Internasional yang kebetulan diketahui oleh Al Qaradhawi. El
> Taskhiri bahkan tidak sekedar meminta maaf, ia malah mencium
> kepala yang pertama disebut. Tindakannya ini oleh para
> pendampingnya ditafsirkan sebagai penerapan doktrin pokok
> dalam SYIAH, yaitu Taqiyyah oleh El Taskhiri.
> 
> Seperti diketahui, setelah kritikan yang dilontarkan El
> Taskhiri itu, sejumlah kelompok SYIAH menjadi berang dan
> menyatakan perang terhadap tokoh asal MESIR itu karena
> dinilai ‘menelanjangi’ kedok SYIAH. (Hanin
> Mazaya/AS)
> 
> http://www.arrahmah .com/index. php/news/ read/2528/ 1-juta-muslim- 
> sunni-iran- dilarang- bangun-masjid
> 
> Dari: A Nizami
> <nizam...@yahoo. com>
> Kepada:
> sa...@ji-indonesia. com
> Cc:
> syiar-islam <syiar-islam@ yahoogroups. com>;
> sab...@yahoogroups. com; padhang-mbulan@ yahoogroups. com
> Terkirim:
> Rabu, 15 April, 2009 08:24:32
> Topik:
> [Sabili] Hati2 Adu Domba Sunni vs Syi'ah dan Pemboman
> Masjid - Re: [Saksi] Bls: FW: Eramuslim - Iran Gantung Dua
> Ulama Sunni Terkemuka
> 
> 
> Assalamu'alaikum wr wb,
> 
> Maaf ya, AS melalui sekutu dekatnya Arab Saudi tentu
> mencoba memecah-belah kekuatan Islam, sehingga hukum Islam
> dan negara Islam tidak akan tegak.
> 
> Oleh karena itu Arab Saudi mendanai satu kelompok/ulama
> yang mereka gaji untuk memecah-belah persatuan Islam. Bukan
> hanya Syi'ah yang mereka serang, tapi juga kelompok
> Sunni yang tidak sejalan dengan AS dan Arab Saudi seperti
> Hamas, Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin dsb..
> 
> Salah satu adu dombanya bukan cuma menebar kebencian dan
> membesar2kan khilafiyah/furu' iyah, tapi sampai membom
> masjid2 yang membunuh orang2 yang sedang shalat dan dzikir
> kepada Allah SWT. Orang2 Sunni yang terprovokasi oleh ulama2
> yang menebar kebencian (mungkin yang digantung Iran kemarin)
> akhirnya membom masjid2 Syi'ah dan membantai orang2 yang
> di dalam masjid. Ini akhirnya juga dibalas orang2 Syi'ah
> dgn membom
> masjid2 Sunni (saya sendiri lebih senang menyebutnya
> masjid saja sebab Islam itu satu). Itukah yang kita
> inginkan?
> 
> Saat ini kita bisa shalat dan dzikir dengan tenang di
> masjid. Tapi jika provokasi dan adu domba ini kita biarkan
> dan meluas, bisa2 saja nanti kita ke masjid yang selama ini
> fokus untuk shalat dan dzikir jadi was2 dan berpikir.
> "Nanti ada pemboman atau tidak di masjid?" Itukah
> yang kita mau? Orang2 Yahudi dan Nasrani mungkin tertawa
> terbahak2 melihat orang2 Sunni dan Syi'ah saling membom
> masjid2.
> 
> Sekali lagi saya kutip ayat Al Qur'an di mana Allah
> melarang menghancurkan bukan hanya masjid yang disebut Nama
> Allah dan Nabi Muhammad di dalamnya, namun juga gereja dan
> sinagog Yahudi di mana hanya Nama Allah saja yang disebut
> sedang nama Nabi justru diingkari:
> 
> "...Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan)
> sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah
> dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah
> ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya
> banyak disebut nama Allah..." [Al Hajj:40]
> 
> Sunni dengan Syi'ah meski sama2 Islam memang beda, MUI
> juga menegaskan demikian. Namun bukan berarti kita harus
> menebarkan permusuhan dan saling bunuh. Saya pribadi ketika
> dakwah kepada orang2 Non Muslim via internet jadi bingung
> kalau ditanya orang2 kafir tersebut, kalau Islam itu agama
> damai, kenapa Sunni dan Syi'ah saling membom masjid?
> Itukah Islam? Terhadap orang kafir yang ingin damaipun kita
> dilarang memerangi mereka.
> 
> "Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka
> condonglah kepadanya .." [Al Anfaal:61]
> 
> Islam mengajarkan agama dengan damai. Untukmu agamamu dan
> untukku agamaku. Sebarkanlah dakwah tentang Islam/Tauhid
> agar orang mengucapkan kalimat syahadah tidak ada Tuhan
> selain Allah dan Muhammad adalah utusannya. Bukan hanya
> meributkan masalah khilafiyah dan saling bunuh sesama.
> 
> Lihat berbagai pemboman yang dilakukan
> terhadap masjid2 Syi'ah. Jadi jika akhirnya pemerintah
> Republik Islam Iran akhirnya menjatuhkan hukuman mati kepada
> pelakunya memang pantas karena mereka telah membunuh orang
> dan menghancurkan masjid yang sebenarnya dilarang oleh
> Allah:
> 
> Pembom Bunuh Diri Meledakkan Mobilnya dekat Gedung
> Kementerian ...
> Serangan-serangan itu terjadi sehari setelah 25 orang tewas
> dan 90 orang lainnya cedera akibat sbuah pemboman mobil
> bunuh diri di sebuah masjid Syi’ah di ...
> www.voanews. com/indonesian/ 2005-10-06- voa7.cfm
> 
> Pengeboman Mesjid Imam Ali, sebuah Fitnah Besar adu domba
> Syiah vs ...
> Kali ini fitnah besar itu terjadi kembali di Irak, Mesjid
> Imam Ali Al-Hadi rusak ... pemboman atas tempat suci Muslim
> Syiah yang terletak di utara Baghdad. ... Mereka telah
> menanamkan rasa kemarahan di dalam setiap dada orang
> Syi’ah dan ...
> swaramuslim. net/foto/ more.php? id=5163_0_ 10_0_M
> 
> http://www.voanews. com/indonesian/
> archive/2006- 02/2006-02- 22-voa6.cfm? moddate=2006-
> 02-22
> 
> KapanLagi.com: Pemboman Mesjid Syiah Picu Pembunuhan
> Sektarian di Irak
> Pemboman Mesjid Syiah Picu Pembunuhan Sektarian di Irak.
> .... Serangan bom hari Rabu menghancurkan kubah salah satu
> dari mesjid tersuci Syiah di dunia, ...
> www.kapanlagi. com/h/0000104318 .html
> 
> 
> --- Pada Sel, 14/4/09, Tony Ringgo Cahyono <ton...@mkpi. panasonic. co..id>
> menulis:
> 
> > Dari: Tony Ringgo Cahyono <ton...@mkpi. panasonic.
> co.id>
> > Topik: Re: [Saksi] Bls: FW: Eramuslim - Iran Gantung
> Dua Ulama Sunni Terkemuka
> > Kepada: sa...@ji-indonesia. com
> > Tanggal: Selasa, 14 April, 2009, 4:52 AM
> > 
> > Kalo memang
> > ini benar, faktor ini bisa
> > dijadikan oleh musuh-musuh Iran ,
> > terutama Amerika sebagai blind spot adu domba.
> Seperti

> > halnya yang pernah
> > terjadi di Iraq ,
> > dan ternyata cukup efektif juga dalam memecah belah
> > kekuatan Islam antara Sunni
> > dengan Syiah. 
> > 
> > Semoga
> > prediksi saya ini salah … 
> > 
> > From:
> > saksi-bounces@ ji-indonesia.
> com
> > [mailto:saksi- bounces@ ji-indonesia. com]
> On Behalf Of Karman
> > 
> > Sent:
> > Tuesday, April 14, 2009 5:36
> > PM
> > 
> > To:
> > sa...@ji-indonesia. com
> > 
> > Subject:
> > [Saksi] Bls: FW:
> > Eramuslim - Iran 
> > Gantung Dua Ulama Sunni Terkemuka 
> > 
> > ni tambahan dari www..nahimunkar. . com
> > tulisan pak Hartono Ahmad jaiz 
> > 
> > Iran Membunuh Dua
> > Ulama Sunni 
> > 
> > Ahlis Sunnah di Iran dihadang banyak
> > tragedy serangan yang disasarkan
> > terhadap mereka berupa tekanan,
> kedhaliman, dan pemusnahan
> > dari arah rezim
> > fanatisme <!--[if
> > !vml]--><!-- [endif]-- >golongan. ilustrasi
> > eramuslim 
> > 
> > Penguasa Iran 
> > melancarkan pembunuhan atas dua Ulama besar Ahlis
> Sunnah di
> > kota 
> > Zahran Iran dengan tuduhan
> > keterlibatan keduanya dalam aksi kebangkitan untuk
> > pergolakan
> > Iran . Ekskusi
> > mati itu berlangsung pekan lalu dalam rangka sarana
> terror
> > untuk menakut-nakuti
> > jama’ah-jama’ah Sunni penentang di daerah-daerah
> yang
> > dihuni oleh kebanyakan
> > dari Ahlis Sunnah. Koran Al-Jumhuriyyah
> > ÇáÌãåæÑíɓ ” Mesir menyebutkan bahwa
> > dua orang alim yang telah diekskusi mati itu adalah
> Maulawi
> > Khalilullah Zari
> > dan Hafidh Shalahuddin Sayyidi 
> > ãæáæí Îáíá Çááå ÒÇÑí
> > æÍÇÝÙ ÕáÇÍ ÇáÏíä ÓíÏí 
> > Dan pembunuhan
> terhadap kedua Ulama
> > Sunni itu dalam rangka pengusiran
> > abadi terhadap Ahlis Sunnah di Iran dan operasi
> > pemberedelan politik, agama,
> > dan informasi secara keras setelah revolusi Khumeini
> dimana
> > Iran menegaskan
> > pembersihan secara meluas terhadap buku-buku rujukan
> > (referensi) agama yang
> > Sunni (Ahlis Sunnah). 
> 
> > Ahlis Sunnah di Iran menghadapi banyak
> > tragedy serangan yang disasarkan
> > terhadap mereka berupa tekanan, kedhaliman, dan
> pemusnahan
> > dari arah rezim
> > fanatisme golongan di Iran, di antaranya pembunuhan
> > terhadap pembesar-pembesar
> > Ulama, penghancuran masjid-masjid, penutupan
> > madrasah-madrasah Diniyyah,
> > mengusir tokoh-tokoh agama (Islam Sunni) dan pelajar/
> > mahasiswa penuntut ilmu
> > dengan menjauhkan mereka. Semua itu dilangsungkan
> dengan
> > tujuan mencabut Ahlus
> > Sunnah dan mewajibkan madzhab
> Syi’ah atas bangsa-bangsa
> > di Iran yang Sunni dari
> > suku Kurdi, Balusy, Turki, dan sebagian Arab lainnya
> secara
> > paksa dan
> > kekerasan, sebagaimana telah terjadi 5 abad yang lalu
> di
> > mana Daulah Shafawiyah
> > memaksa –dengan kerjasama dengan orang-orang
> salib—
> > Iran untuk mensyi’ahkan
> > dengan kekuatan pedang dan terror setelah tadinya
> > bersahabat dan mempengaruhi
> > di dunia Islam. 
> 
> > Perlu diketahui bahwa Ahlis Sunnah di
> > Iran adalah jumlah mayoritas
> > kedua setelah Syi’ah yang berkuasa dari segi jumlah
> > penduduk dan jumlahnya
> > mencapai 15-20 juta jiwa, tetapi mereka (Ahlis Sunnah)
> itu
> > dilarang membangun
> > masjid satu pun di seluruh kota di Iran Raya. Dan
> > sesungguhnya Teheran adalah
> > satu-satunya ibukota di dunia yang tidak terdapat di
> > dalamnya masjid satu pun
> > milik Ahlis Sunnah. Ini pada waktu yang di
> > sana ditemui adanya berpulu-puluh
> > gereja-gereja, kuil-kuil, dan sekolahan-sekolahan
> milik
> > Nasrani, Yahudi, Hindu,
> > dan Majusi. (2009-04-09
> > 14:06:33http://online. alarab.co. il/view.php?
> sel=00129619) .
> 
> > Bagaimana di
> Indonesia 
> 
> > Perlu diketahui, LPPI (Lembaga
> > Penelitian dan Pengkajian Islam) di
> > Jakarta, sebelum tahun 2000 telah menerbitkan buku
> tentang
> > ratusan ulama yang
> > dibantai di Iran zaman kekuasaan Khumeini, dan
> > masjid-masjid Ahlis Sunnah yang
> > dihancurkan di Iran. Daftar nama para Ulama Sunni
> yang
> > dibantai dan
> > masjid-masjid Sunni yang dihancurkan itupun
> dicantumkan
> > dengan jelas disertai
> > riwayat singkatnya. 
> > 
> > Sebegitu ganasnya kebengisan Syi’ah di
> > Iran terhadap para Ulama Sunni,
> > Masjid-masjid Sunni; bahkan maraji’ (buku-buku
> rujukan/
> > referensi) Sunni pun
> > dibersihkan alias dimusnahkan. Namun anehnya di
> Indonesia,
> > perguruan tinggi
> > Islam (negeri) dan Muhammadiyah justru menerima
> dengan
> > welcome terhadap
> > referensi dari Iran, bahkan Iran telah memiliki 12
> Iranian
> > Corner di
> >
> perguruan-perguruan tinggi Islam (negeri) dan
> Muhammadiyah
> > di Indonesia.
> > Perpustakaan- perpustakan Iran di perguruan tinggi
> Islam di
> > Indonesia yang
> > berjumlah 12 temnpat itu alhamdulillah telah
> dimusnahkan
> > oleh Allah Ta’ala yang
> > satu Iranian Corner yaitu di UMJ (Universitas
> Muhammadiyah
> > Jakarta) ketika
> > terkena musibah jebolnya tanggul Situ Gintung di
> Cierendeu
> > Tangerang Banten,
> > Jum’at shubuh, 1 Rabi’ul Akhir 1430H/ 27 Maret
> > 2009. 
> > 
> > Rector UMJ tampak meratapi karena
> > kerugiannya mencapai 9-10 miliar
> > rupiah, di antaranya Iranian Corner itu. Kalau memang
> dia
> > sayang-sayang
> > terhadap Islam Sunni, maka barangkali mau mengingat
> Allah,
> > mengakui bahwa jelas
> > di antara upayanya itu adalah menyuntikkan kesesatan
> dan
> > penyesatan. Sehingga
> > kalau mau sadar, maka rector UMJ maupun Muhammadiyah
> justru
> > perlu memikir
> > ulang, menimbang-nimbang lagi, apakah tidak besar
> > madharatnya dengan menerima
> > Iranian Corner di berbagai Universitas Muhammadiyah
> itu.
> > Namun kalau cara
> > berfikirnya model mantan rector UMS Malang, Malik
> Fajar,
> > apalagi hanya
> > buku-buku dari Iran, sedang buku-buku dari Israel pun
> dia
> > terima sejak
> > kira-kira tahun 1995-an. Hal itu dikemukakan oleh
> seorang
> > petugas ketika
> > Menteri Agama yang lalu, dr Tarmidzi Taher, datang ke
> > kampus Universias
> > Muhammadiyah Malang. 
> > 
> > Di antara perguruan Tinggi Islam yang
> > memiliki Iranian Corner, menurut
> > Majalah Hidayatullah April 2009 adalah: UIN Syarif
> > Hidayatullah Jakarta,
> > Universitas Muhammadiyah Jakarta (alhamdulillah
> Iranian
> > Corner di UMJ ini telah
> > musnah terkena banjir Situ Gintung, red) Universitas
> > Muhammadiyah
> Malang,
> > Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas
> Ahmad
> > Dahlan Yogyakarta, dan
> > UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 
> > 
> > Bisa dibayangkan, Yogyakarta, satu
> > kota saja ada 3 Iranian Corner; yang satu
> > UIN, yang dua Muhammadiyah (?). Tampaknya Muhammadiyah
> ini
> > tidak
> > kapok-kapoknya. Dulu yang menyambut baik kedatangan
> aliran
> > sangat sesat,
> > Ahmadiyah, itu juga Muhammadiyah, walau belakangan
> mengakui
> > kesalahannya atas
> > keterlanjuran selama itu berangkulan dengan
> Ahmadiyah.
> > Namun pengakuan
> > kesalahan itu tampaknya tidak diujudkan oleh generasi
> > belakangan, bahkan
> > terkesan ogah-ogahan dalam menghadapi Ahmadiyah
> bersama
> > Muslimin yang
> > bersemangat untuk meminta agar Ahmadiyah dibubarkan.
> Bahkan
> > sebagian orang
> > Muhammadiyah tampak bersuara membela. Ini aneh
> > sekali. 
> > 
> > Sebaliknya,
> kadang Muhammadiyah dalam
> > kiprahnya, justru
> > nyerempet-nyerempet hal yang tidak berguna, dan
> mengandung
> > masalah. Seperti
> > untuk mengadakan hajat Muktamar Muhammadiyah di
> Jogjakarta
> > mendatang, akan
> > dibesar-besarkan dengan kesenian kolosal dengan
> > mempercayakan sebagai
> > supervisinya kepada sutradara yang sedang bermasalah
> dengan
> > Ummat Islam yakni
> > Hanung Bramantyo. Acara itu sebagai
> > berikut: 
> > 
> > Menandai kesiapan Kota Jogja menyambut
> > kegiatan akbar itu, 18 Juli
> > mendatang, panitia akan menggelar pagelaran kolosal
> Langen
> > Carita dengan tema
> > ”Sumunaring Surya Cahyaning Nagari”. 
> > 
> > Rencananya, gelaran itu akan disajikan di Stadion
> Mandala
> > Krida dengan
> > melibatkan 3.000 pemain dari beberapa kelompok
> masyarakat.
> > “Selain siswa-siswa
> > SD, SMP,dan SMA, juga diikuti ortom
> Muhammadiyah
> > diantaranya , IRM, IPM, Tapak
> > Suci, Hisbul Wathan, Aisyiyah, NA, AMM, Pemuda
> > Muhammadiyah,” terang Ketua
> > Pelaksana Kegiatan Herman “Doddy”
> > Isdarmadi. 
> > 
> > Masyarakat, lanjut dia, juga akan
> > diundang dalam acara ini. Setidaknya
> > akan ada 60 ribu audience yang diundang. Kepada
> peserta
> > diwajibkan berpakaian
> > santri zaman dulu. Dalam pergelaran itu, akan
> digambarkan
> > perjalanan
> > Muhammadiyah. . Pagelaran ini disutradarai Harsoyo
> dengan
> > supervisi Hanung
> > Bramantyo. (Radar Yogya [ Rabu, 08 April 2009
> > ]). 
> > 
> 
> > Sementara itu sebenarnya seperti apa Hanung itu.
> Berikut
> > ini mari kita ulang
> > sejenak: 
> > 
> > Menurut Hanung, banyak protes yang
> > ditujukan kepada dirinya di balik
> > kesuksesan film Ayat-ayat Cinta. Sebagian besar dari
> mereka
> > adalah perempuan
> > yang
> menganggap Hanung pro poligami dan Ayat-ayat Cinta
> > mencerminkan budaya
> > patriarki yang merugikan kaum perempuan. Oleh karena
> itu,
> > Hanung pun bergegas
> > membuat film Perempuan Berkalung Sorban. 
> > 
> > Nah, melalui film Perempuan Berkalung Sorban inilah
> Hanung
> > membayar hutangnya,
> > dengan membuat film yang turut memperjuangkan
> tema-tema
> > feminisme yang
> > content-nya sejalan dengan materi perjuangan para
> liberalis
> > dan pegiat
> > kesetaraan gender. Dalam bahasa sederhana, Hanung
> didukung
> > oleh kalangan pro
> > kesesatan. Jadi, Hanung –kalu berdaya nalar yang
> > panjang– mestinya faham bila
> > ada ulama yang menyesatkan karyanya. 
> > 
> > Film Perempuan Berkalung Sorban dibuat berdasarkan
> novel
> > karya Abidah El
> > Khalieqy yang pernah diterbitkan oleh Yayasan
> Kesejahteraan
> > Fatayat dan the
> > Ford Foundation. Menurut Indra
> Yogi, The Ford Foundation
> > terlanjur mempunyai
> > citra yang tidak bagus. Di Indonesia, Ford Foundation
> > pernah ikut menerbitkan
> > sebuah buku berjudul Gagasan Islam Liberal di
> Indonesia:
> > Pemikiran
> > Neomodernisme Nurcholis Madjid, Djohan Effendi, Ahmad
> > Wahib, dan Abdurrahman
> > Wahid yang diterbitkan secara bersama antara
> Paramadina,
> > Yayasan Adikarya
> > Ikapi, di tahun 1999. Buku tersebut aslinya
> merupakan
> > disertasi Greg
> > Barton (1995) tentang kemunculan pemikiran liberal di
> > kalangan pemikir
> > Indonesia . 
> > 
> > Selain itu, menurut Indra Yogi, Ford Foundation
> merupakan
> > donatur penting bagi
> > International
> > Center for Islam and Pluralism (ICIP).
> > Antara lain donasi yang pernah disalurkan Ford
> Foundation
> > kepada ICIP adalah
> > berupa dana segar sebesar satu juda dolar Amerika
> (US$
> > 1,000,000),
> yang
> > ditujukan untuk Web-based distance learning courses
> to
> > enable adolescent and
> > adult Muslims in poor communities to continue their
> secular
> > education. (Kursus
> > jarak jauh melalui situs internet yang memungkinkan
> orang
> > Islam dewasa yang
> > berasal dari komunitas miskin untuk melanjutkan
> pendidikan
> > sekularnya). 
> > 
> > Menurut catatan Adian Husaini, ICIP merupakan salah
> satu
> > lembaga swadaya
> > masyarakat (LSM) yang sangat aktif menyebarkan paham
> > Pluralisme Agama di
> > pondok-pondok pesantren, juga aktif menyebarkan paham
> > kesetaraan gender. Salah
> > satu tokoh beken dari ICIP adalah Syai’i
> > Anwar. 
> > 
> > Jadi, pendukung utama Hanung di dalam membuat film
> > Perempuan Berkalung Sorban
> > ini adalah mereka yang selama ini aktif membela-bela
> > kesesatan, antara lain
> > Musdah Mulia. Sebagai aktivis kesetaraan
> gender, Musdah
> > tidak setuju dengan
> > seruan boikot yang dikumandangkan Ali Mustafa Yakub.
> > Karena, menurut Musdah,
> > film Perempuan Berkalung Sorban justru mengungkapkan
> > realitas penindasan
> > terhadap perempuan dengan mengatasnamakan agama.
> > (nahimunkar. com, February 10,
> > 2009 8:46 pm admin Artikel, Fenomena Sinetron dan
> Film
> > Indonesia Bertendensi
> > Merusak Citra Islam).. 
> > 
> > Aktif di Lembaga Iran 
> > 
> > Kembali tentang Syi’ah di Indonesia,
> > lebih dari itu, Iran memiliki
> > lembaga pusat kebudayaan Republik Iran, ICC (Islamic
> > Cultural Center), berdiri
> > sejak 2003 di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan. Dari
> ICC
> > itulah didirikannya
> > Iranian Corner di 12 tempat tersebut, bahkan ada
> > orang-orang yang aktif
> > mengajar di ICC itu. Menurut Majalah Hidayatullah
> yang
> > mewawancarai pihak ICC,
> > di
> antara orang-orang yang mengajar di ICC itu adalah kakak
> > beradik: Umar
> > Shihab ( salah seorang Ketua MUI –Majelis Ulama
> Indonesia
> > Pusat–?) dan Prof
> > Quraish Shihab (mantan rector IAIN Jakarta dan
> Menteri
> > Agama zaman Soeharto selama
> > 70 hari, pengarang tafsir Misbah), Dr Jalaluddin
> Rakhmat,
> > Haidar Bagir, dan O.
> > Hashem penulis produktif yang meninggal akhir Januari
> 2009.
> > Begitu juga
> > sejumlah keturunan alawiyin atau habaib, seperti Agus
> Abu
> > Bakar al-Habsyi dan
> > Hasan Daliel al-Idrus. 
> > 
> > Di samping itu banyak tokoh Islam
> > Indonesia 
> > yang diundang untuk berkunjung ke
> > Iran , kemudian ngomongnya sudah
> > pelo, ada yang menganggap perbedaan Syi’ah dengan
> Sunni
> > bukan perbedaan
> > principal dan sebagainya. Tanpa malu-malu mereka
> telah
> > menjilat
> > Iran , padahal
> > negeri itu adalah pembantai
> Ulama-ulama Sunni, bahkan
> > penghancur masjid-masjid
> > dan kitab-kitab rujukan Sunni. 
> > 
> > Syi’ah di Iran yang
> > memusnahkan Ahlis Sunnah itu di Indonesia 
> > berpenampilan seakan lemah lembut. Hingga banyak kaum
> ibu
> > yang tertarik ikut ke
> > pengajian-pengajian mereka. Bahkan Syi’ah merekrut
> para
> > pemuda untuk diberi bea
> > siswa untuk dibelajarkan ke Iran .
> > Kini ada 300-an mahasiswa Indonesia 
> > yang dibelajarkan di Iran ,
> > disamping sudah ada 200-an yang pulang ke
> > Indonesia dengan mengadakan pengajian
> > ataupun mendirikan yayasan dan sebagainya.. Di
> antaranya
> > seperti ditulis Majalah
> > Hidayatullah: 
> > 
> > Sekembalinya ke tanah air, para lulusan
> > Iran ini aktif menyebarkan faham
> > Syi’ah dengan membuka majelis taklim, yayasan,
> sekolah,
> > hingga pesantren. Di
> > antaranya Ahmad Baraqbah yang mendirikan
> Pesantren al-Hadi
> > di Pekalongan (sudah
> > hangus dibakar massa ), ada juga Husein al-Kaff
> > yang mendirikan Yayasan Al-Jawwad di Bandung, dan
> masih
> > puluhan yayasan Syi’ah
> > lainnya yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan,
> dan
> > Sulawesi . 
> > 
> > Menurut pusat data lembaga penelitian
> > Syi’ah di Yogyakarta, Rausyan
> > Fikr, seperti disampaikan dalam makalah yang ditulis
> oleh
> > Pengurus wilayah
> > Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Yogyakarta,
> AM
> > Safwan, pada tahun
> > 2001, terdapat 36 yayasan Syi’ah di Indonesia dengan
> 43
> > kelompok pengajian..
> > Sebanyak 21 yayasan/ kelompok pengajian di tingkat
> > provinsi, dan 33 yayasan/
> > kelompok pengajian di tingkat kabupaten. Kota
> > 
> > Tidak hanya melalui pengajian, upaya
> > penyebaran paham Syi’ah juga
> > gencar dilakukan melalui penerbitan buku. Menurut
> hasil
> > hitungan Rausyan Fikr,
> > hingga Februari 2001 saja, tidak kurang 373 judul
> buku
> > mengenai Syi’ah telah
> > diterbitkan oleh 59 penerbit yang ada di Indonesia.
> > (Majalah Hidayatullah,
> > Rabi’ul Tsani 1430H/ April 2009, halaman 29).
> > 
> > Itu belum kerjasamanya dengan para
> > pengusung bid’ah dan bahkan pihak
> > gereja. (lihat nahimunkar.com, Kelompok Sesat Syiah
> > “Mengaji’ ke Gereja,
> > January 15, 2009 3:51 am admin Artikel). Pada 10
> Muharram
> > 1430 H,
> > al-hamdulillah pihak MUI bersama pengurus dan pegiat
> Masjid
> > At-Taqwa di Cirebon
> > Jawa Barat bekerjasama dengan Polisi berhasil
> membatalkan
> > akan
> > diselenggarakannya haul Imam Husein di Masjid
> At-Taqwa.
> > Acara haul itu
> > menghadirkan seorang petinggi NU (Nahdlatul Ulama),
> Said
> > Agil Siraj. Namun
> > acara itu tetap diselenggarakan dengan dialihkan ke
> Keraton
> > Kasepuhan, dan
> > dikhabarkan, Said Agil Siraj marah-marah dengan
> adanya
> > pembatalan di Masjid
> > At-Taqwa ini. 
> > 
> > Lhah, kenapa marah-marah? Padahal,
> > pendiri NU sendiri, KH Hasyim
> > Asy’ari adalah orang yang tidak mau adanya Haul
> > (peringatan tahunan orang
> > meninggal). Al-Marhum Pak ‘Ud (Yusuf Hasyim) putera
> > Hasyim Asy’ari sendiri
> > pernah penulis dengar, mengakui bahwa bapaknya
> (Hasyim
> > Asy’ari) memang tidak
> > mau adanya haul. Kok sekarang, generasi belakangan,
> justru
> > bukan hanya
> > mengadakan haul, tetapi haul dengan berbau-bau
> Syi’ah
> > lagi. Ini mestinya dari
> > kalangan NU perlu meluruskannya kembali, agar tidak
> semakin
> > kebablasan. Yakni
> > bid’ah plus aliran sesat, itu saja Syi’ah ini
> adalah
> > induk dari aneka
> > kesesatan. 
> > 
> > Dari kenyataan itu, Syi’ah di Iran
> >
> sebegitu ganasnya dalam membunuhi
> > Ulama Sunni, menghancurkan masjid-masjid Sunni, dan
> > membersihkan kitab-kitab
> > rujukan Sunni. Tetapi di Indonesia justru
> lembaga-lembaga
> > perguruan tinggi
> > Islam negeri dan Muhammadiyah mendirikan Iranian
> Corner di
> > 12 tempat, masih
> > pula sebagian tokoh Ormas Islam besar lainnya yang
> justru
> > mengklaim bahwa
> > merekalah yang Ahlus Sunnah ternyata tampak
> mengais-ngais
> > proyek atau kegiatan
> > dari Syi’ah. Sambil sesekali berkilah bahwa ada
> > tradisi-tradisi NU yang dari
> > Syi’ah. 
> > 
> > Apa sebenarnya yang mereka bela?
> > 
> > Semoga Allah menunjuki hamba-hamba- Nya
> > yang ingin menegakkan agama-Nya
> > yang bersifat memberantas kesesatan, apalagi induk
> > kesesatan yang membenci
> > kebenaran.. Dan semoga Allah menghindarkan Muslimin
> yang
> > teguh dari aneka
> > bujukan dan rayuan
> para penyesat yang kini di
> > Indonesia merasa mendapatkan angin
> > longgar hingga ada yang duduk di MUI, perguruan
> tinggi
> > Islam, ormas-ormas Islam
> > dan lembaga lainnya. (haji).
> > 
> > SALAM
> > 
> > KARMAN 
> > 
> > Dari: Mahmud
> > Amir <[email protected] <mailto:AMahmud%40id.pepperl> -
> fuchs.com>
> > 
> > Kepada:
> > sa...@ji-indonesia. com
> > 
> > Terkirim:
> > Selasa, 14 April, 2009
> > 16:38:22
> > 
> > Topik: Re:
> > [Saksi] FW: Eramuslim -
> > Iran 
> > Gantung Dua Ulama Sunni Terkemuka 
> > 
> > http://www.eramusli m.com/berita/
> dunia/iran- gantung-dua- ulama-sunni- terkemuka..
> htm
> > 
> > Iran Gantung Dua Ulama
> > Sunni Terkemuka 
> > 
> > Jumat, 10/04/2009
> > 16:42 WIB 
> > 
> > Tehran, Dua orang ulama besar
> > madzhab Sunni Iran baru-baru ini
> > dihukum gantung oleh pemerintahan negeri Mullah yang
> > menganut madzhab Syiah
> > itu. Keduanya dihukum dengan tuduhan kesalahan
> > "menentang dan
> > memusuhi" gerakan Revolusi Islam/Syiah
> > Iran. 
> > 
> > Harian Mesir berbahasa
> > Arab al-Jumhuriyyah (9/4) mengabarkan, kedua ulama
> tersebut
> > adalah Mawlaya
> > Khalilullah Zari dan Hafizh Shalahuddin Sayyidi.
> Mereka
> > digantung secara
> > terbuka di kawasan tempat tinggal mereka, di
> bilangan
> > Sistan, Provinsi Zahdan,
> > sekitar seminggu silam. 
> > 
> > Selain tuduhan
> > permusuhan terhadap gerakan Revolusi Islam/Syiah
> Iran,
> > keduanya juga dituduh
> > merencanakan gerakan makar. Pihak keamanan
> > Iran mendapati beberapa pucuk
> > senjata di rumah kedua ulama tersebut. 
> > 
> > Gubernur Zahdan,
> > Ismail Ahmadi mengatakan, di kawasan Sistan yang
> terletak
> > di wilayah Timur
> > Iran tersebut
> > memang kerap mengemuka aksi-aksi separatis dan teror.
> > (jmr/L2
> > Cairo ). 
> > 
> > Menurut
> > hukum Islam dan menurut Pak Kum, apa yang harus
> dilakukan
> > terhadap seseorang
> > yang dianggap/terbukti sebagai PENGKHIANAT bagi
> > negaranya? 
> > 
> > Salam, 
> > 
> > - AMIR - 
> > 
> > amir.fisabilillah@
> gmail.com 
> > | [email protected] <mailto:amahmud%40id.pepperl> - fuchs.com 
> > 
> > Allahumma sholi 'ala sayyidina
> > Muhammad wa aali sayyidina Muhammad 
> > 
> > -----Original
> > Message----- 
> > 
> > From: saksi-bounces@ ji-indonesia. com
> > [mailto:saksi- bounces@ ji-indonesia. com]
> On Behalf Of
> > Muhammad Kumoro Bhakti 
> > 
> > Sent: Tuesday,
> April 14, 2009 1:44
> > PM 
> > 
> > To:
> > sa...@ji-indonesia. ..com 
> > 
> > Subject: Re: [Saksi] FW: Eramuslim -
> > Iran Gantung Dua Ulama Sunni
> > Terkemuka 
> > 
> > Mau berimbang dan Adil saja kok Pak.
> > Tidak selalu berita bagus saja
> > (versi yg cenderung Syiah) dari Antum
> > dkk. 
> > 
> > Banyak yang jelek tapi karena taasub
> > nggak terkirim. 
> 
> > 
> > Thanks & Best
> > Regards 
> > 
> > Muhammad Kumoro.B 
> > 
> > Vendor Control assy, ext:
> > 2295 
> > 
> > PT. Indonesia Epson
> > Industry 
> > 
> > -----Original
> > Message----- 
> > 
> > From: saksi-bounces@ ji-indonesia.
> com
> > [mailto:saksi- bounces@ ji-indonesia.
> com]On Behalf Of Mahmud
> > Amir 
> > 
> > Sent: Tuesday, April 14, 2009 9:55
> > AM 
> > 
> > To:
> > sa...@ji-indonesia. com 
> > 
> > Subject: Re: [Saksi] FW: Eramuslim -
> > Iran Gantung Dua Ulama Sunni
> > Terkemuka 
> > 
> > Ngadu domba nih ye.....
> > :P 
> > 
> > Salam, 
> > 
> > - AMIR - 
> > 
> > amir.fisabilillah@
> gmail.com 
> > | [email protected] <mailto:amahmud%40id.pepperl> - fuchs.com 
> > 
> > Allahumma sholi 'ala sayyidina
> > Muhammad wa aali sayyidina Muhammad 
> > 
> > -----Original
> > Message----- 
> > 
> > From:
> > saksi-bounces@ ji-indonesia. com
> 
> > 
> > [mailto:saksi- bounces@ ji-indonesia.
> com]
> > On Behalf Of Muhammad Kumoro 
> > 
> > Bhakti
> 
> > 
> > Sent: Monday, April 13, 2009 9:24
> > AM 
> > 
> > To:
> > sa...@ji-indonesia. com 
> > 
> > Subject: [Saksi] FW: Eramuslim -
> > Iran Gantung Dua Ulama Sunni
> > Terkemuka 
> > 
> > 
> > 
> > Iran 
> > Gantung Dua Ulama Sunni Terkemuka 
> > 
> > 
> > 
> > Dua orang ulama besar madzhab Sunni Iran
> > baru-baru ini dihukum gantung 
> > 
> > oleh pemerintahan negeri Mullah yang
> > menganut madzhab Syiah itu. 
> > 
> > Keduanya dihukum dengan tuduhan
> > kesalahan &quot;menentang dan 
> > 
> > memusuhi&quot; gerakan Revolusi
> > Islam
> > Iran . 
> > 
> > Selengkapnya: 
> > 
> > http://www.eramusli m.com/berita/
> dunia/iran- gantung-dua- ulama-sunni-
> terkemuka.htm 
> 
> 
> 
> Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda
> sekarang! 
> Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang
> sangatlah mudah

Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail ke 
Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger .yahoo.com/ invite/

__________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ 
<http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/> 

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai US$ 1.490
Paket ONH Plus 2009 (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id <http://www.media-islam.or.id> 
Ingin belajar Islam? Kirim email ke [email protected] 
<mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com> 

Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore 
http://www.demimasa.co.id <http://www.demimasa.co.id> 

Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.comYahoo <http://agusnizami.wordpress.comYahoo> ! 
Groups Links

[Non-text portions of this message have been removed]




CONFIDENTIALITY
This e-mail message and any attachments thereto, is intended only for use by 
the addressee(s) named herein and may contain legally privileged and/or 
confidential information. If you are not the intended recipient of this e-mail 
message, you are hereby notified that any dissemination, distribution or 
copying of this e-mail message, and any attachments thereto, is strictly 
prohibited.  If you have received this e-mail message in error, please 
immediately notify the sender and permanently delete the original and any 
copies of this email and any prints thereof.
ABSENT AN EXPRESS STATEMENT TO THE CONTRARY HEREINABOVE, THIS E-MAIL IS NOT 
INTENDED AS A SUBSTITUTE FOR A WRITING.  Notwithstanding the Uniform Electronic 
Transactions Act or the applicability of any other law of similar substance and 
effect, absent an express statement to the contrary hereinabove, this e-mail 
message its contents, and any attachments hereto are not intended to represent 
an offer or acceptance to enter into a contract and are not otherwise intended 
to bind the sender, Sanmina-SCI Corporation (or any of its subsidiaries), or 
any other person or entity.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------


===
Paket Umrah Mulai US$ 1.490
Paket ONH Plus 2009 (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam? Kirim email ke [email protected]

Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore http://www.demimasa.co.id

Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke