Dari Moderator:
Kalau Cuci Tangan kesannya negatif. MUI salah lalu berusaha membela diri. 
Padahal itu tidak benar.
Untuk mengawasi peredaran daging babi yang disamarkan jadi daging sapi di 
seluruh Indonesia itu butuh tenaga, laboratorium kimia untuk membedakan daging 
yang sudah hancur itu daging babi/sapi, dan juga kewenangan untuk mengambil 
dendeng tsb dari para pedagang untuk diperiksa. Itu juga butuh dana.

Berapa banyak sih jumlah anggota MUI dan juga dana yang dimiliki MUI untuk bisa 
melakukan itu? Tidak cukup!

Jadi memang pemerintah yang punya lembaga BPPOM yang khusus dgaji dan berfungsi 
untuk melakukan pengawasanlah yang bertanggung-jawab.

Harusnya sertifikasi halal tidak perlu. Yang perlu adalah label haram/babi bagi 
produk yang menggunakan bahan haram/babi seperti di Malaysia.

Salam

Date: Thursday, April 16, 2009, 8:46 PM











okezone.com - 4/16/2009 1:41 AM Local Time

Dendeng Babi Label Halal Beredar, MUI Cuci Tangan
 
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak bertanggungjawab atas 
beredarnya daging dendeng babi yang bersertifikasi halal. Bisa jadi sertifikat 
itu dipalsu oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
"Kalaupun asli itu diluar tanggungjawab MUI, karena tugas kita hanya 
mensertifikasi. Fungsi pengawasan ada pada instansi pemerintah seperti BPOM, 
Depag, atau Depkes," ujar Ketua MUI Amidhan saat berbincang dengan okezone di 
Jakarta, Kamis (16/4/2009).
Sertifikasi halal berlaku untuk masa dua tahun. Pada masa tiga bulan menjelang 
berakhirnya masa berlaku sertifikat, pihak produsen harus mengajukan kembali 
perpanjangan sertifikat halal yang telah dimiliki.
Pihak BPOM bertindak selaku eksekutor di lapangan. Hasil pemeriksaan BPOM 
selanjutnya diserahkan kepada Komisi Fatwa MUI untuk ditentukan apakah produk 
yang tengah diajukan halal atau tidak.
"Ibaratnya BPOM yang memeriksa unsur baiknya dan kita unsur halalnya. Jadi 
produk yang diperiksa bisa dijamin halalan thoyyiban," terangnya.
Dalam rentang waktu dua tahun, sambung Amidhan, banyak hal yang bisa terjadi. 
Di antaranya adalah penyimpangan yang dilakukan pihak produsen. Saat diajukan 
ke MUI produk yang bersangkutan setelah diuji betul-betul halal. Tapi setelah 
itu dicampur zat lain yang membuatnya tidak halal. "Kalau masalah ini 
dibebankan sepenuhnya kepada MUI, maka tidak adil karena MUI bukan lembaga 
pengawasan," ujarnya.
Sebelumnya, BPOM melansir temuan adanya lima merk daging dendeng yang 
mengandung babi. Satu di antaranya yaitu dendeng sapi Istimewa merk Beff Jerky 
Lezaaat produksi MDC Food, Surabaya-Indonesia, belakangan diketahui memiliki 
sertifikasi halal.
 
okezone.com - 4/16/2009 2:34 AM Local Time

Inilah 5 Merek Abon & Dendeng Mengandung Babi
 
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan lima merek olahan 
pangan industri rumah tangga (PIRT) yang positif DNA mengandung babi.
Berikut lima merek abon dan dendeng sapi yang mengandung daging babi yang telah 
diperiksa dengan menggunakan The real-time PCR (polymerase chain reaction), 
seperti yang diumumkan oleh Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin.
1. Dendeng cap kepala sapi 250 gram dengan produsen tidak diketahui.
2. Abon dan dendeng sapi cap Limas 100 gram dengan produsen fiktif.
3. Abon dan dendeng rasa sapi asli cap A.C.C yang produsennya tidak diketahui.
4. Dendeng sapi Istimewa merek Beef Jekrey "Lezat" diproduksi oleh MDC Food 
Surabaya.
5. Dendeng sapi Istimewa No. 1 cap 999 diproduksi S. Hendropurnomo Malang.
Husniah mengatakan, dendeng sapi tersebut termasuk olahan pangan industri rumah 
tangga (PIRT), yang izin edarnya dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat.
"Sehingga penarikan dan pemusnahannya dilakukan oleh pemda," ujarnya saat 
ditemui di Kantor BPOM Jalan Percetakan Negara 23, Kamis (16/4/2009).
BPOM juga berkoordinasi dengan Pemda tentang olahan rumah tangga, guna 
melindungi masyarakat dari produk. Dia menambahkan, bagi yang menemukan dapat 
berikan informasi ke Badan Pom melalui unit pelayanan konsumen, dengan nomor 
telepon (021) 426 3333 - 321 99000.(nov)
 
 


Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail. com.

















[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke