RE: 5 Produk Dendeng dan Abon Mengandung Babi ----- Original Message ----- From: Muzamil, Achmad
Assww, Pak Smasidi, terimakasih infonya, untuk di share ke yg lain From: Samsidi, Sudarsono Pasca Penemuan Dendeng Babi BPOM Pastikan 5 Produk Dendeng dan Abon Mengandung Babi Health News Thu, 16 Apr 2009 13:49:00 WIB Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan akhirnya memastikan adanya 5 produk dendeng dan abon sapi yang mengandung babi. Ditemukannya daging babi pada abon dan dendeng sapi ini terungkap setelah Badan POM melakukan uji laboratorium terhadap puluhan produk yang ditemukan sejumlah pasar swalayan. Badan POM menemukan adanya dendeng dan abon yang mengadung babi yang dijual bebas di pasaran. Penemuan ini diperoleh BPOM setelah melakukan sampling dan pengujian terhadap 35 merk diantaranya 15 dendeng dan 20 abon. Dari hasil uji laboratorium tersebut Kepala BPOM, Husnia Rubiana Thamrin menyatakan, ada 5 produk dendeng atau abon sapi yang positif mengandung babi. Dari 5 produk tersebut 3 diantaranya tidak diketahui pemilik perusahaannya. 5 merk produk yang ditarik yakni dendeng atau abon Cap Kepala Sapi, Cap Limas, Cap ACC, Cap Istimewa Beef Jerky Lezaat, Cap Istimewa No.1999. Selain dendeng dan abon sapi, BPOM juga mengeluarkan pengumuman obat flu dan batuk yang mengandung phenylpropanolamine yang diduga dapat menimbulkan pendarahan otak jika digunakan dengan dosis berlebih. Di Indonesia, phenylpropanolamine atau PPA digunakan sebagai obat batuk dan untuk menghilangkan gejala hidung tersumbat. Pemakaiannya telah mendapat surat ijin edar aman untuk dikonsumsi sesuai aturan pakai yakni hanya 15 miligram pertakaran, namun tidak boleh dipergunakan untuk anak dibawah usia 6 tahun. Sementara di Amerika Serikat dan Eropa, PPA digunakan sebagai obat pelangsing tubuh. Sementara di Indonesia, PPA tidak diperbolehkan untuk melangsingkan tubuh. Masalah PPA ini mengemuka karena adanya isu FDA mengeluarkan peringatan bahaya zat PPA. (Muslichan/Baharudin Rahman/Sup) Sumber: Indosiar.com [Non-text portions of this message have been removed]

