Assalamu'laikum wr. wb.
dalam pembahasan mengenai akhir zaman di buku "bertamasya ke akhirat" karya 
seorang syeikh dari mesir dinyatakan bahwa masa-masa ketika sebelum imam mahdi 
muncul, kondisi orang muslim ketika itu sangat kepayahan..bukannya malah dalam 
keadaan yang makmur...jadi sudah siap untuk sengsara untuk menyambut imam mahdi?

oya, ada hadist lagi, dikatakan disitu bahwa salah satu pasukan yang terbaik 
adalah pasukan yang beserta imam mahdi dan pasukan yang melawan negeri India...
ada yang bisa menjelaskan hadist ini?
makasih.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Regards,

Muhamamad Asrofi



"Tidak beriman salah seorang di antaramu sehingga ia mencintai saudaranya 
seperti ia mencintai dirinya sendiri." (Muhammad SAW, HR Bukhary)


--- On Tue, 4/21/09, aris solikhah <[email protected]> wrote:

> From: aris solikhah <[email protected]>
> Subject: [syiar-islam] Tanda-Tanda Kemunculan Imam Mahdi
> To: [email protected]
> Cc: [email protected]
> Date: Tuesday, April 21, 2009, 5:47 AM
> http://www.eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/tanda-tanda-kemunculan-imam-mahdi.htm
> Tanda-Tanda Kemunculan Imam Mahdi
>                     Senin, 16/03/2009 00:10 WIB
>                       Cetak | 
>                       Kirim | 
>                       RSS
> 
>                               Para ulama membagi Tanda-tanda Akhir Zaman 
> menjadi dua.
> Ada Tanda-tanda Kecil dan ada Tanda-tanda Besar
> Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil jumlahnya sangat banyak dan
> datang
> terlebih dahulu. Sedangkan Tanda-tanda Besar datang
> kemudian jumlahnya
> ada sepuluh.  Alhamdulillah, Allah sayang sama umat
> manusia.
> Sehingga Allah datangkan tanda-tanda kecil dalam jumlah
> banyak sebelum
> datangnya tanda-tanda besar. Dengan demikian manusia diberi
> kesempatan
> cukup lama untuk merenung dan bertaubat sebelum tanda-tanda
> besar
> berdatangan.
>  
> Banyak
> pendapat mengatakan bahwa kondisi dunia dewasa ini berada
> di ambang
> datangnya tanda-tanda besar Kiamat. Karena di masa kita
> hidup dewasa
> ini sudah sedemikian banyak tanda-tanda kecil yang
> bermunculan. Praktis
> hampir seluruh tanda-tanda kecil kiamat yang disebutkan
> oleh Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sudah
> muncul semua di zaman kita. Maka kedatangan tanda-tanda
> besar tersebut
> hanya masalah waktu. Tanda besar pertama yang bakal datang
> ialah
> keluarnya Dajjal. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa
> sebelum
> munculnya Dajjal harus datang terlebih dahulu Tanda
> Penghubung antara
> tanda-tanda kecil kiamat dengan tanda-tanda besarnya. Tanda
> Penghubung
> dimaksud ialah diutusnya Imam Mahdi ke muka bumi.
>  
> Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa
> sallam mengisyaratkan
> bahwa Imam Mahdi pasti datang di akhir zaman. Ia akan
> memimpin ummat
> Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan
> kesewenang-wenangan menuju
> cahaya keadilan dan kejujuran yang menerangi dunia
> seluruhnya. Ia akan
> menghantarkan kita meninggalkan babak keempat era para
> penguasa diktator yang memaksakan kehendak dan mengabaikan
> kehendak Allah dan RasulNya dewasa ini menuju babak kelima
> yaitu tegaknya kembali kekhalifahan Islam yang mengikuti
> manhaj, sistem atau metode Kenabian.
>  
> لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ
> الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ
> لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ
> الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ
>  رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي
> يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي
> وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِي
> يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا
> وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ
> ظُلْمًا وَجَوْرًا
>  “Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah
> akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya
> seorang lelaki
> dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya
> serupa nama
> ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan
> sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan
> penganiayaan.” (HR
> abu Dawud 9435)
>  
> Lelaki keturunan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa
> sallam tersebut
> adalah Imam Mahdi. Ia akan diizinkan Allah untuk merubah
> keadaan dunia
> yang penuh kezaliman dan penganiayaan menjadi penuh
> kejujuran dan
> keadilan. Subhanallah...! Beliau tentunya tidak akan
> mengajak
> ummat Islam berpindah babak melalui perjalanan tenang dan
> senang
> laksana melewati taman-taman bunga indah atau melalui meja
> perundingan
> dengan penguasa zalim dewasa ini apalagi dengan
> mengandalkan sekedar ”permainan kotak suara”..! Imam
> Mahdi akan mengantarkan ummat Islam menuju babak Khilafatun
> ’ala Minhaj An-Nubuwwah melalui jalan yang telah ditempuh
> Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam dan para
> sahabatnya, yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.
>  
> Imam
> Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di
> akhir zaman.
> Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi para
> Mulkan Jabriyyan (Para Penguasa Diktator) yang telah lama
> bercokol di berbagai negeri-negeri di dunia  menjalankan
> kekuasaan dengan ideologi penghambaan manusia kepada sesama
> manusia.
> Bila Allah mengizinkan Imam Mahdi untuk menang dalam
> berbagai perang
> yang dipimpinnya, maka pada akhirnya ia akan memimpin
> dengan pola
> kepemimpinan berideologi aqidah Tauhid, yaitu penghambaan
> manusia  kepada Allah semata. Banyak ghazawat (perang) akan
> dipimpin Imam Mahdi. Dan –subhaanallah- Allah akan
> senantiasa menjanjikan kemenangan baginya.
>  
> تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ
> فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ
> فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ
>  ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ
> فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ
> تَغْزُونَ الدَّجَّالَ
> فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ
> “Kalian perangi jazirah Arab dan Allah beri
> kalian kemenangan. Kemudian Persia (Iran), dan Allah beri
> kalian
> kemenangan. Kemudian kalian perangi Rum, dan Allah beri
> kalian
> kemenangan. Kemudian kalian perangi Dajjal, dan Allah beri
> kalian
> kemenangan.” (HR Muslim 5161)
>  
> Lalu apa sajakah indikasi kedatangan Imam Mahdi? Dalam
> sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa
> sallam memberikan gambaran umum indikasi kedatangan Imam
> Mahdi.  Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan
> antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa
> terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam  ini
> telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini.
>  
>  أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ
> يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى
> اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ
> وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ
> الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا
> كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا
> وَظُلْمًا
>  
>  “Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi
> yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi
> perselisihan
> antar-manusia dan gempa-gempa.  Ia akan penuhi bumi dengan
> keadilan dan
> kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan
> kesewenang-wenangan
> dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)
>  
> Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa
> kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting.
> Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah
> kematian seorang pemimpin. Kedua, dibai’atnya seorang
> lelaki (Imam Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah. Ketiga,
> terbenamnya pasukan yang ditugaskan  untuk menangkap Imam
> Mahdi dan
> orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan
> seluruh pasukan
> itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan
> kepada
> penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk
> menangkap Imam
> Mahdi.
>                     
> يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ
> مَوْتِ خَلِيفَةٍ
> فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ
> الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى
> مَكَّةَ
> فَيَأْتِيهِنَاسٌ مِنْ أَهْلِ
> مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ
> كَارِهٌ
> فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ
> الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ
> وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ
> أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ
> بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ
> مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ
>                                         
> “Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya
> seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari
> penduduk Madinah
> mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada
> lelaki ini
> beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka
> membai’at Imam Mahdi
> secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan
> Maqam Ibrahim (di
> depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari
> penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah
> bernama Al-Baida
> yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud
> 3737)
>  
> Saudaraku,
> sebagian pengamat tanda-tanda akhir zaman beranggapan bahwa
> indikasi
> yang pertama telah terjadi, yaitu perselisihan dan
> kekacauan yang
> timbul sesudah wafatnya seorang pemimpin. Siapakah pemimpin
> yang telah
> wafat itu? Sebagian berspekulasi bahwa yang dimaksud adalah
> Saddam
> Husein. Karena semenjak kematiannya, negeri Irak berada
> dalam kekacauan
> berkepanjangan. Wallahua’lam bish-showwab. Bila analisa
> ini
> benar berarti dewasa ini kita sudah harus bersiap-siap
> untuk
> berlangsungnya pembai’atan paksa Imam Mahdi di depan
> Ka’bah.
>  
> Saudaraku, bila ketiga peristiwa di atas telah
> terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia
> menjadi tahu
> bahwa Imam Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Panglima
> ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir.. . Dan bila ini
> telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan
> Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:
>  
> فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ
> فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا
> عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ
> خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ
>  “Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam
> Mahdi),  maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus
> merangkak-rangkak
> di atas salju karena sesungguhnya dia adalah 
> Khalifatullah Al-Mahdi.”
> (HR Abu Dawud 4074)
>  
> Ya Allah, izinkanlah kami bergabung dengan
> pasukan Imam Mahdi. Ya Allah anugerahkanlah kami rezeki
> untuk berjihad
> di jalanMu bersama Imam Mahdi lalu memperoleh salah satu
> dari dua
> kebaikan: ’isy kariman (hidup mulia di bawah naungan
> syariat Allah)
> atau mut syahidan (mati syahid). Amin...
>  
>  
>  
> 
> 
> "Manusia yang terbaik adalah yang paling banyak
> membaca, paling bertakwa, paling sering beramar ma'ruf
> nahi munkar, dan paling gemar menjalin hubungan
> silaturahmi." (Muhammad SAW).
>   kampusku
>   Blogku
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]


      

Kirim email ke