Dari Moderator:
Hendaknya dalam bekerja ada saling ikhlas dan ridho di kedua belah pihak. Jika 
saling benci, tidak enak rasanya bekerja di situ.

Bumi Allah itu luas, dan Allah Maha Pemberi Rezeki. Berikhtiarlah untuk 
mendapat yang lebih baik.

39. Az Zumar 
10. Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu." 
Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah 
itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang 
dicukupkan pahala mereka tanpa batas.  

4. An Nisaa' 
97. Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya 
diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya : "Dalam keadaan bagaimana kamu 
ini?." Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri 
(Mekah)." Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu 
dapat berhijrah di bumi itu?." Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan 
Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali, 
 

Wassalam...

Oleh sebab itulah saya katakan bahwa mogok kerja menjadi jalan dan kekuatan
terakhir yang dimiliki pekerja, dan yang sebenarnya sudah sangat diusahakan
untuk semaksimal mungkin dihindari.

 Subuh pagi tadi, istri saya mendapat sms untuk berhenti mogok dan kembali
bekerja, dikabarkan bahwa pengusaha bersedia untuk kembali berunding jika
aksi mogok dihentikan. PUK beritikat baik dengan menghentikan mogok dan
meminta pekerja untuk kembali bekerja. Tetapi tenyata yang terjadi adalah
seluruh akses dan pintu masuk ke area bekerja dikunci, pihak pekerja
dilarang untuk masuk keruangan, dan ini berlangsung hingga sore hari.

Sore ini, ketika menjemput istri, saya lihat dari jauh 1 truk mobil polisi
diparkir tepat di gerbang PT Toshiba, perasaan saya sudah mulai tidak enak.
Ketika saya tanyakan ke istri, apa yang sebenarnya terjadi, ternyata
kekhawatiran saya terbukti. Polisi-polisi tersebut disiapkan untuk
mengangkut "paksa" pekerja yang akan menginap di Toshiba dengan cara apapun,
Astagfirullah. Saya takut permasalahan justru akan melebar, bukan lagi
antara pekerja dengan pengusaha, tapi juga membenturkan pekerja dengan
polisi.

Alhamdulillahnya sebagian pekerja telah diinstruksikan oleh PUK untuk pulang
kerumah, hanya tersisa beberapa orang yang tugaskan untuk mengawasi properti
mereka yang tertinggal di Toshiba

Saya bingung, sedih dan tidak menyangka bahwa pengusaha sampai hati
menganggap pekerjanya layaknya seorang pesakitan, layaknya seorang penjahat.
13 tahun bekerja bersama-sama sepertinya tidak pernah ada, yang ada sekarang
adalah permainan kekuatan, yang kuat memakan yang lemah. Anda patuhi dan
ikut kami atau anda akan kami berikan surat peringatan atau bahkan anda kami
pecat apabila menentang. Yang ada hanya persoalan untung rugi.

Saya sendiri tidak mengetahui secara pasti apakah issu ini telah diketahui
secara jelas oleh pihak pemerintah kabupaten Bekasi, ataupun oleh pihak
DPRD, tetapi yang jelas DISNAKER Bekasi telah beberapa kali menjadi
mediator. Bahkan IMF (International Metal Federation) telah melayangkan
surat peringatan dan permohonan perundingan kepada PD Toshiba. Akan tetapi
tidak ditanggapi. Bahkan disnaker sempat marah kepada pengusaha Toshiba
karena telah melayangkan surat PHK kepada pengurus. Karena hal ini jelas
telah melanggar UU berserikat. Bayangkan disnaker yang instansi pemerintah
saja berani mereka lawan, apalagi cuma buruh kecil.

Sebab itulah saya membantu istri (selain memang mereka adalah teman-teman
saya dan 6 tahun saya pernah bersama mereka) membuat email ini dan
menyebarkannya dengan harapan semoga ada pihak2 yang bisa membantu dan
menjadi mediator untuk merundingkan dan menyelesaikan semua masalah ini
dengan damai dan tentunya dihargai serta menguntungkan kedua belah pihak.

Sekali lagi, untuk menghindari terjadinya kesalahan infomasi, silahkan
hubungi pihak komunikasi dan informasi PUK SPMI PT Toshiba

Akhmad Taslim (08121942544)
Munzir (08121084763)



Wassalam

 Toufiq


On 4/24/09, Susanto Agus <[email protected]> wrote:
>
>  Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh,
>
>
>
> Saya cukup prihatin dan sedih dengan kondisi rekan-rekan di Toshiba EJIP
> setiap kali saya lewat pulang pergi. Sudah enam hari kalau tidak salah.
>
> Mudah-mudahan tidak ada terjadi PHK dan hendaknya menghindari demo mogok
> kerja yang dapat berefek kepada kedua belah pihak.
>
> Dari pihak perusahaan akan merugi karena tidak produksi dan delivery serta
> menanggung resiko ketidakpercayaan customer. Dari pihak karyawan akan
> terjadi kegelisahan, apakah tuntutannya diterima atau tidak jika diterima
> maka kembali normal, jika tidak para karyawan akan membayangkan plan apa
> pasca PHK nanti ( walaupun pesangon bisa besar, tapi apakah menjamin
> kehidupan sehari-harinya normal ) dan apakah yakin memperoleh pekerjaan baru
> dengan kondisi saat ini baik kondisi perekonomian maupun usia produktif
> karyawan itu sendiri.
>
> Ini kekhawatiran saya yang juga sebagai karyawan biasa terhadap kondisi
> rekan-rekan Toshiba.
>
>
>
> Di dalam pikiran saya, tanggungjawab manajemen bila terjadi PHK adalah
> memberi pesangon kemudian selesai tapi tanggungjawab PUK FSMI bagaimana ?
> Maukah menanggung sekian ratus karyawan pasca PHK ? Adakah plan pasca PHK ?
> PUK SPMI adalah harapan, pelindung dan wakil dari karyawan.
>
>
>
> Saran saya pribadi adalah harus ada negoisasi, bentuk tim negoisasi dari
> PUK, libatkan pejabat dinas tenaga kerja bila perlu lobi sampai DPRD,
> gunakan media massa sebagai senjata dan tetaplah karyawan bekerja seperti
> biasa. Teruslah negoisasi jangan berhenti.
>
>
>
> Mohon ma’af jika tidak berkenan,
>
>
>
> Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh,
>
>
>
> Susanto
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:
> [email protected]] On Behalf Of Toufiq Hidayat
> Sent: Friday, April 24, 2009 2:02 PM
> To: [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]
> Cc: [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected]
> Subject: [milist-fupm-mm2100] [OOT] Hubungan industrial TOSHIBA Cikarang
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
>
> From: Toufiq Hidayat <[email protected]>
>
> Date: Thu, 23 Apr 2009 23:40:44 -0700
>
> Subject: Hubungan industrial TOSHIBA Cikarang
>
> To: [email protected]
>
>
>
> Assalamualaikum Wr. Wb..
>
>
>
>
>
>
>
> Melanjutkan informasi saya beberapa hari yang lalu, mengenai memburuknya
> hubungan Industrial di PT Toshiba CPI di EJIP, Cikarang.
>
>
>
> Dan mengancam lebih dari 700 orang terkena PHK sepihak.
>
>
>
>
>
>
>
> Email berikut merupakan updated mengenai kondisi terakhir para karyawan.
>
>
>
>
>
>
>
> Secara garis besar, karyawan PT Toshiba CPI telah melakukan mogok bekerja
> sejak 6 hari yang lalu, hari dimana bertepatan dengan
>
> dikeluarkannya surat PHK kepada seluruh 15 orang pengurus PUK (Pengurus
> Unit Kerja) SPMI PT Toshiba CPI.
>
>
>
> Ancaman untuk memberhentikan seluruh pekerja yang ikut mogok pun telah
> dikeluarkan oleh pengusaha, yang tentu saja bukan mengurangi semangat
> rekan-rekan pekerja, tetapi justru malah melecutkan nilai persaudaraan dan
> semangat untuk melawan kesewang-wenangan.
>
>
>
>
>
>
>
> Total karyawan PT Toshiba saat ini mencapai kurang lebih 875 orang. Dan
> yang mengikuti mogok mencapai 750 an orang, alias 85% dari keseluruhan total
> karyawan, sebagian besar dari mereka adalah karyawan yang telah bekerja
> diatas 6 tahun.
>
>
>
> Bahkan banyak dari mereka adalah pekerja yang boleh dibilang ikut
> "Membesarkan" perusahaan sejak tahun 1996 (13 tahun yang lalu).
>
>
>
>
>
>
>
> Ada 3 tuntutan yang menjadi pokok hal negosiasi mereka terhadap pengusaha:
>
>
>
> 1.       Mengakuinya kembali PKB (Perjanjian Kerja Bersama) yang telah lama
> usai masa berlakunya, yaitu semenjak tahun 2005.
>
>
>
> PKB ini adalah perjanjian antara pekerja (yang dalam hal ini diwakili oleh
> PUK) dengan pihak pengusaha, mengenai aturan-aturan yang disepakati
>
> untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan saling menghormati.
>
>
>
> Diantaranya berisi peraturan mengenai waktu kerja, cuti hamil, cuti haid,
> asuransi kesehatan, masa kerja, aktifitas keagamaan, hingga
>
> masalah kenaikan gaji, jabatan, dan lain sebagainya
>
>
>
> 2.       Mengakui adanya kebebasan untuk berserikat dan berorganisasi
> sebagaimana yang telah diakui oleh undang-undang tenaga kerja dan
>
> Undang-Undang dasar.
>
>
>
> 3.       Menarik kembali semua surat peringatan (SP) 3 dan surat PHK
> anggota PUK SPMI.
>
>
>
> Mogok merupakan alternatif terakhir yang mereka bisa kerjakan, setelah
> semua perundingan yang melelahkan dan memakan waktu hampir 1 tahun selalu
> berujung deadlock dan selalu di warnai dengan ancaman-ancaman oleh pihak
> pengusaha.
>
>
>
> Tidak ada posisi tawar yang lebih menguntungkan bagi karyawan selain dengan
> kekuatan terakhir mereka, Yaitu "mogok bekerja".
>
>
>
>
>
>
>
> Semua kekuatan dan kemampuan internal oleh pekerja telah diupayakan,
> termasuk upaya mediasi yang ditengahi oleh DISNAKER, tetapi ternyata
> hasilnya pun tidak menunjukkan hal yang menggembirkan dan tidak ada kemajuan
> yang signifikan.
>
>
>
> Kekuatan melalui media pun akan terus diupayakan untuk mendapatkan posisi
> tawar yang lebih baik bagi keseluruhan 750 karyawan PT Toshiba
>
>
>
> Untuk informasi lebih lanjut dan menghindari adanya distorsi informasi,
> bisa menghubungi bagian komunikasi PUK SPMI PT Toshiba
>
>
>
> Akhmad Taslim (08121942544)
>
>
>
> Munzir (08121084763)
>
>
>
> Mudah-mudahan, hasil perundingan yang win-win solution bisa dicapai, tanpa
> merugikan salah satu pihak baik itu Pengusaha dan pekerja,
>
> sehingga rekor produksi mereka yang pernah mencapai 120.000 set TV dalam 1
> bulan bisa terlaksana kembali.
>
>
>
> Wassalamualaikum Wr. Wb
>
>
>
> Toufiq
>
>
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
>
>
>
> From: Yudhi Anwar <[email protected]>
>
>
>
> Date: Thu, 23 Apr 2009 15:41:54 +0800 (SGT)
>
>
>
> Subject:
>
>
>
> To:
>
>
>
> Cc: [email protected], [email protected],
>
>
>
> [email protected], [email protected], [email protected],
>
>
>
> [email protected]
>
>
>
>
>
>
>
> Memasuki hari ke -6 mogok kerja PT Toshiba Consumer Products Indonesia,
> masih banyak karyawan masih bertahan di area pabrik mereka
>
>
>
> di daerah Cikarang Bekasi
>
>
>
> Sebagian besar dari mereka adalah perempuan, bahkan ibu-ibu hamil, yang
> bertahan dari tadi malam.
>
>
>
>  Tuntutan untuk memberlakukan Perjanjian Kerja Bersama yang tertunda sejak
> tahun 2005, tidak diindahkan oleh pihak manajemen, bahkan
>
>
>
> kebebasan untuk berserikatpun diberangus
>
>
>
>
>
>
> ****************************************************************************************
>
>
>
> Note:  If the reader of this message is not the intended recipient, or
>
> an employee or agent responsible for delivering this message to the
>
> intended recipient, you are hereby notified that any dissemination,
>
> distribution or copying of this communication is strictly prohibited.
>
> If you have received this communication in error, please notify us
>
> immediately by replying to the message and deleting it from your
>
> computer. Thank you.
>
>
>
>
> ****************************************************************************************
>
>
>
> --
>
> Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai US$ 1.490
Paket ONH Plus 2009 (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam? Kirim email ke [email protected]

Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore http://www.demimasa.co.id

Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke