JAKARTA -- Potensi umat Islam di rantau Melayu meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei, Thailand Selatan, dan Filipina sungguh begitu besar. Pimpinan Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia (Yadim), Dato' Nakhaie Ahmad, optimistis bahwa di masa depan kebangkitan Islam akan dimulai dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia.
''Saya yakin, kebangkitan Islam itu akan datang dari rantau Melayu,'' ungkap Nakhaie saat berkunjung ke Republika, Rabu (13/5), bersama sejumlah pengurus Yayasan Dakwah Malaysia Indonesia (Yadmi) yang dipimpin KH Tarmizi Taher, ketua Dewan Pembina Yadmi. Menurut Nakhaie, kebangkitan Islam lebih berpotensi terjadi di kawasan Asia Tenggara dibandingkan Timur Tengah ataupun Asia Selatan. Ia menilai, kawasan Timur Tengah dan Asia Selatan sangat rentan konflik. Hal itu sangat berbeda dengan rantau Melayu yang lebih stabil dan tak terlalu rawan konflik. Selain itu, papar Nakhaie, umat Islam di wilayah Asia Tenggara memiliki ikatan persaudaraan yang kuat sebagai Ahli Sunnah wal Jamaah. Menurut dia, potensi kebangkitan Islam di rantau Melayu juga didukung oleh hubungan dekat antara ulama dan pemerintah. Terlebih, kata dia, umat Islam di Indonesia dan Malaysia menunjukkan semangat persaudaraan yang sangat kuat dan mampu menjadi teladan dalam hubungan antarumat beragama. ''Ini suatu keadaan yang baik bagi kebangkitan Islam,'' tuturnya. Meski begitu, papar Nakhaie, potensi kebangkitan Islam itu tak akan terwujud jika umat Muslim di rantau Melayu tak melakukan langkah-langkah strategis. Saat ini, kata dia, umat Muslim belum menguasai sektor industri dan ekonomi. Akibatnya, umat Muslim yang mayoritas sangat tergantung pada kalangan minoritas dalam bidang industri dan ekonomi. Sebaiknya umat Islam tak hanya menguasai sektor pemerintahan dan politik. ''Sebab, kebutuhan sandang, pangan, dan papan tak disediakan pemerintah. Kita menggantungkan masalah ini kepada minoritas. Inilah salah satu kelemahan kita,'' tegasnya. Hal senada diungkapkan KH Tarmizi Taher. Mantan menteri agama RI ini menuturkan ada tiga negara yang potensial menjadi pusat kebangkitan Islam di masa depan, yakni Turki, Malaysia, dan Indonesia. ''Namun, dibandingkan Turki, tampaknya Indonesia dan Malaysia akan berkembang lebih cepat,'' ungkapnya. sya/she http://www.republika.co.id/berita/50269/Kebangkitan_Islam_akan_ Muncul_di_ Melayu [Non-text portions of this message have been removed]

