Dari Hadits yang Sahih, sebetulnya pokok-pokok ajaran Islam itu 3: Iman, Islam, 
dan Ihsan. Itu adalah urutannya.

Iman itu meliputi rukun Iman yang 6, sedang Islam itu mencakup 5 rukun Islam. 
Ada pun Ihsan adalah untuk mendekatkan diri kita kepada Allah dan juga berbuat 
kebaikan (Ihsan) baik kepada Allah SWT, Rasulnya, mau pun pada makhluk lainnya.

Untuk mempelajari hal di atas kita punya 2 sumber: Al Qur'an dan Hadits yang 
sahih.
Sabda Rasulullah Saw:
“Aku tinggalkan padamu dua hal, yang tidak akan sesat kamu selama
berpegang teguh kepada keduanya, yaitu Kitabullah dan sunnah
Nabi-Nya.”(HR Ibnu ‘Abdilbarri)


http://syiarislam.wordpress.com/2008/09/15/pokok-ajaran-islam-iman-islam-dan-ihsan
Pokok Ajaran Islam: Iman, Islam, dan Ihsan
                        
                         
                        September 15, 2008   
                        · Disimpan dalam Ihsan,  Iman,  Islam                   
· Tagged Ihsan, Iman, Islam                                             
                
                        
                        Pokok ajaran Islam ada 3, yaitu: Iman, Islam dan Ihsan. 
Dasarnya adalah hadits sebagai berikut:
 
Pada
suatu hari kami (Umar Ra dan para sahabat Ra) duduk-duduk bersama
Rasulullah Saw. Lalu muncul di hadapan kami seorang yang berpakaian
putih. Rambutnya hitam sekali dan tidak tampak tanda-tanda bekas
perjalanan. Tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya. Dia langsung
duduk menghadap Rasulullah Saw. Kedua kakinya menghempit
kedua kaki Rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas
paha Rasulullah Saw, seraya berkata, “Ya Muhammad, beritahu aku tentang
Islam.” Lalu Rasulullah Saw menjawab, “Islam ialah bersyahadat bahwa
tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan
shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila
mampu.” Kemudian dia bertanya lagi, “Kini beritahu aku tentang iman.”
Rasulullah Saw menjawab, “Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada Qodar
baik dan buruknya.” Orang itu lantas berkata, “Benar. Kini beritahu aku
tentang ihsan.” Rasulullah berkata, “Beribadah kepada Allah seolah-olah
anda melihat-Nya walaupun anda tidak melihat-Nya, karena sesungguhnya
Allah melihat anda. Dia bertanya lagi, “Beritahu aku tentang Assa’ah
(azab kiamat).” Rasulullah menjawab, “Yang ditanya tidak lebih tahu
dari yang bertanya.” Kemudian dia bertanya lagi, “Beritahu aku tentang
tanda-tandanya.” Rasulullah menjawab, “Seorang budak wanita melahirkan
nyonya besarnya.. Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat
dan penggembala unta masing-masing berlomba membangun gedung-gedung
bertingkat.” Kemudian orang itu pergi menghilang dari pandangan mata.
Lalu Rasulullah Saw bertanya kepada Umar, “Hai Umar, tahukah kamu siapa
orang yang bertanya tadi?” Lalu aku (Umar) menjawab, “Allah dan
rasul-Nya lebih mengetahui.” Rasulullah Saw lantas berkata, “Itulah
Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada kalian.” (HR. Muslim)
 
a. Rukun Iman 6 Perkara
 
Iman
adalah keyakinan kita pada 6 rukun iman. Islam adalah pokok-pokok
ibadah yang wajib kita kerjakan.. Ada pun Ihsan adalah cara mendekatkan
diri kita kepada Allah.
 
Tanpa iman semua amal perbuatan baik kita akan sia-sia. Tidak ada pahalanya di 
akhirat nanti:
 
” Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana
di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga,
tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu
apapun…” [An Nuur:39]
 
” Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti 
abu yang ditiup angin
dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat
mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di
dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.” [Ibrahim:18]
 
Iman
ini harus dilandasi ilmu yang mantap sehingga kita bisa menjelaskannya
kepada orang lain. Bukan sekedar taqlid atau ikut-ikutan.
 
Sebagaimana
hadits di atas, rukun Iman ada 6. Pertama Iman kepada Allah. Artinya
kita meyakini adanya Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah. Di bab-bab
berikutnya akan dijelaskan secara rinci tentang hal ini..
 
Rukun
Iman yang kedua adalah iman kepada Malaikat-malaikat Allah. Kita yakin
bahwa Malaikat adalah hamba Allah yang selalu patuh pada perintah Allah.
 
Rukun
Iman yang ketiga adalah beriman kepada Kitab-kitabNya. Kita yakin bahwa
Allah telah menurunkan Taurat kepada Musa, Zabur kepada Daud, Injil
kepada Isa, dan Al Qur’an kepada Nabi Muhammad. Namun kita harus yakin
juga bahwa semua kitab-kitab suci di atas telah dirubah oleh manusia
sehingga Allah kembali menurunkan Al Qur’an yang dijaga kesuciannya
sebagai pedoman hingga hari kiamat nanti.
 
”Maka
kecelakaan yng besar bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan
tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, dengan
maksud untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu.
Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh
tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat
apa yang mereka kerjakan.” [Al Baqarah:79]
 
Kita harus meyakini kebenaran Al Qur’an dan mengamalkannya:
 
”Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang 
bertaqwa” [Al Baqarah:2]
 
Rukun
Iman yang keempat adalah beriman kepada Rasul-rasul (Utusan) Allah.
Rasul/Nabi merupakan manusia yang terbaik yang pantas dijadikan suri
teladan yang diutus Allah untuk menyeru manusia ke jalan Allah. Ada 25
Nabi yang disebut dalam Al Qur’an yang wajib kita imani di antaranya
Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad. 
 
Karena
ajaran Nabi-Nabi sebelumnya telah dirubah ummatnya, kita harus meyakini
bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir yang harus kita ikuti
ajarannya.
 
” Muhammad
bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah
Rasulullah dan penutup nabi-nabi…” [Al Ahzab:40]
 
Rukun
Iman yang kelima adalah beriman kepada Hari Akhir (Kiamat/Akhirat).
Kita harus yakin bahwa dunia ini fana. Suatu saat akan tiba hari
Kiamat. Pada saat itu manusia akan dihisab. Orang yang beriman dan beramal 
saleh masuk ke surga. Orang yang kafir masuk neraka. 
 
Selain
kiamat besar kita juga harus yakin akan kiamat kecil yaitu mati. Setiap
orang pasti mati. Untuk itu kita harus selalu hati-hati dalam bertindak.
 
Rukun
Iman yang keenam adalah percaya kepada Takdir/qadar yang baik atau pun
yang buruk. Meski manusia wajib berusaha dan berdoa, namun apa pun
hasilnya kita harus menerima dan mensyukurinya sebagai takdir dari
Allah.
 
b. Rukun Islam 5 Perkara
 
Ada
pun rukun Islam terdiri dari 5 perkara. Barang siapa yang tidak
mengerjakannya maka Islamnya tidak benar karena rukunnya tidak sempurna.
 
Rukun
Islam pertama yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan
Muhammad adalah utusan Allah. Asyhaadu alla ilaaha illallaahu wa
asyhaadu anna muhammadar rasuulullaah. Artinya kita meyakini hanya
Allah Tuhan yang wajib kita patuhi perintah dan larangannya. Jika ada
perintah dan larangan dari selain Allah, misalnya manusia, yang
bertentangan dengan perintah dan larangan Allah, maka Allah yang harus
kita patuhi. Ada pun Muhammad adalah utusan Allah yang menjelaskan
ajaran Islam. Untuk mengetahui ajaran Islam yang benar, kita
berkewajiban mempelajari dan mengikuti ajaran Nabi Muhammad. 
 
Konsekwensi
dari 2 kalimat syahadat adalah kita harus mempelajari dan memahami Al
Qur’an dan Hadits yang sahih (minimal Kutuubus sittah: Bukhari, Muslim,
Abu Daud, Tirmidzi, An Nasaa’i, dan Ibnu Majah) dan mengamalkannya.
 
Rukun
Islam kedua adalah shalat 5 waktu, yaitu: Subuh 2 rakaat, Dzuhur dan
Ashar 4 raka’at, Maghrib 3 rakaat, dan Isya 4 raka’at. Shalat adalah
tiang agama barang siapa meninggalkannya berarti merusak agamanya.
 
Rukun
Islam ketiga adalah puasa di Bulan Ramadhan. Yaitu menahan diri dari
makan, minum, hubungan seks, bertengkar, marah, dan segala perbuatan
negatif lainnya dari subuh hingga maghrib.
 
Rukun
Islam keempat adalah membayar zakat bagi para muzakki (orang yang wajib
pajak/mampu). Ada pun orang yang mustahiq (berhak menerima zakat
seperti fakir, miskin, amil, mualaf, orang budak, berhutang,
Sabilillah, dan ibnu Sabil) berhak menerima zakat. Zakat merupakan hak orang 
miskin agar harta tidak hanya beredar di antara orang kaya saja.
 
Rukun
Islam yang kelima adalah berhaji ke Mekkah jika mampu. Mampu di sini
dalam arti mampu secara fisik dan juga secara keuangan. Sebelum
berhaji, hutang yang jatuh tempo harus dibayar dan keluarga yang
ditinggalkan harus diberi bekal yang cukup. Nabi berkata barang siapa
yang mati tapi tidak berhaji padahal dia mampu, maka dia mati dalam
keadaan munafik.
 
c. Ihsan Mendekatkan Diri kepada Allah
 
Ada
pun Ihsan adalah cara agar kita bisa khusyuk dalam beribadah kepada
Allah. Kita beribadah seolah-olah kita melihat Allah. Jika tidak bisa,
kita harus yakin bahwa Allah SWT yang Maha Melihat selalu melihat kita.
Ihsan ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga jika
kita berbuat baik, maka perbuatan itu selalu kita niatkan untuk Allah..
Sebaliknya jika terbersit niat kita untuk berbuat keburukan, kita tidak
mengerjakannya karena Ihsan tadi. 
 
Orang
yang ihsannya kuat akan rajin berbuat kebaikan karena dia berusaha
membuat senang Allah yang selalu melihatnya. Sebaliknya dia malu
berbuat kejahatan karena dia selalu yakin Allah melihat perbuatannya.
 
Itulah
sekilas pokok-pokok dari ajaran Islam. Semoga kita semua bisa memahami
dan mengamalkannya. Insya Allah dalam bab-bab selanjutnya beberapa hal
di atas akan dibahas lebih rinci lagi.

===

Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits

http://media-islam.or.id

--- Pada Ming, 21/6/09, Ahmad Zamroni <[email protected]> menulis:

Dari: Ahmad Zamroni <[email protected]>
Topik: [syiar-islam] bertanya  ilmu allah swt
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 21 Juni, 2009, 10:30 PM











    
            
            


      
      ilmu yang selama ini kita kenal ada 4 macam, yaitu tauhid, fiqih, tasawuf 
dan usul,

yang ke empatnya ini dijalankan manusia dengan syari'at, toriqot, hakikat dan 
ma'rifat.



apakah mempelajari ke empat ilmu ini wajib?

selama ini aku baru belajar dua saja yaitu tauhid dan fiqih.

bagaimana caranya aku belajar yang dua lagi?

harus mulai dari mana?

karena baru syari'at dan torikot aja yang kami jalankan, itupun masih jauh dari 
kesempurnaan.



mohon bantuan kepada semua rekan milis yang terhormad.



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      &quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com&quot;

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke