KEHIDUPAN MANUSIA SETELAH MATI
Berdasarkan perspektif Al Qur’an dan Hadits. No.1
 
I-KEMATIAN ADALAH PINTU GERBANG JALAN MENUJU KE ALAM BARZAH
AJAL  = MAUT = MATI = MENINGGAL DUNIA =  KIAMAT PRIBADI
(a)-Ajal, umur manusia dan kelaminnya sudah ditentukan. Qs.6:2;  Qs.35:11.  
Qs.40: 67, 68
Ajal, kematian, umur manusia telah ditentukan waktunya
Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal 
(kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang 
ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih 
ragu-ragu (tentang berbangkit itu).Qs.6:2
 
Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak 
pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab 
(Lawhimmahfuudz).  Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. 
Qs.35: 11
 
Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes, air mani, 
sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang 
anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), 
kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang 
diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal 
yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya). Dia-lah yang menghidupkan dan 
mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata 
kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.  Qs.40: 67, 68
 
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali, tidak dapat 
dikalahkan, Qs.56: 60
 
(b)-Ajal, manusia tidak bisa mengetahui kapan dan dibumi mana dia akan mati. 
Qs.31:34
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari 
Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam 
rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan 
diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana 
dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Qs.31:34
 
(c-)-Setiap yang berjiwa akan merasakan mati, akan menemui ajalnya. 
Qs.3:185;29:57; 21:35
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.Qs.3:185  Tiap-tiap yang berjiwa 
akan merasakan mati.  Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan 
sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu 
dikembalikan. Qs.21:35   Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian 
hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.  Qs.29:57
 
(d)-Ajal manusia tdk bisa diundur, atau dipercepat. Qs.15:5; 35:11; 23:43; 
63:11; HSM.2286, 2287 
Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat 
mengundurkan (nya). Qs.15:5
 
Tidak (dapat) sesuatu umat pun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) 
mereka terlambat (dari ajalnya itu). Qs.23:43
 
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila 
datang waktu kematiannya. Qs.63:11
 
Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak 
pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab 
(Lawhimmahfuudz).  Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. 
Qs.35: 11 
Berapa juta ada orang Islam yang berdoa minta dipanjangkan umurnya? Doa ulang 
tahun? Padahal umur sudah ditentukan di buku besar Allah (Lawhimmahfuudz), atau 
orang yang berdoa minta dipanjangkan umurnya itu belum pernah membaca Qs.35:11; 
63:11; 23:43 atau Allah SWT sedia tipex yang banyak untuk merubah umur orang 
yang berdoa dipanjangkan umurnya?
 
(e)-Ajal, tidak ada yang bisa menghindar dari kematian, bila ajal sudah tiba. 
Qs.4: 78; 
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di 
dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, Qs.4:78
 
(f)-Ajal, sesuatu yang bernyawa tidak akan mati, melainkan dengan izin Allah. 
Qs.3: 145
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai 
ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Qs.3:145
 
(g)-Ajal, karena ajal sudah tiba, maka sarananya adalah sakit, musibah, dll. 
Qs.3: 145, 156
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai 
ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Qs.3:145
 
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir 
(orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka 
apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang: "Kalau 
mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh." 
Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah 
menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Allah 
menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan. Qs.3:156
 
(h)-Ajal, kematian jalan menuju ke alam barzah. Qs.23: 99, 100
(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian 
kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke 
dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. 
Sekali-kali tidak.  Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. 
Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan Qs.23: 98, 99 
Barzah berarti dinding pemisah antara alam dunia dan alam akhirat.
 
(i)-Ajal, manusia bila mati ruhnya, jiwanya, hayyatnya kembali kpd Tuhannya.Qs. 
39: 42
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang 
belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia 
tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang 
ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan 
Allah bagi kaum yang berpikir. Qs.39:42
 
(j)-Ajal, org mati sebenarnya masih hidup, hidupnya dialam barzah. 
Qs.2:154;3:169;39:42
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, 
(bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu 
tidak menyadarinya.Qs.2:154
 
Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; 
bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Qs.3:169
 
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang 
belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia 
tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang 
ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan 
Allah bagi kaum yang berpikir. Qs.39:42
 
BERSAMBUNG 


      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke