----- Forwarded Message ----
From: Epri Saqib <[email protected]>
Sent: Monday, June 8, 2009 12:07:10 PM
Subject: [belajar] Lidah yang membuat luka





Dear All, mungkin bermanfaat, maaf bagi yg sdh pernah dapat. 
Salam Hangat
Epri Tsaqib------ --------- --------- --------- --------- --------

Pada
suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri,
karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi
dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.

Kekasihnya
selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya ... Dia berkata
akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
Suatu
hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu
yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu.

Kekasihnya
bertanya kepada gadisnya itu ,” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa
melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” 

Gadis
itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta dan dia
menolak untuk menikahi si lelaki pacar-nya itu yg selama ini sudah
sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta
matanya.
Dan
akhirnya si lelaki kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan
kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu,
“Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan
kepadamu.”

* * * * * Kisah
di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status
dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana
keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap
siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan
di saat yang paling menyakitkan.
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah 
akan seseorang yang tidak bisa berbicara ... 
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, ingatlah akan seseorang 
yang tidak punya apapun untuk dimakan....  
Sebelum
engkau mengeluh tentang seseoramg, ingatlah akan seseorang yang hidup
menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suami/istrinya
tidak meninggalkan dirinya seorang diri ....
Hari
ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah akan seseorang
yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan
kemiskinannya. 

Sebelum
engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu
mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya. 

Dan
ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para
pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu. 

Dan
ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di
wajahmu dan berterima kasihlah pada SANG HIDUP...  karena engkau masih
hidup dan ada di dunia ini.

Hidup
adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini
dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia. ... Nikmatilah dan
beri yang terbaik di setiap detik dalam hidupmu, karena itu tidak akan
terulang lagi untuk waktumu selanjutnya.

* diambil dari blognya bunda Ria * Tks ya bun. 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke