-----Original Message-----
From: [email protected] 
[mailto:[email protected]]on Behalf Of Pratomo
Sent: Monday, July 13, 2009 2:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [PengajianEmail] Arab Dan Kiamat 
 

Semoga kita semua senantiasa dirahmati Allah SWT.

Melihat kondisi kota Makkah yang di deskripsikan secara
baik ini, tentunya kita semua kaum muslimin prihatin. Di lain
sisi sebenarnya dengan adanya perkembangan kota Mekkah
yang ada Ka'bah di dalamnya seiring perkembangan teknologi
saat ini, boleh juga "bangga", (mhn maaf dalam tanda kutip).

Bapak yang terhormat, kiranya mohon dijelaskan bagaimana
tafsir dari "wahhadal baladil amiin", salah satu ayat surat Tiin,
yang mana sebagian ulama menyimpulkan bahwa maksud dari
penggalan ayat ini adalah kota Mekkah, hingga dijadikan sumpah
oleh Allah SWT, tentang kejayaannya yang diperkirakan akan
menjadi ibukota dunia nantinya, yang pernah saya sadur dan
infokan sebelumnya. Wallahu alam bisshawab.

Mohon maaf kiranya akan hal tersebut pernah saya lontarkan
dalam PE.

Sekali lagi kiranya mohon penjelasan dan sebagai salah seorang
muslim kita melihat fakta dalam penjelasan Bapak hingga
hal ini sebenarnya keprihatinan yang besar di antara kita semua.



salam, Pratomo




-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]on
Behalf Of OK Taufik
Sent: Saturday, July 11, 2009 3:33 PM
To: Kajian Ekonomi Islami; syiar-islam; Islam Net ID; sabili; Istiqlal
Community
Subject: [syiar-islam] Arab Dan Kiamat


 Assalamualaikum wr wb

pak, saya bru saja membaca artikel di era muslim tentang pembangunan di arab
saudi. saya jadi teringat sebuah dalil naqly (al-qur'an atau al-hadist saya
lupa,maklum awam), yang menyatakan bahwa salah satu tanda kiamat adl
diangkatnya ka'bah oleh Allah. yg ingin saya tanyakan, mksd dalil tsb scr
konotasi/denotasi? krn mgkin saja ka'bah seakan2 diangkat krn tlah
diabaikan. trima kasih atas jwbanny, maklum pak sy tdk bsa bhs arab. jd tdk
brani membuat tafsir sendiri

wassalamualaikum wr wb

* Yondha *
 Jawaban

*Wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,*

Saudara Yondha yang dirahmati Allah SWT, seiring perkembangan zaman,
kemajuan teknik dan industri, maka demikian pula dengan kebathilan. Seperti
kalimat bijak, "Kian tinggi ilmu seseorang, maka kian tinggi pula kelicikan
iblis yang menggodanya." Jadi, kalau zaman dulu itu para pembela kebathilan
melakukan hal tersebut secara terang-terangan, maka sekarang ini, para
pembela kebathilan jauh lebih cerdas dan pintar, banyak dari mereka yang
malah bersembunyi di balik "al-haq", di balik klaim-klaim moral, etika,
maupun agama, bahkan mereka tidak canggung untuk menjual ayat-ayat Allah SWT
demi memuaskan hawa nafsunya sendiri. Ini terjadi di mana-mana, termasuk di
Saudi Arabia yang setelah berontak terhadap kekhaliahan Turki Utsmaniyah
menjelma menjadi satu "negara" yang menganut sistem monarki-absolut, yang
bertentangan dengan sunnah Rasulullah SAW untuk lebih mengedepankan sistem
syuro.

Ketika di zaman Rasulullah SAW mendakwahkan Islam, beliau mendapat tentangan
yang sangat keras dari kaum musyrikin Quraisy, yang notabene merasa terancam
kekuasaannya oleh agama baru yang dibawa Muhammad SAW yang menyatakan tidak
ada ilah melainkan ALLAH SWT. Jadi, tuhan-tuhan kecil yang mengejawantah
dalam diri para tokoh Quraisy akan tergusur. Umat Islam adalah umat yang
hanya mempunyai satu tuhan, yakni ALLAH SWT, dan satu panutan yakni Muhammad
SAW. Sedangkan kepada orang-orang yang memiliki ilmu agama, apakah itu
disebut Ustadz atau apa pun, sepanjang dia berada di jalan al-Qur'an maka
ikutilah, namun jika mereka itu sudah melenceng atau mengkhianati Qur'an,
maka tinggalkanlah.

Di zaman Rasulullah SAW, kaum musyrikin Quraisy terang-terangan menentang
dan membela kebathilan. Seiring dengan kemajuan zaman, maka sekarang ini,
para pewaris kaum musyrikin Quraisy jauh lebih pintar, lebih lihai, dan
lebih licik tentunya. Mereka tidak lagi merasa perlu terang-terangan
menghancurkan Islam, dan jika perlu menghancurkan Islam dari dalam. Mereka
mengaku sebagai pelayan umat, namun dalam kenyataannya lebih mengutamakan
melayani Amerika Serkat dan jaringan Zionis Dunia.

Atikel yang dimuat eramuslim berjudul "Potret Arab Saudi di Masa Datang"
merupakan bukti jika secara terencana, para penguasa Arab Saudi memang ingin
menghancurkan satu demi satu warisan Islam peninggalan Rasulullah SAW dan
para sahabat, bahkan menggali kembali peninggalan-peninggalan zaman pra
Islam yang dibangga-banggakan oleh kaum musyrikin Quraiys. Ini merupakan
fakta.

Kita bisa lihat cetak biru Kota Makkah di masa depan yang dari atas akan
menyerupai simbol Dewa Matahari, satu bentuk lapangan tepat dilangsungkannya
ritual pemujaan Dewa Matahari Romawi kuno (coba bandingkan cetak biru Mekah
dengan lapangan Santo Petrus di Vatikan, mirip bukan? Bukan rahasia lagi
jika Gereja mewarisi ritual penyembahan Dewa Matahari, yang bisa dilihat di
ujung tongkat kepausan dan juga Hari Kebaktian yang mengambil hari Sun-Day,
Hari Matahari. Di masa depan Mekkah akan dijadikan sama seperti Vatikan).
Namun Mekkah lebih parah, jika Obelisk di Lapangan Santo Petrus ada delapan
jalur, maka Kabah di Mekkah akan dikelilingi enam jalur jalan. Enam titik
jalur ini jika dihubungkan secara "lompat satu" akan membentuk simbol
Hexagram atau Bintang David. Alangkah ironisnya nanti jika simbol Bintang
David akan juga tercetak di Mekkah! Namun inilah perilaku para penguasa
Saudi sekarang.

Kita juga harus ingat, Kerajaan Saudi Arabia itu berdiri, berontak dan lepas
dari Kekhalifahan Turki Utsmaniyah, atas dukungan jaringan Zonis
Internasional. Salah seorang perwira Yahudi Inggris, Letnan Terrence Edward
Lawrence, disusupkan dan mengendalikan pasukan Saudi ini. Setelah menjadi
kerajaan, 75.000 pasukan Saudi Arabia-Saudi Arabian National Guard
(SANG)-dibentuk dan mendapat pelatihan dari Vinnel Corporation, salah satu
Privat Military Agency (PMA) AS dengan nilai kontrak yang sangat besar.
Tentu saja, CIA dan MOSSAD berada di belakang PMA ini.

Di Mekkah pula, para penguasa Saudi mempersilakan perusahaan-perusahaan
donatur Zionis seperti Starbucks dan McD buka gerai dan banyak menarik
pelanggan. Bahkan Al-Walid, salah seorang kerabat istana Saudi, menguasai
banyak perusahaan yang banyak di antaranya menjadi donatur ZionisIsrael.
Namun ketika Muslim Gaza dibantai Israel, Saudi (dan juga Mesir) bersikap *
adem-ayem*, bahkan merestui pembantaian ini karena mereka lebih bersahabat
dengan pelayan Zionis bernama Mahmud Abbas, ketimbang dengan HAMAS.

Sebab itu, empatbelas abad silam, Rasulullah SAW telah memberikan gambaran
tentang hari akhir, di mana setelah kedatangan Imam Mahdi yang juga bernama
Muhammad, pasukan Imam Mahdi akan menyerang dan membebaskan Jazirah Arab
terlebih dahulu-termasuk membebaskan Saudi Arabia-dari penguasa-penguasa
Arab yang lalim dan bahlul, sebelum mengancurkan kaum Syiah dan Yahudi.

Sedangkan mengenai penghalalan Ka'bah, itu terjadi di saat umur kaum
Muslimin sudah habis. Penghalalan Ka'bah akan tiba di saat seluruh kaum
Muslimin sudah meninggal dunia dengan tenang terkena angin yang bertiup
lembut dari arah Yaman. Jadi, umat Islam tidak akan mengalami kiamat yang
menakutkan. Kiamat besar hanya akan menimpa orang-orang jahat dan kaum
kufar.

Semua gambaran tentang hari akhir ini bisa kita baca di dalam banyak buku
dan literatur yang berisi hadits-hadits shohih, yang sudah banyak dijual
secara umum di berbagai toko buku. *Wallahu'alam bishawab.*

*Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
*


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]

Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore 
http://www.demimasa.co.idYahoo! Groups Links



Kirim email ke