kapan masuk indonesia ya? :-)
-- Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest >> al-Ra'd [13]: 28 ---------- Forwarded message ---------- From: korandigital <[email protected]> Date: 2009/7/16 Subject: [Koran-Digital] Film Uighur Pancing Bentrokan China - Australia To: "[email protected]" <[email protected]> Film Uighur Pancing Bentrokan China - Australia < http://www.suaramedia.com/asia/film-uighur-pancing-bentrokan-china-australia.html > Kamis, 16 Juli 2009 00:05 CANBERRA (SuaraMedia News) Pemerintah China, yang terlibat perselisihan dengan Australia mengenai kegiatan mata-mata komersial, telah memantik lebih banyak kontroversi dengan mendesak agar sebuah film dokumenter yang menyoroti etnis Uighur untuk dihilangkan dari sebuah festival film terbesar di Australia. Staf konsulat China menghubungi panitia penyelenggara dari festival film internasional Melbourne dan langsung mendesak panitia untuk menghapuskan sebuah film yang mengisahkan seorang pebisnis wanita dari etnis Uighur yang terasingkan, Rebiya Kadeer. Konsulat China di Melbourne pada minggu lalu menelepon dan mendesak atau lebih tepatnya disebut setengah memaksa agar film dokumenter berjudul The 10 Conditions of Love tersebut agar ditarik dari rencana pemutaran pada tanggal 8 Agustus mendatang dan menuntut adanya penjelasan mengenai alasan dicantumkannya film yang bersangkutan, demikian disampaikan oleh direktur festival, Richard Moore pada para wartawan. Tidak ada orang yang bereaksi dengan baik ketika dihadapkan pada pendekatan yang kasar, atau atas perbuatan yang tidak mengenakkan. Saya rasa hal tersebut bukanlah sikap yang pantas, kata Moore kepada Reuters. Panggilan telepon tersebut datang dari Atase Kebudayaan Melbourne yang baru, Chunmei Chen. Namun, ketika wartawan Reuters mencoba menghubungi konsulat melalui telepon pada hari Rabu kemarin, tidak ada yang mengangkat telepon tersebut. Dia (Chunmei) mendesak saya untuk menarik film tersebut dari festival dan kemudian mengatakan kepada saya bahwa saya harus memberikan penjelasan mengapa saya memasukkan film tersebut ke dalam agenda festival, tambah Moore. Saya menjawab bahwa saya tidak memiliki alasan untuk menarik film tersebut dari festival. Dia kemudian menjabarkan daftar kejahatan Rebiya Kadeer, tambah Moore. Pada intinya, Chunmei Chen mengatakan bahwa Rebiya Kadeer adalah seorang kriminal. Kadeer juga sedianya akan menyampaikan sepatah dua patah kata dalam festival tersebut. Moore mengatakan bahwa lagi-lagi konsulat China campur tangan, mereka mendesak dirinya untuk membatalkan kunjungan Kadeer tersebut. Dia (Chunmei) juga merasa amat tidak senang dengan rencana kehadiran Rebiya Kadeer ke Australia sebagai tamu, tambahnya. Peristiwa tersebut langsung memancing perhatian media luas di Australia. Dalam film tersebut, dikisahkan mengenai hubungan antara Kadeer dengan suaminya yang merupakan seorang aktivis, Sidik Rouzi, dan upayanya untuk melindungi sebelas orang anaknya dengan cara mendorong diberikannya hak otonomi kepada 10 juta warga China yang kebanyakan berasal dari etnis Muslim Uighur. Tiga orang anak Kadeer kini dipenjarakan oleh pemerintah China. Pemerintah komunis China menuding Kongres Uighur Sedunia yang diprakarsai oleh Kadeer sebagai biang dari tuntutan kaum Muslim untuk mendapatkan wilayah terpisah. Dia ditangkap pada tahun 1999 dan dinyatakan bersalah karena telah memberikan informasi rahasia kepada orang asing. Sutradara asal Melbourne, Jeff Daniels, adalah orang yang berada di belakang film dokumenter tersebut, pengerjaan film tersebut menelan waktu beberapa tahun. Film dokumenter tersebut dapat diselesaikan tepat sebelum festival film internasional Meelbourne diselenggarakan. Film tersebut langsung menarik perhatian di seluruh penjuru dunia. Kedutaan China dan staf konsulat diam meringkuk dan tidak terlalu banyak bersuara di Australia sejak peristiwa minggu lalu, dimana para petugas keamanan China menangkap empat orang staf yang bekerja untuk perusahaan pertambangan global, Rio Tinto, dengan tuduhan bertindak sebagai mata-mata. Para anggota legislatif Australia menuding pemerintah China mempergunakan taktik kotor, dan sejumlah analis menarik hubungan antara penangkapan tersebut dengan tarik ulur negosiasi penetapan harga bijih besi antara Rio Tinto dan perusahaan baja China. Kaum Muslim Uighur terlibat bentrokan dengan etnis China Han di Urumqi pada tanggal 5 Juli lalu. Hal tersebut terjadi setelah polisi China mencoba untuk menghalau unjuk rasa yang menentang serangan barbar terhadap para pekerja Uighur di sebuah pabrik di sebelan selatan China. *Etnis Han < http://www.suaramedia.com/asia/semakin-terpojok-mafia-china-buru-minoritas-muslim.html >* di Urumqi kemudian secara membabibuta melancarkan serangan terhadap Muslim Uighur. Angka kematian dalam kericuhan di China tersebut kini mencapai 185 orang. Kebiadaban China terhadap kaum minoritas Muslim Uighur memantik reaksi keras dari sejumlah negara, utamanya *Turki < http://www.suaramedia.com/eropa/hadapi-tukang-jagal-dari-timur-turki-pasang-taring.html >*, yang memiliki kedekatan bahasa dan agama dengan Muslim Uighur. Perdana menteri Turki menggambarkan kekerasan etnis yang terjadi di Xinjiang, China, sebagai sebuah tindakan kejam pemusnahan etnis. Tidak ada cara lain untuk menyikapi peristiwa yang terjadi saat ini, kata Recep Tayyip Erdogan. Dia menyampaikan hal tersebut menyusul diterapkannya jam malam di Urumqi, ibukota propinsi Xinjiang. Tempat terjadinya bentrok antara suku Han dengan kaum Muslim Uighur. Apa yang terjadi di China saat ini tak ubahnya sebagai sebuah pembantaian dan pemusnahan etnis, kata Erdogan kepada sejumlah wartawan di ibukota Turki, Ankara. Kekejian tengah berlangsung di sana, ratusan orang terbunuh dan ribuan lainnya terluka. Kami tidak habis pikir bagaimana bisa para pemimpin China dengan seenaknya ongkang-ongkang kaki meski peristiwa seperti ini ada di depan hidung mereka. Kecam Erdogan. (dn/gn/rtr/abc) Dikutip oleh www.suaramedia.com <http://www.suaramedia.com/> http://www.suaramedia.com/asia/film-uighur-pancing-bentrokan-china-australia.html --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Groups "Koran Digital" - One Touch News- [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik: http://www.media-islam.or.id Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke [email protected] Dapatkan buku-buku Islami di DemiMasa Online Bookstore http://www.demimasa.co.idYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

