----- Forwarded by YULIA YEID/YAMAHA on 07/17/2009 10:01 AM ----- # Coeur brisé princesse # <[email protected]> 07/17/2009 09:32 AM
To <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]> cc Subject Re: Ledakan hebat kembali melanda Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton. Ledakan di Ritz Carlton Inilah Nama 9 Orang Korban di Rumah Sakit Jakarta, 2 Orang WNA Nograhany Widhi K - detikNews Jakarta - Ledakan bom terjadi di dekat Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan. Jakarta Selatan, menelan banyak korban. Menurut data yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Jakarta, hingga pukul 08.35 WIB, jumlah korban luka-luka yang sedang dan sempat dirawat di Rumah Sakit Jakarta sebanyak 9 orang. Berikut adalah nama-nama korban tersebut: 1. Sidik Maulana (21), laki-laki, beralamat di Mampang Prapatan Tegal Parang, perusahaan Ritz Carlton. 2. Aryo (31), laki-laki, beralamat di Bintaro Sektor 9, perusahan Ritz Carlton. 3. Edward Thielsen, WNA, laki-laki, tidak diketahui usia dan asal negaranya, perusahaan Airlangga Kitchen JW Marriott. 4. David Petter, WNA, laki-laki, tidak diketahui usia dan asal negaranya, saat ini dirawat di kamar operasi. 5. Deni Purwanto, tidak diketahui usianya, perusahaan JW Marriott. 6. Adri (30), laki-lakim tidak diketahui alamatnya. 7. Dik Ahmad Taufik (39), laki-laki, beralamat di Srengseng Bambut. 8. Dewi lestari (26), perempuan, beralamat di Jalan Empu Tantular, karyawati Panin Bank, saat ini sudah pulang. 9. Ririn (25), perempuan, tidak diketahui alamatnya, karyawati Panin Bank, saat ini korban sudah pulang. Dari total 9 korban luka-luka, terdapat 2 warga negara asing (WNA), 2 orang diperbolehkan pulang, sementara 7 orang lainnya masih dirawat. (nvc/nvc) umat, 17/07/2009 09:10 WIB Ledakan di Marriott & Ritz Carlton 4 Warga Asing Dikabarkan Tewas Rita Uli Hutapea - detikNews Jakarta - Ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton menimbulkan korban tewas dan luka-luka. Setidaknya empat warga asing dikabarkan tewas dalam insiden tersebut. Sumber kepolisian mengatakan pada detikcom, Jumat (17/7/2009), empat warga asing tewas dalam ledakan di kedua hotel. Jenazah mereka telah dibawa ke Rumah Sakit MMC Kuningan. Belum jelas kewarganegaraan mereka. Ledakan pertama kali terjadi di Hotel Marriott pada sekitar pukul 07.40 WIB. Dua menit kemudian ledakan keras juga terjadi di Hotel Ritz Carlton. (ita/ita) ----- Original Message ----- From: [email protected] To: [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] ; [email protected] Sent: Friday, July 17, 2009 9:25 AM Subject: Ledakan hebat kembali melanda Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton. Dua Orang Dikabarkan Meninggal Jum'at, 17 Juli 2009, 08:29 WIB Ismoko Widjaya Hotel JW Marriott Jakarta (JW Marriott Jakarta) BERITA TERKAIT RS Jakarta Diserbu Korban Bom Marriott Sejumlah Warga Asing Jadi Korban Polda Metro Benarkan Ledakan di Hotel Mariott Penghuni Mariott dan Ritz Carlton Dievakuasi Korban Mulai Berdatangan ke RS MMC web tools VIVAnews - Ledakan hebat kembali melanda Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton. Sejumlah penghuni hotel diduga menjadi korban. "Dua orang meninggal," kata staf Hotel JW Marriot yang enggan disebutkan namanya, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Jumat, 17 Juli 2009. Petugas kepolisian saat ini melakukan evakuasi penghuni hotel. Belum diketahui detail korban. Polisi juga belum dapat memastikan adanya korban jiwa. "Banyak korban dari warga negara asing," kata petugas Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Jumat 17 Juli 2009. Ledakan hebat melanda kedua hotel mewah di kawasan Mega Kuningan itu sekitar pukul 07.40. Peristiwa terjadi hampir bersamaan dengan selisih waktu sekitar dua menit. Ledakan keras bermula dari kedua basement [Non-text portions of this message have been removed]

