Hidup
<http://alhikmah.web.id/2009/08/hidup-manusia-penuh-dengan-perjuangan/>
Manusia Penuh Dengan Perjuangan

 

Sumber :
http://alhikmah.web.id/2009/08/hidup-manusia-penuh-dengan-perjuangan/ 

 

Sebagaimana kita ketahui sebagai manusia bahwa hidup itu penuh dengan
perjuangan, baik perjuangan untuk mencapai kehidupan dunia dan akhirat.
Untuk mencapai kebahagian itu tidaklah mudah teradang banyak duri yang harus
dilalui, hal ini sebagaimana Allah berfirman :

áóÞóÏú ÎóáóÞúäóÇ ÇáÅäúÓóÇäó Ýöí ßóÈóÏò

 

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
(al-Balad : 4)

 

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa manusia itu disibukan dengan berbagai macam
urusan yang sangat memayahkan dan memberatkan.  Namun dari apa yang
diperoleh dari hasil kesibukan dan jerih payahnya itu akan diperoleh hasil
yang memadai untuk dunia dan akhiratnya.

 

Allah berfirman :

Åöäóø ãóÚó ÇáúÚõÓúÑö íõÓúÑðÇ

 

Artinnya : sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (Alam Nasyrah :
6)

 

Setelah apa yang diperoleh dari kesulitan, kepayahan dan hal yang
memberatkan itu maka akan diperolehlah kemudahan. Ini adalah janji Allah
kepada hamba-Nya. Namun adalah sifat manusia yang terkadang sombong ketika
sudah memperoleh kemudahan dan kesenangan. Padahal Allah berfirman :

 

ÃóíóÍúÓóÈõ Ãóäú áóäú íóÞúÏöÑó Úóáóíúåö ÃóÍóÏñ

 

Artinya : Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorang pun
yang berkuasa atasnya? (al-Balad : 5)

 

æóÞóÇáó ÞóÊóÇÏóÉ " ÃóíóÍúÓóÈõ Ãóäú áóäú íóÞúÏöÑ Úóáóíúåö ÃóÍóÏ " ÞóÇáó ÇöÈúä
ÂÏóã íóÙõäø Ãóäú áóäú íõÓúÃóá Úóäú åóÐóÇ ÇáúãóÇá ãöäú Ãóíúäó ÇößúÊóÓóÈóåõ
æóÃóíúäó ÃóäúÝóÞóåõ ¿

 

Ibnu Katsir mengambil pendapat Qotadah dan menjelaskan makna ayat ini,
“Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorang pun yang
berkuasa atasnya? “ yaitu ditanya anak adam, apakah dia menyangka
bahwasannya bahwa hartanya akan ditanya, darimana dia mendapatkannya dan
kemana membelanjakannya? [1]

 

Bahwa sikap sombong manusia biasanya akan selalu muncul, sebagaimana Allah
berfirman : “Dia mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak,
Apakah dia menyangka bahwa tiada seorang pun yang melihatnya?, Bukankah Kami
telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah dan dua buah bibir."
(al-Balad : 6-9)

 

Yup…tentulah untuk mencapai kebahagian dunia itu tentulah banyak harta yang
telah dikeluarkan, seperti dana pendidikan dan pelatihan untuk menunjang apa
yang menjadi cita-citanya. 

 

Allah meliputi hal itu semua dan jangan pernah menyangka bahwa Allah tidak
melihatnnya.  Ada manusia yang sadar bahwa eksistensinya mereka itu adalah
kehendak Allah yang Maha Berkuasa dan sadar akan dirinya sebagai hamba Allah

 

Allah berfiman : 

 

æóåóÏóíúäóÇåõ ÇáäóøÌúÏóíúäö

 

Artinya : Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. (al-Balad : 10) 

 

Allah telah memberikan pilihan kepada kita sebagai manusia untuk memilih
jalan yang terbaik untuk dirinya, yaitu apakah jalan kebaikan dan jalan
keburukan, itulah yang dimaksud dalam ayat diatas. Sebagaimana firman Allah
Ta’ala:

 

ÅöäóøÇ åóÏóíúäóÇåõ ÇáÓóøÈöíáó ÅöãóøÇ ÔóÇßöÑðÇ æóÅöãóøÇ ßóÝõæÑðÇ

 

Artinya : Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang
bersyukur dan ada pula yang kafur. (al – Insan : 3)

 

Maka Allah memerintahkan kepada hamba-Nya bagaimana cara mengambil jalan
kebaikan itu, dengan firman-Nya:

 

ÝóáÇ ÇÞúÊóÍóãó ÇáúÚóÞóÈóÉó, æóãóÇ ÃóÏúÑóÇßó ãóÇ ÇáúÚóÞóÈóÉõ , Ýóßõø ÑóÞóÈóÉò
, Ãóæú ÅöØúÚóÇãñ Ýöí íóæúãò Ðöí ãóÓúÛóÈóÉò, íóÊöíãðÇ ÐóÇ ãóÞúÑóÈóÉò , Ãóæú
ãöÓúßöíäðÇ ÐóÇ ãóÊúÑóÈóÉò , Ëõãóø ßóÇäó ãöäó ÇáóøÐöíäó ÂãóäõæÇ æóÊóæóÇÕóæúÇ
ÈöÇáÕóøÈúÑö æóÊóæóÇÕóæúÇ ÈöÇáúãóÑúÍóãóÉö , ÃõæáóÆößó ÃóÕúÍóÇÈõ ÇáúãóíúãóäóÉö


 

Artinya : Maka tidakkah sebaiknya (dengan hartanya itu) ia menempuh jalan
yang mendaki lagi sukar?, Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar
itu?, (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari
kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau orang miskin
yang sangat fakir, Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling
berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih saying, Mereka
(orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
(al-Balad : 11-18)

 

Jalan yang mendaki dan sukar itu adalah jalan yang menjanjikan keselamatan
dan kebaikan. Lafaz { ÇáúÚóÞóÈóÉó/ al – ‘aqobah}adalah kesulitan yang berat
kemudian menceburkan diri dalam kesulitan karena menta’ati perintah Allah. 

 

Pahala-pahala dalam menta’ati perintah Allah ini

 

Melepaskan budah dari perbudakan, (al-Balad : 13)

 

Úóäú ÃóÈöí åõÑóíúÑóÉó Úóäú ÇáäøóÈöíøö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó
ÞóÇáó ãóäú ÃóÚúÊóÞó ÑóÞóÈóÉð ãõÄúãöäóÉð ÃóÚúÊóÞó Çááøóåõ Èößõáøö ÅöÑúÈò
ãöäúåóÇ ÅöÑúÈðÇ ãöäúåõ ãöäú ÇáäøóÇÑö 

 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu : ia berkata:Dari Nabi Shallallahu
'alaihi wa sallam beliau bersabda: Barang siapa memerdekakan seorang budak
mukmin, maka Allah akan membebaskan setiap anggota tubuhnya dari neraka
dengan setiap anggota tubuh budak itu. (Sahih Muslim No. 2778)

 

Menurut riwayat Abu Dawud dari hadits Ka'ab Ibnu Murrah Shallallahu 'alaihi
wa sallam:  "Setiap wanita muslim yang memerdekakan budak muslimah, maka ia
(budak muslimah yang dimemerdekakan) akan menjadi penyelamatnya dari api
neraka." (Bulughul Maram, No Hadist : 1445)

 

memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan
kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir , (al – Balad : 14 – 16)

 

Allah berfirman : “Jika kamu menampakkan sedekah(mu) maka itu adalah baik
sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang
fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan
menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui
apa yang kamu kerjakan.” (al – Baqarah : 271)

 

Allah berfirman : “Dan (Allah menyuruh kamu) supaya kamu mengurus anak-anak
yatim secara adil. Dan kebajikan apa saja yang kamu kerjakan, maka
sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahuinya.” (an – Nissa : 127) 

 

Zainab istri Abdullah berkata, "Saya berada dalam masjid, lalu saya melihat
Nabi. Kemudian beliau bersabda, 'Bersedekahlah, walaupun dengan
perhiasanmu!' Saya (Zainab) biasa memberi belanja (natkah) untuk Abdullah
(suaminya) dan untuk anak yatim yang dipeliharanya. Saya berkata kepada
Abdullah, 'Cobalah tanyakan kepada Rasulullah, apakah cukup bagiku apa yang
saya belanjakan untuk engkau dan yatim yang saya pelihara?' Abdullah
berkata, 'Engkau sendirilah yang bertanya kepada beliau.' Kemudian saya
berangkat kepada Nabi. Saya mendapatkan wanita Anshar di depan pintu yang
keperluannya seperti keperluanku. Kemudian Bilal lewat di muka bumi, lalu
kami berkata, 'Tanyakan kepada Nabi, apakah cukup bagiku dengan memberi
nafkah kepada suamiku dan anak-anak yatimku dalam pemeliharaanku?' Kami
berkata, 'Jangan engkau beritahukan siapa kami.' Maka, Bilal menemui Nabi
dan menanyakan kepada beliau, lalu beliau bertanya, 'Siapakah mereka itu?
Bilal menjawab, 'Zainab.' Beliau bertanya lagi, 'Zainab yang mana?' Bilal
menjawab, 'Istri Abdullah.' Lalu, beliau bersabda, 'Ya, cukup. Ia mendapat
dua pahala, yaitu pahala kerabat dan pahala sedekah.'"  (HR Bukhori, Kitab
Zakat, Bab Berzakat kepada Suami dan Anak-Anak Yatim yang dalam Peliharaan )

 

æÚä Óåáö Èä ÓÚÏò ÑÖí Çááøóå Úäå ÞÇá : ÞÇá ÑÓæá Çááøóå Õóáøì Çááåõ Úóáóíúåö
æÓóáøóã : «ÃóäóÇ æßÇÝáõ ÇáúíÊöíãö Ýí ÇáÌäøóÉö åóßóÐóÇ » æÃóÔóÇÑ
ÈöÇáÓøóÈøóÇÈóÉö æóÇáúæõÓúØóì ¡ æÝóÑøóÌó ÈóíúäóåõãóÇ » . ÑæÇå ÇáÈÎÇÑí.

 

Dari Sahl bin Sa'ad Radhiyallahu 'anhu , katanya: "Rasulullah Shallallahu
'alaihi wa sallam bersabda: “Saya dan orang yang menanggung anak yatim
berada di surga seperti begini” Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk
dan jari tengah dan merenggangkan sedikit antara kedua jari tersebut. (H.R
Bukhari)

 

Kafilul yatim ialah orang yang menanggung segala perkara yang diperlukan
oleh anak yatim - baik makan, minum, kediaman, pakaian dan pendidikannya,
juga lain-lainnya pula.  Lihat disini
<http://alhikmah.web.id/2009/06/berbuat-baik/>  untuk seterusnya.

 

Siapa itu orang Miskin yang sangat Fakir 

 

Úóäú ÃóÈöí åõÑóíúÑóÉó : Ãóäøó ÑóÓõæáó Çááøóåö Õóáøóì Çááøóåõ Úóáóíúåö
æóÓóáøóãó ÞóÇáó áóíúÓó ÇáúãöÓúßöíäõ ÈöåóÐóÇ ÇáØøóæøóÇÝö ÇáøóÐöí íóØõæÝõ
Úóáóì ÇáäøóÇÓö ÝóÊóÑõÏøõåõ ÇááøõÞúãóÉõ æóÇááøõÞúãóÊóÇäö æóÇáÊøóãúÑóÉõ
æóÇáÊøóãúÑóÊóÇäö ÞóÇáõæÇ ÝóãóÇ ÇáúãöÓúßöíäõ íóÇ ÑóÓõæáó Çááøóåö ÞóÇáó
ÇáøóÐöí áóÇ íóÌöÏõ Ûöäðì íõÛúäöíåö æóáóÇ íõÝúØóäõ áóåõ ÝóíõÊóÕóÏøóÞó
Úóáóíúåö æóáóÇ íóÓúÃóáõ ÇáäøóÇÓó ÔóíúÆðÇ 

 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu : ia berkata:Bahwa Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Orang miskin itu bukanlah orang yang
berkeliling meminta-minta kepada manusia, lalu ia diberikan sesuap, dua
suap, sebuah dan dua buah kurma. Para sahabat bertanya: Kalau begitu,
siapakah orang miskin itu, wahai Rasulullah? Rasulullah Shallallahu 'alaihi
wa sallam bersabda: Orang yang tidak menemukan harta yang mencukupinya tapi
orang-orang tidak tahu (karena kesabarannya, ia menyembunyikan keadaannya
dan tidak meminta-minta kepada orang lain), lalu diberi sedekah tanpa
meminta sesuatu pun kepada manusia. (Sahih Muslim No. 1722)

 

Pahala dan keistimewaan dari bersedekah/memberikan makan kepada orang miskin
hampir sama dengan pahala-pahala sedekah lainnya. Namun bila sedekah itu
diberikan kepada kaum kerabatnya/keluarganya yang sangat fakir maka akan
mendapat dua pahala, sebagaimana Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam
bersabda : “Sedeqah kepada orang miskin itu mempunyai pahala sedekah saja.
Dan sedeqah kepada kerabat/keluarga mempunya pahala sedekah dan menyambung
silaturahim (HR Ahmad dari Salman Bin Amir)

 

Firman Allah Ta’ala : “Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling
berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang, Mereka
(orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.”
(al- Balad : 17 – 18)

 

Dan dia termasuk orang-orang yang beriman.. yaitu kemudian orang yang
bersedekah ini disamping memiliki sifat-sifat yang mulia diatas juga hatinya
beriman dan sangat mengharapkan limpahan rahmat dari Allah Subhana Wa
Ta’ala, sebagaiman firman Allah : “Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal
saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka
mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.
” (an – Nissa : 124), 

 

dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang
(al – Balad : 17) , yaitu mereka berpesan untuk saling bersabar dalam
keta’atan kepada Allah dan berpesan untuk berkasih sayang kepada
orang-orang. Karena jika tidak melakukan demikian maka termasuk pula orang
yang merugi sebagaimana firman Allah : “Sesungguhnya manusia itu benar-benar
berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal
saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati
supaya menetapi kesabaran.” (al –‘ashr : 2 -3 )

 

Dari sifat-sifat kebaikan yang telah disebutkan diatas, maka Allah
meyebutnya adalah “Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu)
adalah golongan kanan”. 

 

Semoga Allah membimbing kita menempuh jalan kebaikan.

 

Wallahu’alam bishowab

A Dani Permana

www.alhikmah.web.id <http://www.alhikmah.web.id/>  

14 Sha’ban 1430 H / 05 August 5, 2009

 

Footnote:

 

[1] Tafsir Ibnu Katsir, Surah
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=90&nAya=5&taf=KATHEER&tashkeel=0>  Al - Balad ayat 5,




  _____  


  _____  

[1] Tafsir Ibnu Katsir, Surah Al – Balad ayat 5
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=90&nAya=5&taf=KATHEER&tashkeel=0> , 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke