Contoh-contoh <http://alhikmah.web.id/2009/08/contoh-contoh-istri/>  Istri
yang ta’at dan yang ingkar

 

Sumber: http://alhikmah.web.id/2009/08/contoh-contoh-istri/ 

 

Kita mungkin mengetahui bahwa dalam kehidupan nyata ini, kita bisa menemui
hal-hal yang telah Allah gambarkan 14 abad yang lalu, sesungguhnya
kisah-kisah yang di gambarkan oleh Allah dalam al Qurlan ini bisa di ambil
pelajarannya.

 

ÖóÑóÈó Çááóøåõ ãóËóáÇ áöáóøÐöíäó ßóÝóÑõæÇ ÇöãúÑóÃóÉó äõæÍò æóÇãúÑóÃóÉó áõæØò
ßóÇäóÊóÇ ÊóÍúÊó ÚóÈúÏóíúäö ãöäú ÚöÈóÇÏöäóÇ ÕóÇáöÍóíúäö ÝóÎóÇäóÊóÇåõãóÇ
Ýóáóãú íõÛúäöíóÇ ÚóäúåõãóÇ ãöäó Çááóøåö ÔóíúÆðÇ æóÞöíáó ÇÏúÎõáÇ ÇáäóøÇÑó
ãóÚó ÇáÏóøÇÎöáöíäó 

Artinya : Allah membuat istri Nuh dan istri Lut perumpamaan bagi orang-orang
kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di
antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua
suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun
dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya); "Masuklah ke neraka
bersama orang-orang yang masuk (neraka)". (QS. At Tahrim : 10)

Allah menggambarkan tentang istri Nabi Nuh dan Luth sebagai perumpamaan bagi
orang-orang yang mau mengambil pelajaran. Dalam ayat tersebut diatas Allah
meng-kisahkan bahwa istri-istri kedua Nabi tersebut adalah berkhianat kepada
suaminya. Berkhianat disini bukanlah berkhiatanat dalam hal berzinah ataupun
serong, melainkan berkhianat dalam hal agama dan tauhid.

Allah memberikan perumpamaan kepada orang-orang kafir, bahwa para istri Nabi
tersebut hidup dalam lingkungan dan berbaur dengan orang-orang beriman dan
shalih, akan tetapi bukan jaminan bagi orang-orang yang ingkar, orang-orang
ingkar itu tidak dapat mengambil manfaat semua itu dari Allah bila tidak ada
iman di dada-dada mereka. 

Firman Allah {óÎóÇäóÊóÇåõãóÇ}, lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua
suaminya, yaitu berkhianat dalam keimanan. Yakni keduanya tidak mau berjalan
bersama dalam keimanan dan tidak mempercayaan kerasulan keduanya. Kemudian
bahwa kedua Nabi itu tdak bisa membantu istrinya sedikitpun dari siksa Allah
lantaran kekufuran mereka berdua. Kemudian Allah berfirman “Masuklah ke
neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka) “ 

Berkata Adh Dhahaq, dari Ibnu Abbas :

æóÞóÇáó ÇáÖøóÍøóÇß Úóäú ÇöÈúä ÚóÈøóÇÓ{ ãóÇ ÈóÛóÊú ÇöãúÑóÃóÉ äóÈöíø ÞóØøõ
ÅöäøóãóÇ ßóÇäóÊú ÎöíóÇäóÊåãóÇ Ýöí ÇáÏøöíä} æóåóßóÐóÇ ÞóÇáó ÚößúÑöãóÉ
æóÓóÚöíÏ Èúä ÌõÈóíúÑ

Artinya: “Istri Nabi tidak ada yang bermiain serong, pengkhianatan keduanya
itu hanyalah dalam hal agama.”. Dan hal ini dikatakan pula oleh ‘Ikrimah dan
Sa’id bin Jubair.

æóÖóÑóÈó Çááóøåõ ãóËóáÇ áöáóøÐöíäó ÂãóäõæÇ ÇöãúÑóÃóÉó ÝöÑúÚóæúäó ÅöÐú
ÞóÇáóÊú ÑóÈöø ÇÈúäö áöí ÚöäúÏóßó ÈóíúÊðÇ Ýöí ÇáúÌóäóøÉö æóäóÌöøäöí ãöäú
ÝöÑúÚóæúäó æóÚóãóáöåö æóäóÌöøäöí ãöäó ÇáúÞóæúãö ÇáÙóøÇáöãöíäó 

 Artinya : Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang
beriman, ketika ia berkata: "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di
sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan
selamatkanlah aku dari kaum yang lalim", (QS. At Tahrim : 11)

Ayat berikutnya dari surah Al Qashash ini adalah perumpamaan bagi orang
beriman yang ayat sebelumnya membicarakan perumpamaan untuk orang-orang
kafir.

Bahwa pergaulan orang-orang beriman dengan orang-orang kafir tidak akan
mendatangkan mudharat apa-apa bagi mereka, bila memang membutuhkan mereka.
Sebagaimana firman Allah : “Janganlah orang-orang mu'min mengambil
orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang
mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan
Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti
dari mereka (QS. Al Imran :28)”

ÞóÇáó ÞóÊóÇÏóÉ ßóÇäó ÝöÑúÚóæúä ÃóÚúÊóì Ãóåúá ÇáúÃóÑúÖ æóÃóßúÝóÑåãú
ÝóæóÇóááøóåö ãóÇ ÖóÑø ÇöãúÑóÃóÊå ßõÝúÑ ÒóæúÌåóÇ Íöíä ÃóØóÇÚóÊú ÑóÈøåóÇ
áöíóÚúáóãõæÇ Ãóäøó Çááøóå ÊóÚóÇáóì Íóßóãñ ÚóÏúáñ áóÇ íõÄóÇÎöÐ ÃóÍóÏðÇ ÅöáøóÇ
ÈöÐóäúÈöåö

Berkata Qatadah “Bahwa Fir’aun telah bertindak sewenag-wenag kepada kaumnya
dan mengkafirkan mereka. Maka demi Allah, kekufuran suaminya itu tidak
menimbulakan mudharat bagi istrinyayang ta’at kepada Allah, agar mereka
mengetahui bahwa Allah Ta’ala mempunyai hokum yang adil”

Istri Fir’aun yang shalihah ini bernama Asiah binti Muzahim ra, dia berdo’a
“selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya” yaitu lepaskanlah diriku
darinya, sebab aku berlepas diri dari semua perbuatannya demi Engkau. “dan
selamatkanlah aku dari kaum yang lalim” yaitu orang-orang yang telah
menzhalimi diri mereka sendiri dengan melakukan kekufuran terhadap Tuha
langit dan bumi beserta isi dan yang ada pada keduanya, Tuhan  segala
sesuatu dan Zat yang layak di sembah.

Demikian pula terjadi kepada istri bendahara Fir’aun, ia telah beriman.
Namun diketahui oleh putrid Fir’aun dan dilaporkan kepada ayahnya. Datanglah
perintah untuk meyiksanya agar dia kembali kufur kepada Allah dan menjadikan
Fir’aun sebagai Tuhan. Namun dia menolak dan mengatakan, Demi Tuhanku dan
Tuhanmu dan Tuhan Segala Sesuatu, Allah saja, hanya kepada-Nya aku
menyembah. 

Lalu Fir’aun mengancam bahwa kedua anak istri bendahara Fir’aun titu akan
disembelih pada mulutnya. Dia menantang, berbuatlah sesukamu. Maka Fir’aun
menyembelih putranya satu persatu pada mulutnya. 

Baik Istri Fir’aun maupun Istri bendahara Fir’aun menghadapi berbagai macam
ancaman dan siksaan, namun keduanya tidak bergeming untuk kufur kepada
Allah. Hingga siksaan demi siksaan membawa mereka dibunuh oleh kekejaman
Fir’aun. Semoga Allah menyayangi Istri Fir’aun dan istri bendaharawannya,
dan meridhoi keduanya.

æóãóÑúíóãó ÇÈúäóÊó ÚöãúÑóÇäó ÇáóøÊöí ÃóÍúÕóäóÊú ÝóÑúÌóåóÇ ÝóäóÝóÎúäóÇ Ýöíåö
ãöäú ÑõæÍöäóÇ æóÕóÏóøÞóÊú ÈößóáöãóÇÊö ÑóÈöøåóÇ æóßõÊõÈöåö æóßóÇäóÊú ãöäó
ÇáúÞóÇäöÊöíäó 

Artinya :” dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami
tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia
membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia
termasuk orang-orang yang taat.” (al – Qashash : 12)ditiupkannya 

Ayat dari al Qhashash ayat 12 ini mengkisahkan Maryam putri Imran yang
menjaga kehormatannya selama hidupnya hingga datang ketentuan Allah, yakni
di tiupkannya ke dalam rahimnya ruh ciptaan Allah dan kemudian Maryam
membenarkan takdir dan syari’at-Nya. Dan Maryam adalah termasuk orang-orang
yang taat kepada Tuhan-Nya.

Imam At Thobary berkata

Þóæúáå ÊóÚóÇáóì : { æóãóÑúíóã ÇÈúäóÉ ÚöãúÑóÇä ÇáøóÊöí ÃóÍúÕóäóÊú ÝóÑúÌåóÇ }
íóÞõæá ÊóÚóÇáóì ÐößúÑå : { æóÖóÑóÈó Çááøóå ãóËóáðÇ áöáøóÐöíäó ÂãóäõæÇ }{
ãóÑúíóã ÇÈúäóÉ ÚöãúÑóÇä ÇáøóÊöí ÃóÍúÕóäóÊú ÝóÑúÌåóÇ }

Firman Allah : { dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya }
Firman Allah ini seperti (perumpamaan) yang disebutkan sebelumnya yaitu
“perumpamaan bagi orang-orang yang beriman” bahwa Maryam putri Imran yang
memelihara kehormatannya.

Yang bisa di jadikan pelajaran adalah bahwa wanita  yang ta’at adalah wanita
yang bisa menjaga kehormatannya dan ridho kepada takdir dan syari’at-Nya
yang telah ditetapkan kepadanya.

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami
tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya
tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam. (QS al Anbiya : 91)

Berkata Imam Ahmad, dari Ibnu Abbas ra :

" ÎóØøó ÑóÓõæá Çááøóå Õóáøóì Çááøóå Úóáóíúåö æóÓóáøóãó Ýöí ÇáúÃóÑúÖ
ÃóÑúÈóÚóÉ ÎõØõæØ æóÞóÇáó " ÃóÊóÏúÑõæäó ãóÇ åóÐóÇ ¿ " ÞóÇáõæÇ Çááøóå
æóÑóÓõæáå ÃóÚúáóã ÝóÞóÇáó ÑóÓõæá Çááøóå Õóáøóì Çááøóå Úóáóíúåö æóÓóáøóãó "
ÃóÝúÖóá äöÓóÇÁ Ãóåúá ÇáúÌóäøóÉ ÎóÏöíÌóÉ ÈöäúÊ ÎõæóíúáöÏ æóÝóÇØöãóÉ ÈöäúÊ
ãõÍóãøóÏ æóãóÑúíóã ÇöÈúäóÉ ÚöãúÑóÇä æóÂÓöíóÉ ÈöäúÊ ãõÒóÇÍöã ÇöãúÑóÃóÉ
ÝöÑúÚóæúä"

Artinya: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, pernah membuat empat garis
diatas tanah dan bertanya Tahukah kalian apakah garis ini? Mereka berkata
Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi
wasallam bersabda “Waniata-wanita penduduk surga yang paling utama adalah
Khadijah binti Khuwalid, Fatimah Binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan
Asiah binti Muzahim istri Fir’aun ”

 

Semoga dari kisah dalam al Qur’an ini bisa diambil manfaatnya, bagaimana
sifat-sifat wanita baik yang ta’at maupun ingkar, meskipun mereka berbaur
dengan orang-orang yang beriman dan  zhalim.

 

Sesungguhnya dari kisah-kisah dalam Al Qur’an itu ada hal yang bisa diambil
pelajarannya, bagi orang yang berfikir

Download artikel ini :
http://alhikmah.web.id/download/31_istritaatdaningkar.html 
File size : 120 KB
View file : PDF
Penyusun : www.alhikmah.web.id 

 

 

Referensi:

Tafsir At Thobary : http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?l=arb
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?l=arb&taf=TABARY&nType=1&;
nSora=1&nAya=1> &taf=TABARY&nType=1&nSora=1&nAya=1 

Tafsir Ibnu Katsir : http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?l=arb
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?l=arb&taf=KATHEER&nType=1
&nSora=1&nAya=1> &taf=KATHEER&nType=1&nSora=1&nAya=1 

 

Wallahu’alam bishowab

A Dani Permana

www.alhikmah.web.id <http://www.alhikmah.web.id/>  

15 Sha’ban 1430 H / 6 August 2009

 


 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]

Bagi yang ingin membantu dakwah milis Syiar Islam dan situs Media Islam bisa 
transfer ke: Rekening BCA Wisma GKBI 0061947069 a/n A Nizami

Nama (jika tak ingin disebut tulis Hamba Allah) dan besar sumbangan bisa 
dikonfirmasikan melalui email ke: [email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke