Assalamu'alaikum wr wb,
Maaf, mengingat besarnya bahaya tayangan seksual pada anak-anak, maka 
contoh-contoh adegan yang tidak terlalu vulgar dan sudah sedikit dikaburkan 
ditampilkan di sini. Bayangkan jika anak anda yang menontonnya!
Gambar-gambar ada di: www.syiarislam.wordpress.com 
Pada film-film orang dewasa, tayangan seks seperti ciuman atau pun adegan 
ranjang merupakan hal yang biasa. Adegan seks dijadikan “bumbu” untuk menarik 
orang agar mau menonton film tersebut. Begitu pula adegan kekerasan.
Namun ternyata tayangan seks atau pun kekerasan tidak hanya ada pada film-film 
orang dewasa. Namun juga pada film kartun atau pun film anak-anak.. Terutama 
pada film-film yang berasal dari Jepang atau Amerika. Film tersebut tentu saja 
akan mengganggu akhlak dan moral anak kita.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu 
perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’:32]
“Jangan DEKATI zina.” Begitu firman Allah. Artinya jangankan melakukannya, 
mendekati saja tidak boleh.
Sering pada film anak-anak seperti Dora Emon, Sinchan, Sailor Moon, Naruto, One 
Piece, Dragon Ball, Tom and Jerry, Donald Duck, dan sebagainya ada tayangan 
wanita yang mengumbar aurat. Meski pun berupa gambar “kartun” tetap saja 
memberi efek buruk kepada si anak.
Dalam Islam, aurat tidak boleh diperlihatkan. Rasulullah SAW bersabda: “Aurat 
mukmin terhadap mukmin yang lain haram” (HR. Ath-Thahawi)
Pada film Dora Emon disebutkan ketertarikan Nobita kepada Shizuka. Kemudian 
pada film Sinchan, meski Sinchan ceritanya hanya berumur 5 tahun, tapi 
menunjukkan ketertarikan pada wanita-wanita cantik dan seksi. Film Sailor Moon, 
Naruto, One Pice, Dragon Ball, dsb sering menampilkan wanita-wanita seksi yang 
terbuka auratnya. Memang film-film tersebut sangat lucu dan menghibur. Tapi 
itulah efek buruknya.
Bahkan film “Avatar” yang disajikan untuk anak-anak pun memuat kisah percintaan 
antara Aang dan Katara serta Zuko dengan pacarnya. Bahkan adegan ciuman pun 
ditampilkan.
Film “Bed Time Stories” yang diproduksi Walt Disney yang katanya film tontonan 
untuk seluruh keluarga pun dibumbui dengan adegan ciuman panjang (long kiss) 
antara Adam Sandler dengan pasangannya. Begitu pula film “anak-anak” versi 
Holywood lainnya seperti Moonacre, Narnia, dan sebagainya.
Bagi orang-orang kafir tersebut, ciuman dianggap sebagai sesuatu yang manis 
(cute). Bukan dianggap sebagai pendekatan zina yang diharamkan oleh Islam. Tak 
heran jika bukan hanya perzinahan yang merajalela, tapi juga perkosaan. Di AS, 
1 dari 3 wanita pernah diperkosa selama hidupnya (Ohio University). Setiap 
menit, lebih dari 1 wanita diperkosa di sana. Itulah akibat berbagai tayangan 
yang membangkitkan birahi ditayangkan dari mulai usia dini.
Jadi waspadailah tontonan film untuk anak-anak anda. Meski pun itu katanya 
hanya film “Anak-anak” atau pun film “Kartun.” Karena bagaimana pun juga 
standar etika/kesopanan mereka yang membuat film tersebut beda dengan kita.
Bahkan film-film kartun seperti “Barney” pun yang tidak ada adegan seksnya, 
bukan berarti tidak merusak anak-anak kita. Meski sebagian besar tayangannya 
cukup bagus, ada pula film “Barney” yang bisa merusak aqidah anak-anak kita. 
Terutama film dengan tema/judul Hari Natal atau Christmas. 
Mungkin kita menganggap remeh hal itu, tapi bagi Allah, syirik itu adalah dosa 
terbesar yang tidak terampuni:
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, 
dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. 
Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia 
telah tersesat sejauh-jauhnya.” [An Nisaa’:116]
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni 
segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. 
Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang 
besar.” [An Nisaa’:48]
“Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah 
kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa 
putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya 
yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka 
berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: 
"(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. 
Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, 
segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi 
Pemelihara.” [An Nisaa’:171]
Jadi tontonlah dahulu film yang akan ditonton oleh anak-anak anda. Dampingilah 
mereka ketika sedang menonton film agar jangan sampai ada adegan yang merusak 
akhlaq dan aqidah mereka dilihat oleh anak anda. Bagaimana pun juga film dan TV 
adalah satu media yang sangat luar biasa pengaruhnya bagi pertumbuhan anak-anak 
anda.
Sebagai contoh, ketika dulu film “Ghost” yang dibintangi Demi Moore ramai 
diputar di bioskop-bioskop, banyak para gadis yang segera memotong rambut 
mereka mengikuti potongan rambut Demi Moore yang pendek di film itu. Istilah 
“KDM” (Korban Demi Moore) pun ramai disebut untuk para gadis yang latah 
mengikuti gaya Demi Moore. Begitu pula para pemuda yang meniru gaya aktor-aktor 
idola mereka.
Waspadai juga tayangan kekerasan. Sebagai contoh, beberapa anak tewas karena 
dia dan teman-temannya mempraktekkan adegan laga “Smack Down”. Belum lagi 
anak-anak yang meninggal karena meniru jagoannya “Batman” atau “Superman” yang 
terbang melompat dari tingkat rumahnya.
Jadi sebaiknya taruhlah TV di ruang tamu. Jangan sampai ada TV/Video yang 
bercokol di kamar pribadi anak anda karena anda akan kehilangan kontrol untuk 
“menyensornya.” Dengan adanya TV di ruang keluarga selain hemat listrik juga 
membuat keluarga anda lebih kompak dan tidak egoistis. Ada juga teman-teman 
yang menyingkirkan TV dari rumah mereka sehingga keluarganya betul-betul steril 
dari tayangan TV/Video yang merusak.
Ikutkan anak anda pada pengajian di masjid sekitar rumah sehingga mereka sadar 
bahwa yang harus jadi panutan/teladan mereka adalah Nabi Muhammad SAW. Bukan 
Aktor/Aktris Holywood yang cuma akting (bohongan) di dalam film.
Media Islam – Belajar Islam sesuai Al Qur’an dan Hadits
www.media-islam.or.id

Referensi:
http://oak.cats.ohiou.edu/~ad361896/anne/cease/rapestatisticspage.html
Statistik dari Ohio University
•       In the United States, 1.3 women are raped every minute. That results in 
78 rapes each hour, 1872 rapes each day, 56160 rapes ech month and 683,280 
rapes each year.
•       1 out of every 3 American women will be sexually assulted in her 
lifetime.
•       The United States has the world's highest rape rate of the countries 
that publish such statistics. It's 4 times higher than Germany, 13 times higher 
than England, and 20 times higher than Japan.
•       1 in 7 women will be raped by her husband.
•       83% of rape cases are ages 24 or under.
•       1 in 4 college women have either been raped or suffered attempted rape.
•       1 in 12 males students surveyed had commited acts that met the legal 
definition of rape. Furthermore, 84% of the men who had commited such acts said 
what they had done was definitely not rape.
•       75% of male students and 55% of female students involved in acquintance 
rape had been drinking or using drugs.
•       Only 16% of rapes are ever reported to the police.


===
Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Info untuk Indonesia lebih baik: www.infoindonesia.wordpress.com
Belajar Islam via SMS: REG SI ke 3252 Berhenti ketik:UNREG SI Hanya dari 
Telkomsel

Milis Syiar Islam: [email protected]


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke