Dari :
http://id.news.yahoo.com/antr/20090824/tpl-pemantauan-dakwah-langgar-hak-kultur-cc08abe.html
Jakarta (ANTARA) - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)
Ahmad Baso menyayangkan rencana polisi memantau dakwah atau ceramah agama
terkait pencegahan terorisme karena melanggar hak kultural masyarakat muslim.
"Ini jauh panggang dari api," kata Baso yang juga cendekiawan muda Nahdlatul
Ulama (NU), di Jakarta, Senin.
Menurut dia, rencana tersebut melanggar hak kultural masyarakat muslim
Indonesia.
Selain itu, lanjutnya, rencana itu juga salah kaprah karena teror tidak
memiliki kaitan langsung dengan kegiatan dakwah.
"Teror itu tidak terbuka keluar seperti dakwah pada umumnya," katanya.
Menurut dia, polisi tidak mungkin bisa mengendus kegiatan terorisme dengan
melakukan pengintaian terhadap pelaksanaan dakwah.
"Mestinya yang diendus adalah provokasinya. Jangan semua aktivitas dakwah
diendus karena itu melanggar dari privacy dan hak kultural umat Islam," katanya.
Selain itu, menurutnya, kalau hal itu dilakukan justru akan mengingatkan publik
pada era Orde Baru yang menerapkan "screening" terhadap aktivitas dakwah, baik
materi maupun penceramahnya.
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
[Non-text portions of this message have been removed]