Mata juga mesti berpuasa. Lantas, bagaimanakah ia
berpuasa? Bentuk puasa mata adalah dengan menundukkannya dari
pemandangan yang haram, menutupnya dari kekejian, dan menguncinya dari
perkara-perkara terlarang.
Allah swt.
berfirman, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian
itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui
apa yang mereka perbuat’. ” (An-Nûr [24] : 30)
Mata
adalah jendela bagi hati dan pintu untuk ruh. Dalam hadits shahih
disebutkan bahwa Ali pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang
pandangan mata. Beliau menjawab, “Tundukkanlah pandanganmu!”
Barangsiapa yang tidak menjaga pandangan matanya, maka ia akan tertimpa empat
musibah:
selengkapnya:
http://www.kursusbahasaarab.net/Artikel/Ketika-Mata-juga-Turut-Berpuasa.html
[Non-text portions of this message have been removed]